Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 30 April 2008

Siliwangi Memerah!!!

Stadion Siliwangi Bandung, stadion yang identik dengan markas Persib Bandung ini selalu menjadi lautan biru setiap Persib bertanding. Namun, yang terjadi pada hari Jumat (25/4) lain dari biasanya. Siliwangi memerah! Apa gerangan yang terjadi? Apakah bobotoh ganti mendukung PSM Makassar yang berwarna merah? Atau ada AC Milan? Bukan, pada hari itu Siliwangi kedatangan timnas Indonesia yang akan bertanding melawan timnas Yaman.

Hari Jumat, hari untuk shalat Jumat. Ini yang menjadi dilema. Bagaimana shalat asharnya sedangkan pada pukul 14.00 stadion sudah penuh sesak? Shalat jumat tak bisa dijama dengan shalat ashar, berbeda dengan shalat dzuhur. Yah sudahlah, daripada tidak shalat saya menjama shalat jumat dengan ashar. Tibatan teu salat lah. Harusnya maen bola teh jangan pas jam shalat atuh. Digeser satu jam menjadi jam 14.30 atau menjadi jam 16.30. Pemain Yaman dan Indonesia kan mayoritas Muslim. Bobotoh juga hampir semuanya Muslim. Hmmm…

Pukul 14.00 bobotoh sudah memasuki stadion. Bukan dengan seragam biru persib, namun dengan atribut merah-putih khas timnas Indonesia. Semangat kedaerahan berganti dengan semangat nasionalisme. Teriakan, “Indonesia! Indonesia!” bergema di seluruh penjuru stadion Siliwangi. Yel-yel untuk Persib berganti menjadi yel-yel untuk timnas Indonesia. Walaupun ketua umumnya narapidana, masih ada secercah kebanggaan dan harapan untuk timnas agar bisa kembali bangkit dan menggapai prestasi di kancah internasional. Maju terus Garudaku!

Saya yang duduk di tribun timur ikut merasakan atmosfer luar biasa itu. Nasionalisme tanpa batas. Indonesia, Tulisan, “You’ll never Walk Alone” terpampang di tribun samping utara. Bendera merah putih pun dikibarkan. Suasana dahsyat yang jarang terjadi di Siliwangi.

Saat nama-nama pemain Indonesia disebutkan bobotoh pun bertepuk tangan. Terkecuali untuk Bambang Pamungkas. “Si Bambang mah The Jak.. Huuuhuu..” hahaha.. Ada bonek ey jauh-jauh dari Surabaya mengibarkan spanduk. Langsung disambut nyanyian bobotoh, “Viking-bonek sama saja. Asal jangan The Jak. The Jak itu anj**g!” The JAK adalah supporter yang paling dibenci di negeri ini. Mengapa? Tanya saja mereka, mengapa bisa begitu.

Kemudian nama pemain Yaman disebutkan ada hal yang lucu. Pemain Yaman kan semuanya berbau Arab. Kayak Abdullah Fatah Muhammed, nu kararitu lah, saya oge hilap. Tiap nama pemain Yaman disebut langsung deh pada bilang “Amiin” haha.. mau nyebutin nama orang atau mau ngedoa sih..? Terus di scoreboard sebelumnya tulisannya tuh Yaman. Tapi ada yang halo halo, “Pengumuman. Mohon agar tulisan Yaman diganti dengan Yemen.” Akhirnya beberapa saat kemudian tulisan Yaman pun menjadi Yemen. Kenapa ga Yamin aja. Kan enak. Hehehe..
Pas pemain Yaman latihan juga ada yang berteriak,”Woi hideung! Da moal ngarti ieu atuh!” Hahaha bener oge yah, diomongin jelek juga ga akan ngerti. Ngertinya kan amin aamiin ajah.

Akhirnya pertandingan pun dilangsungkan. Dukungan terhadap tim merah putih pun bergema. Oh iya saat menyanyikan lagu Indonesia Raya agak kacau nih. Masa nyanyinya salah ey. Kecepetan. Hahha.. aya-aya wae…

Nova Arianto diturunkan sebagai starter. Ia bermain penuh. Eka Ramdani dan Hariono pun akhirnya diturunkan. Eka menggantikan Mahyadi Panggabean yang bermain kurang optimal. Bambang Pamungkas pun mencetak gol kemenangan Indonesia. Stadion Siliwangi pun bersorak, tak peduli BP adalah pemain Persija. Ada kabar BP diincar tim Premier League yang baru saja terdegradasi, Derby County. Namun BP sendiri membantah hal tersebut. Katanya sih, Anthony van Dalen, agen yang disebut-sebut akan membawanya ke Derby, sudah meninggal dua tahun lalu. Berarti si Bambang dihubungi saha atuh? Jurig??? Hiiii..syeeereeemmm!!!!

Nyanyian terus dinyanyikan di seluruh penjuru stadion. Jigana mah tribun timur yang paling kalem. Ah ga apa-apa lah, kan ngeunah diuk. Di utara paling teu jelas euy. Niru si tukul. “Ea..ea..ea..ea…ea..!” keprok we sorangan. Maksudna naon??

Akhirnya pertandingan pun berakhir untuk kemenangan timnas Indonesia. Agak aneh juga sih pertandingan persahabatan internasional kok wasitna ti Indonesia oge, Sutiono Lamso. Harusnya mah si Graham Poll atuh ambeh poll abis. Hahaha..

Bobotoh pun keluar dari Siliwangi dengan tertib. Agak berbeda jika Persib yang bertanding. Sekarang di luar tidak ada bobotoh yang berklakson. Tak ada tanda-tanda telah diadakan pertandingan di Siliwangi. Yah, taka pa-apa yang penting bobotoh telah berhasil memerahkan stadion Siliwangi. Tanggal 21 Mei nanti (6 hari sebelum ultahku) Indonesia akan menghadapi Bayern Munchen. Namun ada beberapa pemain bintang Bayern yang tak dapat hadir. Kabarnya sih Persib juga akan menghadapi Bayern. Wow, kado ultah yang luar biasa untukku! Born from Indonesia, die for Indonesia! Maju terus Indonesiaku!

Liga Champions
Lewat perjuangan yang dramatis, akhirnya tercipta all english final di Final Liga Champions. Dua tim yang sedang berusaha menjadai yang terbaik di EPL, MU dan Chelsea akan berhadapan di partai puncak di Moskow tanggal 21 Mei nanti. Entah kebetulan atau tidak, hasil ini sesuai dengan polling yang diadakan Kumaha Aing, MU dan Chelsea dua tim yang mendapat vote terbanyak untuk menjadi juara. Makanya sekaang ada vote lagi nih dengan pertanyaan yang sama: Siapakah juara Liga Champions? Diisi yah..! Hatur nuhun,,

Inter Milan bentar lagi scudetto. Jika minggu ini Inter menang melawan Milan Roma ditahan Sampdoroa maka dipastikan Inter akan meraih scudetto ke 16-nya. Liga Inggris makin rame nih. Chelsea dan MU beda selisih gol doang. Tinggal dua pertandingan. Hmmm.. menegangkan sekali yah..

MU-CHELSEA- bersaing di EPL dan Liga Champions

Ramalan Paranormal

Mari kita merenung sejenak. Ini artikel dari my father..

Berbicara tentang ramalan, sesungguhnya ada dua jenis ramalan .
Pertama, ramalan yang berdasarkan pada analisis–analisis ilmiah atau melalui riset. Ramalan semacam ini disebut juga prediksi ilmiah. Kita diperbolehkan mempercayai prediksi ilmiah karena berlandaskan pada data dan fakta yang dianalisis secara rasional .
Misalnya ramalan cuaca, ramalan kelahiran bayi, ramalan penyakit, dll.
Kedua, ramalan yang berlandasan pada mistik. Ramalan semacam ini biasanya dilakukan para dukun, paranormal, atau ahlinujum, biasanya mereka meramal hal-hal yang merupakan otoritas ALLAH, misalnya tentang jodoh, rezeki, kebahagian, ataupun kesengsaraan. Mekanisme kerjanya, mereka meminta bantuan jin. Kita diharamkan mempercayai ramalan semacan itu.

Hal ini berdasarkan pada keterangan berikut .
”Barang siapa yang berkunjung kepada paranormal atau dukun, lalu bertanya sesuatu kepadanya dan dia membenarkannya, maka shalat nya tidak diterima oleh ALLAH selama 40hari”(H.R MUSLIM DAN AHMAD).

Muawiyah bin hakam as Sulaiman r.a. pernah bertanya kepada Rasullah saw, ”Ya Rasullah pada zaman jahiliyah kami biasa mendatangi peramal bagaima hukumnya? ”Nabi menjawab “jangan! jangan datangi lagi tukang ramal!...” (H.R MUSLIM)

Apabila ada yang mengaku sebagai kiai, ustadz, atau atribut–atribut lain untuk menarik simpati orang–orang agar datang kepadanya dan bertanya tentang nasib, jodoh, rezeki dan lain–lain maka haram hukum nya kita percaya kepada ramalannya karena mereka melakukan intervensi pada otoritas ALLAH swt, bukankah yang maha tahu urusan jodoh, rezeki keburuntungan ,dan kesengsaraan itu hanya ALLAH ?

Mengapa kadang–kadang mereka benar ? Karena mereka mendapat bisikan jin. Perhatikan keterangan berikut. Asyiah r.a menjelaskan bahwa orang berdatangan kepada Rasullah saw. Menanyakan praktek paranormal. Lalu Nabi saw, menjawab “mereka itu tidak benar !” para sahabat bertanya pula “kadang-kadang apa yang paranormal katakan itu memang terjadi, bagaimana ? Jawab Rasullah “ucapan yang benar datang dari langit, lalu terdengar oleh jin, lalu dibisikan oleh jin ketelinga para tukang ramal …..”(H.R MUSLIM) merujuk pada keterangan ini, jelaslah bahwa ramalan paranormal, walau kadang benar sesunguhnya itu adalah bisikan jin sehinga haram hukumnya kita mempercayai paranormal walaupun memakai atribut ustadz atau kiai bersorban dan berbaju gamis.

”Dan bahwasanya ada beberapa orang laki–laki diantara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki–laki jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan “(Q.S. Jin 72:6)

Ulama, kiai, atau ustadz yang benar adalah yang hidupnya benar-benar merujuk kepada aturan ALLAH dan rasulnya, yaitu hanya meminta pertolongan kepada ALLAH dengan beriktiar, bekerja keras, bersunguh-sunguh melakukan yang terbaik dengan berserah diri kepada-nya, bukan dengan membuat ramalan–ramalan seperti hal nya yang di lakukan paranormal.
ALLAH pelindung orang-orang yang beriman; dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya iman. Dan orang–orang yang kafir, pelindung-pelingdungnnya adalah setan,yang memgeluarkan mereka dari cahaya ke gelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalam nya “(Q.S AL BAQARAH 2;257)…………

Diketik ulang oleh Mikiar OB Black Veatch Consultant Lhokseumawe, diperiksa dan dikoreksi oleh Aguswahyudiono dari buku: MENELANJANGI Strategi JIN Jawaban Tuntas Seputar Jin, Setan, dan Ruqyah / Aam Amiruddin, editor: Dini Handayani – Bandung : Khasanah Intelektual, 2006.

Ada resensi buku juga:

Judul : Mukjizat Waktu & Gerakan Shalat: Terapi Sehat dengan Shalat Tepat Waktu
Judul Asli : Ash-shalatu wa Shihhatul Insan
Penulis : Hilmi al-Khuli
Penerbit : MediaSukses, Jakarta
Cetakan : Pertama, Februari 2007





Jika seseorang ditanya bagaimana cara menjaga kesehatannya, tentunya sebagian besar akan menjawab dengan melakukan olahraga yang teratur, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan lain sebagainya. Apakah mungkin kita menjaga kesehatan dengan shalat? Tentunya sebagian besar orang akan menggeleng-geleng kebingungan. Kebanyakan umat Muslim di dunia ini hanya menganggap shalat sebagai kewajiban semata, mereka tidak tahu manfaat yang akan diperoleh dari mengerjakan shalat.

Buku berjudul Mukjizat Waktu & Gerakan Shalat: Terapi Sehat dengan Shalat Tepat Waktu ini menjelaskan bahwa Allah SWT menentukan waktu shalat shubuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya tidak berdasarkan “suka-suka”, tanpa manfaat bagi umat-Nya. Penentuan waktu tersebut setelah diteliti secara ilmiah oleh ilmuwan ternyata berguna bagi kesehatan manusia. Shalat yang dilaksanakan tepat waktu disertai gerakan shalat yang benar, akan membuat jiwa raga kita menjadi sehat.

Buku yang ditulis oleh Hilmi al-Khuli – seorang pria berkebangsaan Mesir – ini terdiri dari sepuluh bagian. Hilmi membuka bukunya dengan menjelaskan pengobatan pada zaman Rasulullah. Dalam bagian ini terdapat hadis-hadis shahih dan ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan pengobatan. Buku ini menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang sangat memerhatikan kesehatan.

Sebelum melaksanakan shalat Allah memerintahkan umatnya untuk berwudhu terlebih dahulu (QS Al-Maidah:6). Ternyata kewajiban berwudhu itu sangat bermanfaat bagi kesehatan. Setiap gerakan wudhu ternyata memiliki beberapa manfaat. Wudhu mengandung dua kebersihan yaitu kebersihan fisik dan kebersihan jiwa.

Sebagian besar proses pembersihan dalam wudhu mengenai kulit manusia. Kulit mempunyai peranan besar yaitu sekitar 15 % dari kadar kehidupan. Hilmi menjelaskan manfaat yang sangat penting dari wudhu adalah meminimalkan kemungkinan terjadinya kanker kulit. Cara yang paling efektif untuk pencegahan kanker kulit untuk menghilangkan penumpukan bahan-bahan kimia pada permukaan kulit yaitu melalui wudhu.

Bagian yang paling menarik dari buku ini adalah mengenai pengaruh shalat pada kesehatan manusia. Penulis menjelaskan bahwa shalat dengan gerakan shalat yang meliputi berdiri, rukuk, sujud, dan duduk adalah sejenis olahraga yang apabila dijaga oleh manusia dan dilaksanakan dengan sempurna akan bermanfaat bagi kesehatan badan.

Penulis juga memberikan fakta-fakta menarik mengenai ibadah yang pertama diwajibkan oleh Allah SWT tersebut: “Olahraga yang paling baik dilakukan adalah ketika mendirikan shalat. Shalat bukanlah olahraga pemanasan, bukan pula olahraga yang menyebabkan lelah. Shalat juga bukan olahraga yang mudah dan ringan, bukan pula olahraga yang memberatkan. Terapi dengan melakukan shalat, maka manfaat olahraga akan didapatkan.” (halaman 70).

Penulis juga menjelaskan beberapa manfaat shalat yang ditemukan oleh para ahli. Setiap gerakan shalat ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Shalat dapat memperkuat semua otot-otot tubuh dan persendian dengan menggerakkannya melalui rukuk dan sujud. Selain itu, shalat juga dapat memperkuat otot-otot tulang punggung dan mencegah terjadinya pembengkokan dengan digerakkan dan dilenturkan melalui rukuk. Membaca bacaan shalat dan bertasbih adalah latihan pernapasan yang teratur yang mempunyai pengaruh baik terhadap paru-paru.

Hal yang paling menakjubkan adalah gerakan-gerakan shalat dapat mengaktifkan aliran darah sehingga tidak terjadi penyumbatan pada urat khususnya pada tulang kering di bagian kaki dan tidak terjadi kesendatan pembuluh darah (trombosit) pada urat ini. Trombosit urat pada kaki, dan tersumbatnya pembuluh darah paru-paru, bukan termasuk penyakit-penyakit yang terjadi pada orang-orang Islam. Sementara itu, di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa terjadi lima kasus dalam setiap seribu pasien yang menjalani operasi.

Dalam bagian selanjutnya penulis menjelaskan bahwa shalat dapat mencegah penyakit varises. Hasil penelitian menunjukkan orang yang tidak shalat dari keseluruhan penderita varises mencapai 90 %, sedangkan orang yang shalat dari keseluruhan penderita hanya 10 %. Subhanallah, ternyata shalat memang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Selanjutnya buku ini menjelaskan beberapa manfaat dari setiap gerakan shalat. Gerakan-gerakan shalat seperti berdiri, duduk, dan sujud adalah cara terbaik untuk memperlancar sirkulasi darah guna mengaktifkan seluruh perangkat tubuh. Setiap gerakan dalam shalat harus dilakukan secara tenang (Thuma’ninah) yang memerlukan waktu sejenak. Setiap muslim melaksanakan shalat sebanyak 17 rakaat sehari semalam. Hal ini berarti menjalankan 119 gerakan ketenangan sehari semalam.

Buku ini juga menjelaskan mengenai waktu-waktu shalat. Waktu-waktu shalat adalah yang paling sesuai untuk melakukan olahraga. Penulis juga membeberkan penyakit-penyakit yang bisa disembuhkan dengan shalat tepat waktu dan beberapa penyakit yang bisa timbul akibat meninggalkan shalat ashar.

Selain bermanfaat terhadap kesehatan jasmani, shalat juga bermanfaat bagi kesehatan jiwa atau rohani. Dengan melaksanakan ibadah shalat seorang Muslim dapat mendapatkan ketenangan dan menghilangkan ketegangan dan kecemasan jiwa. Shalat juga dapat menjadi ukuran kebersamaan. Di dalam shalat baik pejabat maupun rakyat, yang kuat maupun yang lemah, yang kaya maupun yang miskin, semuanya berada dalam satu shaff (barisan). Setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah. Tak ada istilah “pengelompokan dan gengsi”.
Selain menerangkan manfaat wudhu dan gerakan-gerakan shalat, buku ini juga menerangkan cara melakukan gerakan shalat yang benar. Di samping itu, buku ini juga menjelaskan bagaimana cara tidur Rasulullah SAW., yang secara efektif meningkatkan kesehatan.

Berbeda dengan buku-buku shalat pada umumnya – yang hanya menjelaskan gerakan-gerakan shalat yang benar dan bacaannya – buku ini justru memberikan cara baru dalam memperkenalkan shalat. Buku ini menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sehingga setiap orang dapat memanfaatkan buku ini.

Buku ini semakin jelas karena dilengkapi dengan ayat-ayat Alquran dan hadis-hadis shahih yang berkaitan dengan topik yang dibicarakan. Namun sayangnya, buku ini hanya memberikan terjemahannya saja tanpa disertai teks Arabnya. Alangkah lebih baik jika disertai teks Arab agar menambah pengetahuan pembaca.

Kelemahan lainnya adalah dalam buku ini sama sekali tidak ada ilustrasi. Buku ini hanya berisi tulisan dan tulisan saja. Sebaiknya tulisan-tulisan tersebut didukung dengan ilustrasi agar pembaca tidak merasa jenuh.

Dalam buku ini peresensi menemukan beberapa kesalahan ejaan seperti “mu’jizat”, “ruku’”, “analisa”, “mempraktekkan” dan “ketaqwaan” Selain itu ada istilah asing yang sebenarnya ada dalam bahasa Indonesia seperti “da’wah”, “typus”, “disentry”, dan “influenza”. Pada halaman 61 terdapat pernyataan “Setiap gerakan-gerakan …”. (‘setiap’ pasti tunggal)

Halaman 17 penulis menyatakan batas aurat laki-laki adalah antara pusar dan lutut. Sebenarnya itu bukanlah aurat, itu hanyalah untuk menjaga kesopanan saat menghadap Allah SWT. Ada hadis shahih yang menyatakan aurat laki-laki hanyalah di bagian kemaluan saja. Halaman 125 penulis menyatakan “Tempat mengeraskan bacaan doa yaitu doa qunut pada shalat shubuh dan pada shalat witir”. Sebenarnya hadis tentang doa qunut masih dipertanyakan keshahihannya oleh para ulama, sebagian ulama menyatakan hadis tersebut dhaif (lemah).

Buku ini merupakan buku terjemahan yang ditulis oleh Hilmi al-Khuli. Namun, penerbit tidak mencantumkan biografi singkat penulis. Sebagai orang Indonesia, tentunya kita tidak mengenal siapa itu Hilmi al-Khuli. Seharusnya penerbit mencantumkan biografi penulis, terutama karya-karya apa saja yang telah dihasilkan. Hal ini dapat menjadi pertimbangan penerbit jika kelak buku ini dicetak kembali.

Di luar kelemahan-kelemahannya, buku ini sangat baik dibaca oleh semua orang Muslim, terutama yang “mengaku” Muslim namun jarang melaksanakan shalat. Setelah membaca buku ini secara komprehensif, kita akan merasakan betapa dahsyatnya manfaat shalat yang dikerjakan tepat waktu. Kita akan berpikir ulang jika ingin meninggalkan shalat, karena shalat tidak lagi dianggap sebagai kewajiban dan beban rutinitas, shalat akan dianggap sebagai suatu kebutuhan.

Buku ini memuat kutipan-kutipan tentang kekaguman sarjana-sarjana Barat tentang shalat yang dilakukan oleh umat Islam. Jika mereka saja yang notabene non-Muslim begitu terkagum-kagum dengan shalat, mengapa kita yang Muslim justru dengan entengnya meninggalkan shalat?

Oh iya aku sempet ke Batu Karas, Pangandaran bersama anak-anak Mankom. Ini ada foto sunrise, mantep loh:

Senin, 28 April 2008

Tim Serba Rossi

Suka main Football Manager (FM)? Ini ada tim unik dengan nama Rossi semua. Bisa untuk dicoba!

Penggemar MotoGP tentunya tak asing lagi dengan nama Valentino Rossi. Ternyata nama Rossi tidak hanya ada di MotoGP, di sepakbola pun ada banyak pemain yang bernama Rossi/ Rosi. Berikut ini tim Rossi dengan formasi 4-4-2.
Kiper : Generosso ROSSI (Triestina)
Belakang : Aleandro ROSI (AS Roma), Jonathan ROSSIni (Sampdoria), Marco ROSSI (Parma), Roberto ROSSI (Lazio)
Tengah : Thomas ROSIcky (Arsenal), Daniele De ROSSI (AS Roma), Jiri JaROSIk (Glasgow Celtic), Alessandro ROSSIna (Torino)
Striker : Giuseppe ROSSI (Villareal), Giuseppe ROSSIni (FC Ultrecht)

Pelatih : Delio ROSSI (Lazio)


Danielle De Rossi

Tentunya tim ini cukup tangguh, bukan? Beberapa di antara mereka adalah pemain muda yang masih jarang bermain. Tentunya suatu saat mereka akan bersinar jika diberi kesempatan lebih banyak.
(Soccer, No 03/VII – 21 Juli 2007)

Rabu, 23 April 2008

Siapakah Juara Liga Champions?

First leg Liga Champions barus saja berakhir. Dua pertandingan berakhir imbang. Liverpool ditahan Chelsea 1-1 dan Barca harus puas bermain 0-0 dengan MU. Dengan hasil ini, dua tim yang akan bermain kandang di leg 2 nanti, MU dan Chelsea seharusnya bisa memetik keuntungan. Siapakah tim yang paling pantas menjadi juara Liga Champions musim ini? Inilah hasil polling Kumaha Aing dari tanggal 10-24 April 2008.


Dilihat dari polling tersebut terlihat sangat jelas kalau responden banyak yang menjagokan Chelsea dan MU untuk menjadi juara. Ditambah dengan hasil yang cukup menguntungkan di leg pertama, kedua tim sangat berpeluang lolos ke partai puncak. Apakah itu akan terjadi? Pokona mah tungguan heula lah second legna!

Hmm.. bagaimana dengan Inter? Di Serie-A, selisih poin dengan Roma menjadi 6 angka setelah Inter menaklukkan Torino 1-0 dan Roma ditahan Livorno 1-1. Kemenangan Inter itu berkat jasa Balotelli. Striker nu pangkasepna eta berhasil memberikan umpan terukur kepada Cruz lewat tendangan penjuru. Ia pun nyaris mencetak gol indah setengah voli. Namun entah mengapa Mancini menariknya di menit ke-37. Bagaimana tampang kasep super Mario “bross” Balotelli? Apakah mirip dengan Mario Bross asli. Silakan nilai sendiri, ini foto keduanya...


Maro Balotelli



Mario Bross

Ok, di bawah ini ada pencerahan sedikit, tentang pacaran. Oh iya tentang cinta, biasanya novel yang bertemakan cinta laku terus yah. Habiburrahman sukses dengan novel dan film Ayat Ayat Cinta. Kalau gitu, kalau buat novel harus menggabungkan antara cinta dan sepakbola. Ketika Cinta Terjebak Offside, Setelah Kick Off Cinta, Cinta di Masa Injury Time, Cinta Memasuki Extra Time. Hehe.. kayaknya bagus juga tuh. Ok, ga usah lama-lama ini artikel pencerahannya. Saya mau beli tiket untuk Indonesia-Yaman besok. C u. Oh iya jangan lupa tulis komentar dong di shoutbox. Whatever about football lah. Mau ejek-ejekan The Jak-Viking juga boleh. Nu penting mah rame lah..

Artikel “pencerahan”


Pacaran. Rasanya hal itu sudah biasa di kalangan kaum remaja saat ini. Sungguh ironis memang, padahal sebagian besar yang pernah melakukan pacaran mengaku Muslim. Banyak remaja sudah tidak malu-malu lagi berpacaran, di depan umum pegangan tangan,dll. Padahal konsep pacaran itu tidak ada dalam Islam. Parahnya lagi, sebagian di antara mereka ada yang berani melakukan hubungan suami istri. Ujung-ujungnya banyak yang hamil di luar nikah dan melakukan aborsi. Naudzubillah!

Sebenarnya dari mana konsep pacaran itu muncul? Mungkin pengaruh sinetron dan acara televisi menjadi salah satu sebabnya. Bahkan saat ini selalu saja muncul film-film tentang pacaran. Dari mulai film ‘Buruan Cium Gue’ yang ditarik dari peredaran. Padahal masih banyak film-film lain yang tak kalah parah seperti “Jomblo”, “Virgin”, Heart, “Eiffel, I am In Love”, dll. Film-film tersebut melegalkan pacaran dan sangat berdampak buruk bagi remaja. Masyarakat muda itu masih labil jiwanya masih mudah meniru walaupun yang ditirunya itu bertentangan dengan agama.

Konsep lain juga diserap masyarakat muda karena pengaruh budaya barat. Rasanya budaya barat sampai saat ini masih bertengger dengan gagahnya. Padahal moralitas di barat sangat memprihatinkan. Seks bebas sudah dianggap biasa, gaya berpakaian mini dan serba terbuka juga sudah tidak aneh. Parahnya gaya barat termasuk gaya berpacaran malah digandrungi anak-anak muda. Alasan mereka simpel, agar gaul dan tidak ketinggalan zaman.

Sebenarnya apa sih enaknya pacaran? Rasanya pacaran itu lebih cenderung ke arah kemaksiatan. Bahkan bisa dibilang kerugiannya lebih banyak dari manfaatnya. Kalau dilihat dari prinsip ekonomi, jelas rugi kan? Orang yang pacaran lebih mengedepankan nafs dibandingkan akal sehat. Padahal nafs itu memberikan kedamaian hanya dalam kebohongan. Nafs tidak dapat memberikan kebahagiaan yang hakiki karena kebahagiaan yang hakiki hanya akan tercipta jika seseorang berpegang teguh pada tali-tali Illahi, tanpa diintervensi anjuran-anjuran nafs setan.


Bagaimana solusinya?
Sebagai umat Muslim tentunya kita harus bersumber pada Al-Quran dan Al-Hadits. Dan sudah jelas bahwa di dalam Al-Quran dan Hadits tidak ada konsep pacaran. Dalil terkuat adalah surat Al-Isra ayat 32 yang substansinya meninggalkan perzinaan dan hal-hal yang mendekatinya. Pacaran merupakan salah satu yang mendekati zina karena itu jelas dilarang. Apalagi pacaran yang besar nafsu. Sedangkan hukum yang ada adalah khitbah dan menikah. Dengan dalilnya QS An-Nisa:3, An-Nur 32, Al-Baqarah 223, Ar-Rum 21, dan lain-lain.

Nah udah jelas kan pacaran yang berdasarkan nafs itu haram? Solusi terbaiknya kalau memang sudah siap fisik dan mental, ya menikah donks. Kalau pacaran yang jelas-jelas dilarang dilakukan, kenapa menikah justru tidak berani? Padahal pacaran setelah menikah kan asyik banget. Semua aktivitas berpacaran yang tadinya haram dan dosa menjadi halal dan berpahala ketika sudah menikah.

Maka jangan heran ketika ada seorang akhwat atau ikhwan yang sama sekali tidak pernah berpacaran tiba-tiba saja mengumumkan tanggal pernikahan. Ikhwan dan akhwat tersebut menikah tanpa didahului dengan pacaran. Prosesnya adalah si pihak A (laki-laki) menyatakan diri bahwa dia suka dan berharap suatu saat si pihak B (perempuan) menjadi pasangan hidupnya, dan jika pihak B menerima maka terjadilah pertalian tidak resmi. Orang lain tidak ada yang tahu mereka sudah terikat walaupun belum resmi. Akhirnya orang lain kaget saat menerima undangan pernikahan. Keren banget, kan?

Hal itu sangat berbeda dengan pacaran model sekarang yang kalau sudah pacaran sekampus tahu semua. Seolah-olah mereka ingin menunjukkan asyiknya berpacaran dan berdua-duaan, dll. Secara tidak sadar mereka sudah menunjukkan perbuatan yang sebenarnya dilarang dan penuh kemaksiatan.

Kalau sudah begitu sudah jelas menikah lebih baik dibandingkan pacaran. Daripada terjerumus ke arah kemaksiatan lebih baik menikah secepatnya jika benar-benar sudah siap. Dengan menikah tentunya dapat meningkatkan peribadatan kita, membentuk keluarga sakinah, dan dijamin kehalalannya. Setuju??!!

Lirik Ayat Ayat Persib

AYAT AYAT PERSIB
(lirik: Ayat ayat Cinta Rossa)


Dm A
desir lapangan Siliwangi
D/F# Gm
sehijau pemikiran hati
E A Dm C A# A
terkisah ku di antara cinta tuk Persib

Dm A
bila keyakinanku datang
D/F# Gm
Persib bukan sekadar cinta
E A Dm C
pengorbanan cinta yang agung
A# A
ku pertaruhkan

Reff
F Dm
walaupun Persib ku tak sempurna
Gm C
cinta ini tak mungkin ku cegah
A Dm C
ayat-ayat Persib bercerita
A# A Dm
cintaku tuk persib

F Dm
bila bahagia mulai menyentuh
Gm C
seakan ku bisa hidup lebih lama
A Dm C
namun harus ku tinggalkan Persib
A# A Dm
ketika ku bersujud

Int : Fm C F A#m G C Fm D# C# C Dm

Dm A
bila keyakinanku datang
D/F# Gm
Persib bukan sekadar cinta
E A Dm C
pengorbanan cinta yang agung
A# A
ku pertaruhkan

Haha.. jigana alus mun lagu ieu dinyanyikeun di stadion...!!

Nonton Persib, Jangan Lupakan Shalat!

Yang pertama-tama dipertanyakan (diperhitungkan) terhadap seorang
hamba pada hari kiamat dari amal perbuatannya adalah tentang shalatnya.
Apabila shalatnya baik maka dia beruntung dan sukses, dan apabila
shalatnya buruk maka dia kecewa dan merugi. (H.R. Annasa'i dan Attirmidzi)
.

Hadis di atas tidak main-main. Shalat lima waktu adalah ibadah yang wajib dan paling penting bagi umat Islam. Jika seorang Muslim meninggalkan satu kali saja ibadah shalat fardhu, maka amalan ibadahnya pada hari itu akan sia-sia alias tidak diterima Allah SWT. Sia-sialah amalan yang dilakukan pada hari itu seperti menolong orang, menuntut ilmu, mencari nafkah, dan sebagainya hanya karena tidak melaksanakan shalat. Sungguh, sangat merugi.




Bobotoh -Geus shalat can ieu teh??-


Nah, apa kaitannya ibadah shalat ini dengan pertandingan Persib? Jika kita perhatikan, seluruh pertandingan Persib selalu dilaksanakan pada saat waktu shalat. Pertandingan sore hari dimainkan pukul 15 30, bertepatan dengan waktu ashar. Pertandingan malam hari dilaksanakan pukul 19.00, hanya berjarak sedikit dengan waktu shalat maghrib. Hal yang menjadi masalah, para bobotoh sudah memenuhi stadion dua jam sebelum pertandingan berlangsung. Ke manakah mereka saat adzan berkumandang? Apakah mereka melaksanakan ibadah shalat? Wallahualam.

Shalat memang nomor dua (nomor satu syahadat). Namun, Islam harus dilaksanakan secara kaffah (menyeluruh). Untuk apa syahadat tapi tidak shalat? Saking pentingnya ibadah shalat, Allah beberapa kali menyebutkannya dalam Al-Quran. Tidak percaya? Silakan buka QS Al-Baqarah:3,43,45,153,238, QS.Al-Anfaal:3, QS:Al-Ankabuut:45. Selain itu masih banyak ayat-ayat Quran dan juga hadis tentang shalat. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya ibadah shalat bagi umat Islam.

Pernah pada saat Persib bertanding malam hari, saya menyempatkan shalat maghrib terlebih dahulu di masjid yang terletak dekat stadion. Ironisnya hanya sedikit bobotoh yang terlihat di masjid tersebut. Mereka umumnya sudah memenuhi stadion. Apakah mereka takut kehilangan tempat di stadion? Apakah mereka lebih memilih kehilangan pahala shalat dibandingkan kehilangan tempat di stadion? Nyatanya, walaupun saya memilih untuk shalat terlebih dahulu, saya tidak kehilangan tempat di stadion. Saya masih bisa menyaksikan pertandingan Persib dengan nyaman dan dapat duduk. Percayalah, tidak mungkin Allah menyulitkan Hamba-Nya yang shalat.

Memang, rasanya sangat sulit shalat dahulu sebelum menonton Persib. Selain masjid di dekat stadion tak mungkin menampung seluruh bobotoh yang ada, banyak faktor yang tidak memungkinkan hal tersebut. Dalam hal ini tentunya Allah telah memberikan keringanan. Ibadah shalat dapat dijama’ jika kondisi tidak memungkinkan melaksanakan ibadah shalat secara normal. Perhatikan hadis berikut:

Telah berkata Anas, “Adalah Rasulullah saw., apabila berangkat (safar) sebelum gelincir matahari, beliau mundurkan Dzuhur hingga waktu Ashar, kemudian beliau berhenti (di jalan untuk shalat) jama’ di antara dua shalat itu, tetapi jika beliau berangkat sesudah gelincir matahari, maka beliau sembahyang Dzuhur (saja) lalu ia berangkat. (H.R Bukhari)


Jadi jelas shalat dzuhur dapat dijama’ dengan ashar,empat rakaat dzuhur kemudian empat rakaat ashar saat waktu dzuhur jika Persib bertanding sore hari. Shalat maghrib dapat dijama’ dengan isya, tiga rakaat maghrib dan empat rakaat isya saat waktu isya jika Persib bermain malam hari. Apakah hal itu hanya berlaku untuk yang mengalami perjalanan jauh? Coba perhatikan hadis berikut:
Telah berkata Ibnu ‘Abbas, “Rasulullah saw., pernah shalat jama’ antara dzuhur dan ashar, dan antara maghrib dan isya, bukan di waktu ketakutan dan bukan di dalam perjalanan (safar).” Lantas ada orang bertanya pada Ibnu Abbas, “Mengapa Rasulullah saw., berbuat begitu?” Ia jawab, “Nabi saw., berbuat begitu karena tidak mau memberatkan seorang pun dari ummatnya. (H.R. Muslim)

Nah, dengan berbagi fakta tersebut sudah jelas shalat lima waktu hukumnya wajib dan tidak boleh ditinggalkan apa pun alasannya. Jika kondisi tidak memungkinkan, Allah telah memberikan keringanan, yaitu dengan shalat jama’. Sekarang pertanyaannya, apakah masih mau meninggalkan shalat “hanya” karena mendukung Persib? Apakah tidak takut dengan azab di akhirat nanti?
Mungkin saja sulitnya Persib meraih kemenangan adalah peringatan dari Allah SWT karena banyak bobotoh yang tidak shalat. Percuma kita mendoakan Persib juara apabila tidak shalat. Doa kita tidak akan dikabulkan. Sok atuh introspeksi.

Ingat saudaraku, kematian dapat datang kapan saja dan di mana saja termasuk di stadion. Apa jadinya jika kita meninggal dalam keadaan tidak melaksanakan shalat? Silakan, bobotoh sendiri yang menjawabnya.
* Tulisan ini dimuat di Media Indonesia, Sabtu 22 September 2007)
PS: kalo di Media Indonesia judulnya “Nonton Bola Jangan Lupakan Shalat.”

Senin, 21 April 2008

Mancini (tak) harus Pergi

Sebelum kedatangan allenatore Roberto Mancini pada musim 2004-05, Inter Milan selalu saja kesulitan meraih gelar bergengsi. Inter selalu gagal meraih scudetto sejak meraihnya pada musim 1988-89. Tentunya hal tersebut merupakan aib untuk klub sebesar La Beneamata.

Padahal Presiden Inter, Massimo Moratti selalu getol membelanjakan uangnya untuk membeli pemain bintang. Ia pun sangat gemar mengganti-ganti pelatih. Dari mulai Ottavio Bianchi, Marcelo Lippi, Hector Cuper, hingga Alberto Zaccheroni. Hasilnya? Hanya satu gelar yang diraih Inter, yakni Piala UEFA 1997-98 saat Inter dilatih Luigi Simoni. Walau demikian, Simoni tetap dipecat karena dianggap gagal meraih scudetto, gelar yang sangat didambakan Moratti dan juga seluruh Interisti.
Semuanya berubah saat Inter dilatih oleh Roberto Mancini. Memang, pada awal kepelatihannya Mancini gagal meraih scudetto. Inter hanya meraih Coppa Italia. Untunglah, tidak seperti musim-musim sebelumnya, Moratti masih bersabar. Ia masih mempercayai Mancini untuk melatih Inter.

Mourinho, calon pengganti Mancini??


Mancini menjawab kepercayaan Moratti dengan segudang prestasi. Dimulai dengan gelar Piala Super Italia pada tahun 2005, pada musim 2005-06 juga Mancini sukses mempertahankan gelar Coppa Italia. Bahkan Mancini sanggup membawa Inter meraih scudetto, gelar yang sangat dinantikan Inter selama 16 tahun! Memang banyak yang menganggap gelar tersebut hanya “hadiah” karena Juventus dan AC Milan terlibat Calciopoli. Toh, Mancini sanggup menjawab berbagai kritikan dengan membawa Inter tampil luar biasa di musim 2006-07.

Di musim tersebut Inter tak terbendung di Serie-A. Inter berhasil meraih juara dengan berbagai rekor: rekor 17 kemenangan beruntun, rekor poin tertinggi di Eropa dengan 97 poin, dan tidak terkalahkan di partai tandang. Bahkan pada musim tersebut Inter sanggup mempecundangi jawara Eropa, AC Milan, pada partai kandang dan tandang. Sebuah pencapaian fenomenal yang tak bisa dilakukan sepuluh orang yang melatih Inter di era Massimo Moratti.

Jika ditotal, Mancini telah mempersembahkan 6 gelar untuk La Beneamata yakni 2 scudetto (2005-06, 2006-07), 2 Coppa Italia (2004-05, 2005-06), dan 2 Piala Super Italia (2005, 2006). Satu nilai minus yang dimiliki Mancini ialah ia selalu gagal membawa Inter meraih gelar bergengsi di Eropa.

Walaupun demikian, tidak selayaknya Mancini diganti. Membawa sebuah tim berprestasi di Eropa tentunya memerlukan banyak waktu. Apalagi Inter sudah lama sekali meraih Liga Champions, yakni musim 1964-65. Mengganti pelatih bukannya solusi bijak. Para pemain tentunya memerlukan adaptasi jika seorang pelatih diganti.

Jikalau Mancini memang harus pergi, ia tetap akan dikenang sebagai pelatih yang sukses membawa La Beneamata menjadi tim yang sangat disegani di Italia.

UEFA Champions League

Sejarah Liga Champions

Liga-liga Eropa selalu diwarnai dengan persaingan yang ketat setiap pekannya. Olah bola yang khas, teknik tingkat tinggi, umpan-umpan matang, dan gol-gol cantik sering diperagakan. Setiap liga tentunya mempunyai ciri khas masing-masing. Namun tentunya kita selalu bertanya-tanya, liga mana yang terbaik di Eropa. Semuanya dapat terjawab jika kita menyaksikan UEFA Champions League yang mempertemukan klub-klub besar di Eropa. UEFA Champions League yang di Indonesia dikenal dengan Liga Champions adalah kejuaraan sepakbola tahunan antara klub-klub sepakbola tersukses di Eropa, dan sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius. Bagaimana sejarahnya hingga menarik sampai saat ini? Ini dia “sejarah Liga Champions”.



Final Liga Champions 1999 -final yang  sangat dramatis -


Kejuaraan antarklub Eropa diadakan tepat satu bulan setelah kongres pertama UEFA yang diselenggarakan di Wina tanggal 2 Maret 1955 saat itu disebut European Champions Clubs’ Cup biasa disingkat European Cup ternyata bukan merupakan inisiatif UEFA. (UEFA adalah asosiasi sepakbola negara-negara Eropa).

Ketika para pendiri UEFA lebih tertarik untuk menyelenggarakan kompetisi tim nasional, harian olahraga Prancis L’Equipe dan editornya Gabriel Hanot berinisiatif untuk menyelenggarakan kejuaraan klub-klub besar Eropa. Hanot beserta temannya Jacques Ferran, membuat rancangan untuk sebuah turnamen yang diselenggarakan setiap hari Rabu.

Turnamen yang diprakarsai L’Equipe ini tidak menetapkan partisipasi tim yang telah menjadi juara di negaranya, namun hanya mengundang klub-klub yang mempunyai dukungan fans yang besar. Diwakili 16 klub yang diundang pada pertemuan tanggal 2 dan 3 April 1955, peraturan L’Equipe pun disetujui. Pertandingan European Champions Club’s Cup yang pertama dimainkan di Lisbon saat Sporting Clube de Portugal ditahan imbang 3-3 oleh FK Partizan. Partizan menang di pertandingan kedua di Lisbon 5-2 sehingga lolos ke babak selanjutnya.

Real Madrid CF secara berturut-berturut menjadi juara setelah memenangkan lima final pertama. Hal yang sulit diulangi oleh klub manapun saat ini. Sejak itu, klub-klub lain menikmati gelar juara berturut-turut yang dilakukan Ajax Amsterdam dan Bayern Muenchen yang sama-sama meraih gelar juara tiga kali berturut-turut. Namun, tidak ada satu klub pun yang merasakan dominasi dalam waktu yang lama. Ajax menunggu 22 tahun untuk meraih gelar keempat melengkapi hat-trick yang dilakukan di awal 1970-an; Madrid juara pada 1998 yang pertama dalam 32 tahun; kemenangan adu penalti Bayern atas Milan pada 2001 mengakhiri penantian panjang 26 tahun untuk meraih gelar keempat.

Liverpool FC antara 1977 dan 1984 membuat klub-klub Inggris meraih tujuh gelar juara dengan tiga tim berbeda. Gelar Eropa The Reds kembali diraih pada 2005 saat mereka mengejar ketertinggalan 0-3 dari Milan menjadi kemenangan melalui adu penalti yang mungkin merupakan final yang sangat menarik dan sulit untuk dilupakan.

Real Madrid adalah tim tersukses dalam sejarah panjang Liga Champions dengan memenangkannya sebayak 9 kali, disusul AC Milan dengan 6 kali, Liverpool 5 kali, Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam 4 kali. Madrid pun memegang rekor sebagai tim yang paling banyak tampil di partai puncak yakni 12 kali. Milan musim 2002-2003 memenangkan gelar setelah melalui 19 pertandingan, dimulai dari kualifikasi ketiga sampai sukses mengalahkan Juventus melalui adu penalti di partai puncak.

Format Kompetisi

Sejak diselenggarakan pertama kali pada musim 1955-56 format Liga Champions sudah beberapa kali mengalami perubahan. Khusus untuk pertandingan final, tidak mengalami perubahan, selalu diadakan pertandingan tunggal di tempat yang telah ditentukan.

Format pertama, kompetisi diikuti oleh juara liga-liga lokal dan juara bertahan ajang ini. Bertanding home and away dengan sistem knock out. Tim yang unggul selisih gol berhak maju ke babak berikutnya.

Format dan namanya kemudian diganti pada musim 1992-93. Dari European Champions Clubs’ Cup menjadi UEFA Champions League. Saat itu kompetisi dibagi menjadi dua fase. Fase pertama pra-kualifikasi, diikuti tim-tim kecil. Yang lolos masuk putaran pertama dengan sistem gugur. Demikian juga di putaran kedua yang diisi 16 tim. Pemenangnya masuk fase grup yang dibagi menjadi 2 grup. Tiap-tiap juara grup langsung masuk final.

Semusim kemudian musim 1993-94 sistem yang sama masih diterapkan. Namun dari fase grup diambil dua tim terbaik untuk masuk semifinal. Di musim 1994-95 setelah kualifikasi diambil 16 tim yang dibagi dalam 4 grup. Dua tim terbaik masuk perempatfinal dengan sistem gugur.

Pada musim 1997-98, seusai kualifikasi, 24 tim di fase grup dibagi dalam 6 grup. Juara dan dua runner up terbaik ke perempatfinal. Sistem ini kembali berubah pada musim 1999-00.

Musim 1999-00 diberlakukan dua kali fase grup. Fase grup pertama diikuti 32 klub dibagi dalam 8 grup. Juara dan runner up grup masuk ke fase grup kedua yang dibagi dalam 4 grup, sedangkan peringkat ketiga ikut babak ketiga Piala UEFA. Dari fase grup kedua diambil 8 klub untuk masuk babak perempatfinal.

Diprotes karena terlalu banyak partai, akhirnya sejak 2003-04 hanya ada satu fase grup yang diikuti 32 tim. Juara dan runner up langsung lolos ke babak 16 besar dengan system gugur home and away, posisi ketiga ikut babak ketiga Piala UEFA, sedangkan posisi keempat tereliminasi. Sistem ini terus digunakan sampai saat ini.

Liga Champions saat ini menggunakan babak kualifikasi. Kualifikasi untuk Liga Champions ditentukan oleh posisi tim-tim di liga domestik dan melalui sistem kuota; negara-negara yang mempunyai liga domestik yang lebih kuat diberikan lebih banyak tempat. Klub yang bermain di liga domestik yang lebih kuat juga mulai ikut pada babak yang lebih akhir. Misalnya, tiga liga terkuat, menurut peringkat UEFA, akan melihat juara dan runner-upnya langsung masuk ke babak fase grup, dan peringkat ketiga dan keempat masuk pada babak kualifikasi ketiga. Ada pengecualian pada peraturan ini; juara bertahan Liga Champions lolos secara otomatis ke babak grup tanpa tergantung posisi akhirnya di liga domestik.

Perihal juara bertahan sempat menimbulkan polemik. Liverpool, juara musim 2004-05 hanya menempati peringkat ke-5 Liga Inggris. Berdasarkan aturan, seharusnya Liverpool lolos langsung sebagai juara bertahan. Namun UEFA memutuskan Liverpool harus mengikuti babak kualifikasi pertama. Untuk selanjutnya UEFA memutuskan setiap negara hanya boleh mengirimkan 4 wakil termasuk juara bertahan.

Serba-Serbi Liga Champions

Sudah 52 tahun Liga Champions diadakan. Tentunya berbagai kisah, baik yang menggembirakan maupun menyedihkan telah mewarnai perjalanan kompetisi tertinggi antarklub Eropa ini. Ini beberapa di antaranya:

· Real Madrid meraih gelar Liga Champions 5 kali berturut-turut sejak kejuaraan ini pertama kali diadakan musim 1955-56. Rekor yang sangat sulit diulangi sampai saat ini oleh tim manapun.

· 6 Februari 1958 merupakan hari yang tak akan pernah dilupakan fans Manchester United. Saat itu pesawat yang ditumpangi pemain dan ofisial Red Devils-usai berlaga melawan Red Star Belgrade di Beograd, Yugoslavia-tertimpa musibah. Kegagalan take off dari Bandara Muenchen membuat sebagian besar pemainnya tewas.

· Aston Villa meraih satu-satunya gelar Liga Champions pada musim 1981-82 dengan mengalahkan Bayern Muenchen. Hebatnya gol tunggal kemenangan The Villans dicetak oleh mantan pelatih timnas Indonesia, Peter Withe.

· 29 Mei 1985 tragedi kembali terjadi di Liga Champions saat final antara Liverpool dan Juventus diadakan di Stadion Heysel, Belgia. Suporter The Reds dan I Bianconeri bentrok fisik. Peristiwa yang dikenal dengan tragedi Heysel ini menyebabkan 39 orang - yang semuanya merupakan pendukung Juventus – tewas. Karena peristiwa ini UEFA melarang partisipasi klub-klub Inggris di ajang antarklub Eropa selama 5 tahun.

· Final 1998-99 yang mempertemukan Manchester United dan Bayern Muenchen di Stadion Camp Nou boleh dikatakan sebagai final paling dramatis. Ini bisa dikatakan sebagai tonggak kebangkitan klub-klub Inggris pascatragedi Heysel. Bagaimana tidak, saat itu tampaknya Bayern akan menang karena masih unggul 1-0 berkat gol yang dicetak Mario Basler pada menit ke-6. Tapi, pada menit pertama injury time, Teddy Sheringham membobol gawang Oliver Kahn, 1-1. Semenit kemudian, giliran Ole Gunnar Solkjaer mencetak gol, 2-1. Gelar juara hanya ditentukan 2 menit pertama masa injury time.

· Skor terbesar dalam sejarah Liga Champions adalah saat AS Monaco mempermalukan Deportivo La Coruna 8-3 musim 2003-04. Saat itu striker Dado Prso mencetak 4 gol. Sebelumnya pemain yang mencetak 4 gol dalam 1 partai adalah Marco van Basten (AC Milan, 1992) dan Simone Inzaghi (Lazio, 2002).

· Musim 2004-05 keajaiban dilakukan Liverpool di Stadion Kemal Attaturk, Istanbul saat menjamu AC Milan di partai puncak. Milan tampaknya akan menang mudah karena gol dari Paolo Maldini dan 2 gol dari Hernan Crespo membuat Milan unggul 0-3. Bahkan ada seorang fans Liverpool yang nekat bunuh diri karena hal itu. Ia pasti akan menyesal karena di babak kedua keajaiban terjadi. Gol Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan Xabi Alonso hanya dalam tempo waktu 6 menit membuat kedudukan sama kuat 3-3. Liverpool akhirnya meraih gelar kelimanya setelah memenangkan adu penalti 3-2.


Liga Champions Sekarang

Hadiah semakin besar
Sekarang setiap klub berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di ajang Liga Champions. Karena selain sarat gengsi dan prestise ajang ini juga menawarkan hadiah uang yang cukup besar.

Untuk musim 2006-07 saja, bagi tim yang sanggup mengangkat piala di Stadion Olympic Arena (AC Milan), tempat final Liga Champions digelar pada 23 Mei 2007, uang sebesar 67 juta pounds atau sekitar Rp1,55 trilyun boleh dibawa pulang. Angka ini meningkat 10 % dibanding musim sebelumnya. Liga Champions dapat menjadi tambang emas untuk mengisi kas keuangan klub. Analisis besaran uang itu dikeluarkan Guardian berdasarkan prediksi akumulasi dari hadiah UEFA, hak siar televisi, pendapatan sponsor, dan peningkatan penjualan merchandise.

Tentunya tak ada satu klub pun yang berani bermain setengah hati. Cukup lolos dari penyisihan grup saja, setiap klub bisa mengantongi lebih dari 5 juta euro atau sekitar Rp58 milyar dari bonus UEFA dan hak siar televisi.

Sarat kejutan
Besarnya hadiah yang ditawarkan Liga Champions membuat klub-klub underdog tergoda. Mereka juga ingin berprestasi di Liga Champions termasuk dengan menciptakan kejutan. Semangat yang membuncah dari klub-klub non-unggulan bisa menjadi sinyal merah bagi tim-tim mapan Eropa. Sejarah mencatat, Liga Champions terutama babak penyisihan grup itu seperi lotere. Tak ada jaminan bagi klub-klub unggulan untuk selalu lolos.

Sejak format babak utama Liga Champions diubah menjadi 32 besar pada 1999-00 pasti selalu ada tim unggulan yang bernasib nahas disingkirkan tim underdog di babak 32 besar. Milan pernah merasakan betapa sakitnya disingkirkan Hertha pada 1999-00. Semusim kemudian giliran Juventus merana karena ditelikung Panathinaikos. Musim 2005-06 giliran Manchester United gagal bersaing dengan Benfica dan Villareal di grup D. Bahkan Villareal melakukan kejutan besar dengan mencapai babak semifinal.

Musik Liga Champions
Musik yang mengiringi awal setiap siaran televisi kejuaraan ini digubah oleh Tony Britten, berdasarkan lagu gubahan George Frideric Handel yang berjudul Zadok the Priest, dan dibawakan oleh Chorus of the Academy of St. Martin in the Fields dan Royal Philharmonic Orchestra.

Liga Champions musim ini
Musim 2007-08 ini, Liga Champions telah memasuki babak perempatfinal. Fenomena terjadi saat Big Four Premier League: MU, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool sanggup lolos ke perempatfinal. Di leg pertama pun terjadi kejutan saat Fenerbahce sanggup menjungkalkan Chelsea di Stadion Sukru Saracoglu. Siapakah tim yang sanggup menjadi juara di Moskow nanti? Liga Champions terkadang memang sulit ditebak.


Daftar Final Liga Champions

1955-1956 Real Madrid vs Reims 4-3
1956-1957 Real Madrid vs Fiorentina 2-0
1957-1958 Real Madrid vs Milan 3-2
1958-1959 Real Madrid vs Reims 2-0
1959-1960 Real Madrid vs Eintracht 7-3
1960-1961 Benfica vs Barcelona 3-2
1961-1962 Benfica vs Real Madrid 5-3
1962-1963 Milan vs Benfica 2-1
1963-1964 Inter Milan vs Real Madrid 3-1
1964-1965 Inter Milan vs Benfica 1-0
1965-1966 Real Madrid vs Partizan 2-1
1966-1967 Celtic vs Inter Milan 2-1
1967-1968 Man. United vs Benfica 4-1
1968-1969 Milan vs Ajax 4-1
1969-1970 Feyenoord vs Celtic 2-1
1970-1971 Ajax vs Panathinaikos 2-0
1971-1972 Ajax vs Inter Milan 2-0
1972-1973 Ajax vs Juventus 1-0
1973-1974 Bayern vs Atletico 4-0
1974-1975 Bayern vs Leeds 2-0
1975-1976 Bayern vs St Etienne 1-0
1976-1977 Liverpool vs Moenchengladbach 3-1
1977-1978 Liverpool vs Club Brugge 1-0
1978-1979 Nott. Forest vs Malmo 1-0
1979-1980 Nott. Forest vs Hamburg 1-0
1980-1981 Liverpool vs Real Madrid 1-0
1981-1982 Aston Villa vs Bayern 1-0
1982-1983 Hamburg vs Juventus 1-0
1983-1984 Roma vs Liverpool 1-1 (2-4)*
1984-1985 Juventus vs Liverpool 1-0
1985-1986 Steaua vs Barcelona 0-0 (2-0)*
1986-1987 Bayern vs Porto 1-2
1987-1988 PSV vs Benfica 0-0 (6-5)*
1988-1989 Steaua vs Milan 0-4
1989-1990 Milan vs Benfica 1-0
1990-1991 Red Star vs Marseille 0-0 (5-3)*
1991-1992 Sampdoria vs Barcelona 0-1
1992-1993 Marseille vs Milan 1-0
1993-1994 Milan vs Barcelona 4-0
1994-1995 Ajax vs Milan 1-0
1995-1996 Ajax vs Juventus 1-1 (2-4)*
1996-1997 Dortmund vs Juventus 3-1
1997-1998 Juventus vs Real Madrid 0-1
1998-1999 Man. United vs Bayern 2-1
1999-2000 Real Madrid vs Valencia 3-0
2000-2001 Bayern vs Valencia 1-1 (5-4)*
2001-2002 Leverkusen vs Real Madrid 1-2
2002-2003 Milan vs Juventus 0-0 (3-2)*
2003-2004 Porto vs Monaco 3-0
2004-2005 Milan vs Liverpool 3-3 (2-3)*
2005-2006 Barcelona vs Arsenal 2-1
2006-2007 Milan vs Liverpool 2-1
* Juara lewat adu penalti

Rekapitulasi Juara
Berdasarkan klub
9- Real Madrid (Spanyol)
7- AC Milan (Italia)
5- Liverpool (Inggris)
4- Ajax Amsterdam (Belanda), Bayern Muenchen (Jerman)
2- Porto, Benfica (Portugal), Barcelona (Spanyol), Inter Milan, Juventus (Italia), Manchester United, Nottingham Forest (Inggris)
1- Aston Villa (Inggris), Glasgow Celtic (Skotlandia), Red Star Beograd (Serbia), Borussia Dortmund, Hamburg SV (Jerman), Feyenoord, PSV Eindhoven (Belanda), Olympique Marseille (Prancis), Steaua Bucharest (Rumania)

Berdasarkan Negara
11- Spanyol , Italia
10- Inggris
6- Jerman , Belanda
4- Portugal
1- Skotlandia , Serbia , Prancis , Rumania

Inter, Double Winners??

Paruh musim pertama, kekuatan Inter Milan di Serie-A seakan tak terbendung. Rasanya La Beneamata akan mudah meraih scudetto, bahkan Liga Champions menilik performa yang luar biasa di paruh musim pertama.

Tampaknya Inter memang akan mudah meraih scudetto musim ini. Apalagi pada giornata ke-23 Inter memiliki selisih poin 11 dengan AS Roma. Sayangnya Inter tak mampu menjaga momentum besar itu. Hanya dalam 8 pekan, Roma mampu menipiskan jarak menjadi hanya 4 poin saja.

Salah satu faktor yang membuat Inter keteteran ialah saat disingkirkan Liverpool di babak 16 besar (12/3). Saat itu pelatih Inter, Roberto Mancini, menyatakan akan mengundurkan diri dari Inter di akhir musim. Namun, hanya berselang 24 jam, Mancio menarik pernyataannya. Hal ini membuat kondisi internal terganggu. Banyak pemain Inter yang mulai tak suka dengan Mancini.


Terkait dengan penurunan performa Inter setelah tersingkir di Liga Champions, Kumaha Aing telah mengadakan polling dengan hasil sebagai berikut:

Pertanyaan: Setelah tersingkir dari Liga Champions, trofi apa yang akan diraih Inter Milan musim ini? (32 responden)





Dilihat dari polling tersebut, responden masih percaya bahwa Inter masih sanggup bangkit dan meraih dua gelar tersisa, scudetto dan Coppa Italia. Hatur nuhun untuk pengunjung yang sudah memilih, terutama untuk yang memilih scudetto dan double winners.. hehehe ^-^ Tampaknya hal itu masih bisa terwujud. Apalagi dalam dua pekan terakhir Inter sanggup bangkit dengan menaklukkan Atalanta (6/4) dan Fiorentina (13/4) masing-masing dengan skor 2-0.

Apakah Inter sanggup mempertahankan scudetto? lihat jadwal sisa dari Inter Milan dan AS Roma.(lihat tabel)

Melihat jadwal sisa Inter dan Roma, dapat dilihat bahwa kunci meraih scudetto terletak pada pekan ke-36. Saat itu Inter dan Roma menjamu kedua tim yang bersaing meraih posisi tiket Liga Champions, AC Milan dan Sampdoria. Pertandingan selain pekan ke-36 relatif mudah bagi Inter dan Roma. So, jika Inter sanggup meraih kemenangan atas Milan, sebaliknya Roma takluk dari Sampdoria, scudetto Inter dapat dipastikan di pekan ke-36. Jika sebaliknya, selisih poin menjadi tinggal 1 angka, dan penentuan scudetto akan ditentukan sampai giornata terakhir.

Bagaimana dengan peluang Inter di Coppa Italia? Peluang Inter cukup terbuka lebar untuk meraih juara. Dan, lagi-lagi, kemungkinan besar lawan yang harus dihadapi di partai puncak adalah AS Roma. Yah, jigana mah persaingan Inter dan Roma bakalan terus menarik sampai akhir. Hasil tadi malam, Inter hanya sanggup menahan imbang Lazio 0-0, sedangkan Roma dapat mengalahkan Catania 1-0. Dengan result ini, Inter cukup bermain imbang 1-1 pada leg 2 yang akan dilaksanakan tanggal 7 Mei. Let’s get double winners, La Beneamata!

Copa Italia first leg: Inter vs Lazio


Inter 0-0 Lazio
Inter: 1 Toldo; 16 Burdisso, 23 Materazzi, 26 Chivu, 31 Cesar; 11 Jimenez (50 Siligardi 75), 28 Maniche, 21 Solari (19 Cambiasso 78); 7 Figo (36 Bolzoni 39), 18 Crespo, 29 Suazo.Subs not used: 22 Orlandoni, 24 Rivas, 40 Fatic, 47 Filippini.Coach: Roberto Mancini.
Lazio: 32 Ballotta; 8 Zauri, 13 Siviglia, 25 Cribari, 2 Radu; 6 Dabo (69 Manfredini 81), 24 Ledesma, 85 Behrami (5 Mutarelli 60); 11 Mauri; 19 Pandev (17 Tare 90), 18 Rocchi.
Subs not used: 1 Muslera, 7 Rozenhal, 23 Meghni, 29 De Silvestri.Coach: Delio Rossi.
Referee: Gianluca Rocchi (Florence).
Booked: Maniche 52, Rocchi 73.

Tentang Sepakbola Indonesia

sekarang saya akan membahas mengenai almarhum Endang Witarsa.. Beliau sangat berjasa di sepakbola Indonesia.. (diambil dari wikipedia)


Drg. Endang Witarsa aka Liem Soen Joe or Liem Sun Yu, born 1916, former Indonesian National Soccer (PSSI) Coach and former national team player. While other grandfathers might have long surrendered to the comfort of their beds, Endang finds no place is more comfortable than the soccer field. From behind his glasses he watches the members of Jakarta's oldest football club, Union Makes Strength (UMS) in Tamansari, West Jakarta, from weak-footed beginners to professionals.

Having trained as a dentist, Endang soon discovered as a young man that his passion laid with soccer. He joined UMS in 1948 as a halfback. When he hung up his shoes in 1951, he became one of Indonesia's greatest ever coaches. Any soccer player or coach in the country would bow to him. UMS, the club that became Endang's second home, was founded in 1905 as the Tiong Hoa Hwee Koan Scholar Football Club. Later in 1914, it gained its current name. The club bred renowned national players who took Indonesia to its peak of football achievement, from the late 1960s to the early 1990s.

It has been some time since the country has seen its soccer teams be internationally successful, but Endang is unlikely to give up trying and training players until he takes his last breath. He got Lifetime Achievement Award from Badan Liga Indonesia (BLI) in October 2006 because of his dedication for nearly 70 years as player and most notably as a coach.

Witarsa died on April 2, 2008, at Pluit Hospital, Jakarta, due to the digestion problem.


Endang Witarsa berjasa besar bagi sepakbola nasional. Sayangnya sampai sekarang, sepakbola Indonesia masih jauh dari kemajuan.. tanggal 27 April timnas akan menghadapi Yaman di Stadion Siliwangi. Wah, nonton atuh euy.. di Bandung yeuh.. hehehe..
tentang sepakbola Indonesia, ini ada artikelku waktu SMA. Judulnya, "Dilema Persepakbolaan SMA" created by Luzman Karami in 2005.



Masih teringat dalam benak kita final Liga Indonesia tanggal 25 September lalu. Seru, penuh ketegangan dan sangat dramatis. Sebuah final yang membuat Piala Presiden kembali dibawa ke tanah Papua setelah menunggu selama 25 tahun. Stadion Gelora Bung Karno seolah menjadi saksi kehebatan Persipura Jayapura. Ya, malam itu Persipura berhasil mengandaskan perlawanan Persija Jakarta yang didukung ribuan Jakmania.

Malam itu memang milik warga Papua. Sayangnya malam itu ada sebuah kasus yang mencoreng persepakbolaan kita. Para Jakmania yang tidak menerima timnya dikalahkan begitu saja menyerang suporter Persipura yang jumlahnya sangat sedikit. Karuan saja suporter Persipura masuk ke dalam lapangan untuk menyelamatkan diri sekaligus merayakan keberhasilan timnya. Selain itu The Jak juga merusak beberapa fasilitas umum dan semapt bentrok dengan aparat kepolisian. Korban pun berjatuhan, satu orang Jakmania tewas. Sungguh sangat ironis. Padahal sebelum pertandingan kedua kesebelasan sempat bergandengan tangan dengan semangat fair play.

Jika kita melihat ke belakang, masih banyak rentetan kasus dalam persepakbolaan kita. Pada musim ini saja banyak sekali kasus, seperti kasus perkelahian antarpemain, kerusuhan antarsuporter, pemukulan terhadap wasit, dan lain sebagainya. Semuanya seolah menjadi santapan sehari-hari dan sudah mencadi ciri khas Liga Indonesia. Bahkan ada pameo yang mengatakan jika ingin bermain di Liga Indonesia harus memiliki kemampuan bela diri atau silat. Busyet, dah!



Selain itu, musim ini ada tren baru di Indonesia. Yaitu kasus sebuah tim yang mengundurkan diri sebelum bertanding. Kasus terakhir dialami Persebaya Surabaya. Tim ini mengundurkan diri dari babak 8 besar tepat sehari sebelum melawan Persija. Mereka melakukan itu dengan alasan para bonek di Jakarta tidak aman dan mendapat serangan dari Jakmania. Hal ini dianggap mencoreng fair play karena mematikan peluang PSIS dan PSM melaju ke final. Persebaya dihukum 2 tahun dilarang tampil di kompetisi manapun. Cukup adilkah keputusan PSSI? Mengapa Persija yang suporternya jelas-jelas berbuat kerusakan tidak dihukum?

Berkaca dari kasus-kasus di atas seharusnya seluruh insan sepakbola di Indonesia berintrospeksi. Liga Indonesia telah berlangsung selama 11 tahun, tetapi mengapa kasus-kasus seperti itu masih saja terjadi? Mengapa sepakbola kita bukannya semakin membaik, malah memburuk? Sayang sekali apabila bakat-bakat besar seperti Boaz Solossa, Mahyadi Panggabean, atau Christian Worabay harus tenggelam hanya karena Liga Indonesia yang tak kunjung membaik. Lihatlah bagaimana Bambang Pamungkas dan Ellie Aiboy yang justru berjaya saat berlaga di negeri orang.

Tahun 1938 Indonesia sempat lolos ke Piala Dunia meski saat itu membawa nama Hindia Belanda. Sanggupkah Indonesia kembali lolos ke Piala Dunia? Sanggupkah timnas kembali disegani minimal di kawasan Asia seperti yang dilakukan oleh Abdul Kadir cs saat merebut 4 besar SEA Games? Sebenarnya tak ada yang tak mungkin dalam sepak bola. Lihat di Benua Afrika. Tim-tim seperti Togo, Pantai Gading, Ghana, dan Angola dapat lolos ke Piala Dunia 2006 menghentikan dominasi Nigeria dan Kamerun. Alangkah indahnya apabila Indonesia dapat melakukan hal serupa, menghetikan dominasi Jepang dan Korea di Asia.

Ah, rasanya sulit melakukan hal itu di tengah kompetisi yang semakin tak jelas arahnya. Tahun 2007 Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Asia bersama Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Mungkin itulah satu-satunya kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia dapat melakukan “sesuatu”, dan dapat menjadi tuan rumah yang baik. Siapa tahu FIFA menunjuk Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia karena itu satu-satunya cara agar Indonesia dapat lolos ke Piala Dunia.

Apakah persepakbolaan di Indonesia dapat membaik? Atau rentetan kasus kembali terjadi? Ah, capek rasanya memikirkan persepakbolaan nasional. Biarlah petinggi-petinggi PSSI yang menyelesaikannya. Lebih baik saya menikmati hidangan berbuka puasa yang sudah tersedia di atas meja.


Hmm.. itu tulisanku di tahun 2005. Dan ternyata, sampai tahun 2008 ini sepakbola Indonesia masih belum mengalami kemajuan. Yah, ketuanya aja tahanan, bagaimana bisa maju? Namun, sebagai warga negara Indonesia tentunya saya masih berharap Indonesia dapat kembali "berbicara" di kancah internasional. Aamiin..

Titanic, Liga Champions, dan ...

Belajar dari Musibah Titanic

Tahun 2007 lalu, Indonesia ditimpa dengan berbagai musibah. Dari mulai jatuhnya pesawat Adam Air, tenggelamnya KM Senopati, terbakar dan tenggelamnya KM Levina I, dan terbakarnya pesawat Garuda.

Jauh sebelum zaman modern sekarang ini, 95 tahun yang lalu tepatnya tanggal 14 April 1912 dunia dibuat geger saat kapal Titanic yang merupakan kapal termewah saat itu tenggelam karena menabrak gunung es. Dunia sempat tak percaya kapal mewah yang sebelumnya selalu dibangga-banggakan itu akhirnya dapat tenggelam juga.

Untuk masa itu, fasilitas dan kemewahannya tidak dapat ditandingi. Ia menawarkan fasilitas kolam renang, ruang olahraga, pemandian Turki, perpustakaan dan gelanggang squash. Bilik umum kelas pertama dihias indah dengan panel kayu meluas, perabot mahal dan hiasan indah yang lain. Titanic dianggap sebagai puncak arsitektur laut dan pencapaian teknologi. Ia dianggap oleh majalah Ship Builders sebagai kapal yang "hampir tidak mungkin tenggelam."

Namun apa yang terjadi? Seperti yang sudah kita ketahui kapal mewah itu akhirnya tenggelam juga. Sebanyak 1.517 orang meninggal dunia, hanya 706 orang yang selamat dari total penumpang 2.223 orang. Musibah terbesar yang terjadi pada masa itu. (sumber: wikipedia)


"Kebesaran" Titanic akhirnya bisa tenggelam

Hikmah apa yang dapat kita ambil dari peristiwa tersebut? Apakah ada korelasinya dengan berbagai musibah yang menimpa negeri ini? Jawabannya hanya satu, karena sifat sombong manusia. Kapal Titanic tenggelam karena manusia merasa bangga dan sombong terhadap apa yang dibuatnya, mereka merasa tak ada kekuatan yang dapat menandingi mereka, mereka seolah-olah lupa terhadap kekuasaan Tuhan.

Bagaimana korelasinya dengan musibah yang menimpa Indonesia? Bisa jadi, hal tersebut juga terjadi karena sifat sombong manusia. Banyak orang yang merasa angkuh terhadap kekayaannya sehingga tidak mau menafkahkan sedikit saja kepada orang yang tidak mampu. Banyak orang yang merasa sudah hidup berkecukupan sehingga tidak mau lagi mengingat-Nya dan beribadah kepada-Nya. Banyak orang yang melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang-Nya, seolah-olah Allah SWT tidak melihat mereka.

Jika itu memang realita yang terjadi pada negara yang mayoritas berpenduduk Islam ini, tentu saja bukan hal yang aneh jika Allah SWT murka. Allah SWT memberikan “teguran” kepada manusia yang sudah tidak lagi mengingat-Nya. Allah memberikan teguran kepada manusia yang lupa bahwa dunia ini fana, semuanya akan musnah.

Bagaimana kita menyikapinya? Tentunya kita yang masih diberikan kenikmatan hidup oleh Allah SWT, untuk selalu bertobat kepada-Nya, memohon ampun kepada-Nya, dan tentunya melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Mulailah dari sekarang kita memperdalam ilmu agama dan menjauhi perbuatan maksiat. Kita tak ingin musibah Titanic yang terjadi 95 tahun silam kembali menimpa diri kita, kan?


Sekarang kita ngomongin Liga Champions yuk…!
Tadi adalah sedikit pencerahan rohani… hehehe gaya yah, Luzman bisa memberikan pencerahan. =D ..OK, back to laptop.. Blog Kumaha Aing ini kan emang ngebahas tentang sepakbola.

Sepakbola yang lagi rame sekarang apa? Yup, perempat final liga champions yang baru aja selesai dini hari tadi. Empat tim telah memastikan lolos: Chelsea, Liverpool, Manchester United, dan Barcelona. Pertandingan semifinal yang nyaris sama dengan musim lalu. Bedanya kali ini MU menghadapi Barcelona bukan AC Milan.

Pertandingan perempatfinal yang paling dramatis dan menegangkan adalah Liverpool vs Arsenal. Kedua tim silih berganti menyerang. Yang luar biasa adalah Theo Walcott, ia melewati 6 pemain Liverpool sebelum memberikan umpan matang kepada Adebayor! Mantap dah anak 19 tahun ini..



Theo walcott dan kekasihnya, Melanie Slade

Akhirnya Arsenal harus tersingkir walaupun sudah berjuang dengan luar biasa. Tapi penampilan mereka tetap harus dipuji. Walaupun didominasi pemain muda, The Gunners sanggup lolos ke perempatfinal dan merepotkan Liverpool.

Pertandingan lain yang tak kalah menarik adalah MU vs AS Roma. Dengan bekal kemenangan 2-0 di leg pertama tentunya MU cukup bermain AMAN agar lolos ke semifinal. MU tampil tanpa Ronaldo dan Rooney di starting line up. Cukup berani memang. Mungkin sudah minta bantuan doa dari para DA’I agar lolos. Heheheh,,,

Sebenernya mah Roma rada HADE maenna. Apalagi Roma berkesempatan unggul lewat penalti. Sayang Danielle De Rossi menyia-nyiakan pemain tersebut. Jadilah MU yang bermain AMAN yang lolos ke semifinal.

Pertanyaannya, dalam sepakbola teh lebih baik main AMAN atawa HADE maenna? Yang jelas kalau main AMAN, biasanya sebuah tim lebih defensif dan jarang menyerang. Penonton pasti bosan jika menonton sepakbola yang hanya mau main AMAN. Sebaliknya, nu HADE mah nyerang wae, yang penting mah penonton puas. Mempertontonkan sepakbola indah, seperti pertandingan Liverpool-Arsenal, dua tim eta maenna HADE pisan lah, resep ningalina. Risikonya seringkali tim yang bermain HADE justru bisa dikalahkan oleh tim yang bermain AMAN dan hati-hati. Hehehe, ini teh mau analisis bola atau mau kampanye sih?

Yang jelas semifinal pastinya bakal seru dong. Siapakah kira-kira yang jadi juara? Untuk itu saya meminta KUMAHAAINGERS (pengunjung blog kumaha aing, hehehe maksa banget yah) untuk memilih. Ada voting baru nih di sebelah kanan blog ini. Bukan pemilihan gubernur. Ini mah biar tau aja siapa klub yang lebih didukung. Kalau saya sih pilih CHELSIB (maksudna Chelsea…hehehe). Bagaimana dengan Anda?

Stop Plagiatisme!

Membuat suatu karya tak semudah membalik telapak tangan. Diperlukan sebuah ide yang berbeda untuk merealisasikannya. Maka ketika ada seseorang yang dengan terang-terangan menjiplak tulisan tanpa menulis sumbernya, gimana gak kesel coba?? Yup, ada seseorang yang menjiplak tulisanku di blog ini yang berjudul "Persib Needs a New Stadium" Ia menulis di blognya dengan sama persis meniru tulisanku.

Kalo titik komanya beda sih ga apa-apalah, aku masih bisa terima. Ini mah kata-katanya bahkan sampai titik komanya sama persis!! Dia ga nulis sumbernya dari aku!! Ini namanya plagiatisme! Seenaknya aja mencuri karya orang. Seperti tidak berpendidikan.

Kalo Anda orang yang berpendidikan, aNDA tidak bisa seenaknya copy paste gitu dong. Ini sama aja dengan mencuri karya orang. Sebagai orang beragama Anda tahu dosa orang yang mencuri kan??
Sebagai bahan perbandingan ini tulisanku. Dan ini tulisanku yang dijiplak.

Buat seluruh pengunjung blog ini, jika Anda merasa artikel di blog ini bermanfaat, saya turut senang tentunya. Saya bahkan berterima kasih Anda mau menggunakan artikel di blog ini sebagai bahan referensi.
Namun sekali lagi ingat, cantumkan sumbernya!!! Ada beberapa tulisanku yang juga ada dtampilkan di blog orang lain, dengan ditulis sumbernya. Saya justru sangat berterima kasih. OK..
Sekali lagi dimohon pengertiannya, OK! THX =D

STOP PLAGIATISME!

nu gaduh blog jeung teu resep kana plagiatisme:
luzman-interisti.blogspot.com

Apakah Mancini akan diganti??

Minggu (6/4), stadion Atleti Azzuri D'Italia di kota Bergamo, Italia menyajikan pertandingan antara Atalanta dengan sang pemuncak klasemen, Inter Milan.
Tak ada nama Zlatan Ibrahimovic di line up maupun di bangku cadangan Inter, yang ada adalah bocah 17 tahun, Mario Balotelli.
Ternyata tak salah Mancini memberikan kesempatan kepada balotelli. Pada pertandingan itu ia menjadi bintang, mencetak 1 gol dan i asisst! Luar biasa.
Inter menang 2-0 dan menjaga jarak dengan AS Roma dengan tetap 4 poin.

Pertanyaannya: ke mana gerangan Ibra? Apakah ia cedera, ataukah ada masalah dengan Mancini?
Mari kita flash back saat Inter menghadapi Palermo (16/3). Perhatikan gambar di bawah ini. Kira2 apa yang dikatakan Ibra saat ia digantikan Mancini?


Jika Ibra orang Ujung Berung, tentu ia akan berkata,"Teu baleg maneh teh, Mancini! Urang mah teu beuki da ka maneh! Geura nyingkah lah maneh mah, tong di dieu deui sia! Aing bener-bener teu resep ka sia! Aing mah hoyong kang jose!!"

Tapi berhubung Ibra orang Swedia tentu ia tak mungkin berkata seperti itu. Heheheh.. =D

Kursi Mancini di Inter sudah ga nyaman (mending ganti jangan kursi dong, sofa aja hehehhe)... Para pemain mulai banyak yg tidak suka dengan Mancini (termasuk si Ibra)
Ada kabar Mourinho bakal menggantikan Mancini. Tapi hal tersebut disanggah oleh Moratti. Tapi menurutku sih, Moratti emang sengaja bilang ga akan ngeganti Mancini.
Hal itu cuman biar Mancini tetap konsen dengan tugasnya. Kalo Moratti terang2an bilang Mancini akan diganti, doi ga bakal konsen dong.. Lepas deh peluang double winners..

So menurut estimasi saya, walaupun Mancini sukses membawa Inter meraih double winners di akhir musim nanti (aamiin), ia akan tetap digantikan oleh Mourinho. Sama dengan Capello yg diganti saat membwa Madrid juara di musim 2006-07.
Jadi akan ke manakah mancini? Menurut kabar sih, dia bakalan ke Chelsea.. (jadinya tukeran nih...). Tapi kalo Chelsea ga jadi menggunakan jasa Mancini, Mancini ngelatih Persib aja ga pa pa kok. Hehhehehe.. =D

Buletin Viking Unpad Edisi 4

Alhamdulillah, setelah terakhir terbit bulan Desember lalu, buletin Viking Unpad edisi keempat bisa terbit juga. Terbit bulan April ini.
Masih dengan Rp. Saridona kali ini ada yang sedikit berbeda dengan buletin Viking Unpad. Apa itu? Yup, penulisnya! Penulisnya cuman satu: Luzman Karami! Wow!
Tentunya sebagai penulis buletin saya menerima segala pujian, penghargaan, cacian, dan juga kritik yang membangun buletin ini di masa depan.
Untuk pihak-pihak yang merasa tidak enak dengan kehadiran buletin ini (terutama The Jak) saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Ada yang belum kebagian? Tak usah resah, tak mesti khawatir, tak perlu bimbang. Just click these links below OK! Ini dia tulisan di buletin Viking edisi keempat:
1. Liga Indonesia, Liga Teraneh di dunia
2. Waw, suporter terbaik? (di blog ini judulnya The Jak, Suporter Terbaik?)
2.1 Skenario Best Suporter Copa 2007
2.2 Persipuramania says...
3. Untukmu Pangeran Biruku

Kalau mau komentar tulis di blog ini aja, OK. Kalo merasa sulit nulis komentar di blog ini, bisa lewat friendster di luzman_karami@yahoo.com
atau di yahoo messenger: luzman_karami
THS =D