Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kamis, 29 Mei 2008

Naha Liga Djarum Indonesia euuy???

Terjadi fenomena yang menarik saudara-saudara dalam hasil polling sementara blog Kumaha Anjeun!!! Liga Djarum Indonesia memimpin perolehan sementara sebagai liga terbaik dunia, mengungguli Serie A dan Premier League!!! Pertanda apakah ini??? teuing ah lieur, oh enya ieu aya bodoran saeutik...!

Rupi-Rupi jalmi dumasar kana hitutna

Jalma jujur: Jalma nu daek ngaku mun geus hitut
Jalma teu Jujur: Jalma nu hitut tuluy nyalahkeun batur
Jalma belegug: Jalma nu nahan hitut mangjam-jam lilana
Jalma nu berwawasan:Jalma nu apal iraha kuduna hitut
Jalma nu Misterius: Jalma nu hitut tapi batur euweuh nu nyahoeun
Jalma nu sok gugup: Jalma nu ujug-ujug nahan hitut mun keur hitut
Jalma nu Percaya Diri: Jalma nu yakin yen hitutna seungit
Jalma nu Sadis: Jalma nu hitut bari dibekep ku leungeun tuluy dibekepkeun ka irung batur
Jalma nu Isinan: Jalma nu hitutna teu disada tapi ngarasa isin sorangan
Jalma nu Strategic:Lamun hitut sok bari seuri ngagak-gak meh nutupan sora hitutna
Jalma nu Bodo: Lamun geus hitut tuluy narik napas keur ngagantian hitutna nu kaluar
Jalma nu Pedit: Lamun hitut dikaluarkeun saeutik-saeutik nepi ka disada tit..tit..tit...
Jalma nu Sombong: Jalma nu sok ngambeuan hitutna sorangan
Jalma nu ramah: Jalma nu sok resep ngambeuan hitut batur
Jalma nu tara gaul: Mun hitut sok bari nyumput
Jalma nu Sakti: Mun hitut bari make tanaga dalem
Jalma nu pinter: Jalma nu bisa nyirian hitut batur
Jalma nu sial: Mun hitut kaluar jeung bukur-bukurna..........

kwkwkwkwkw... anjeun asup kategori nu mana???
(perhatian: maaf dalam sundanese version, yang tidak mengerti harap tanyakan pada yang mengerti, OK!!)

Ieu aya analisis abdi tentang Liga Italia dan Inggris: (you also can see this article at http://bolanova.com/2008/05/29/serie-a-masih-yang-terbaik)

Saat ini banyak yang menganggap Premier League sebagai liga yang terbaik di dunia. Pendapat yang sangat wajar dan beralasan mengingat prestasi fenomenal yang dilakukan tim-tim Inggris dalam dua musim terakhir di Liga Champions. Siapa pun tahu bahwa dalam dua musim terakhir, Inggris mampu mengirimkan tiga wakilnya ke babak semifinal. Setelah musim lalu gagal juara, musim ini dominasi Premier League begitu kentara dengan menghasilkan all English final di Liga Champions.



Hak siar Premier League tergolong mahal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Deloitte, Premier League kini menjadi liga yang paling diminati di seluruh dunia. Itu bisa terlihat dari pemasukan yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Untuk periode 2007-2010 saja, sekitar 625 juta pounds mengalir ke kas Premier League dari penjualan hak siar ke mancanegara. Kedahsyatan Premier League dapat terlihat dari jumlah penonton. Saat ini, Premier League disiarkan kepada lebih dari 600 juta rumah dari 202 negara di seluruh dunia.
Sedangkan Serie A selalu identik dengan berbagai skandal dan juga kerusuhan. Dimulai dengan skandal Calciopoli di tahun 2006 yang melibatkan klub-klub besar, kemudian kerusuhan di Catania yang menyebabkan tewasnya perwira polisi Fillippo Raciti. Seakan masih belum puas, musim ini Serie A kembali dihebohkan dengan tewasnya supporter Lazio Gabrielle Sandri dan juga supporter Parma Matteo Bagnaresi beberapa waktu lalu. Noda hitam yang membuat seakan Serie A “tak ada apa-apanya” jika dibandingkan dengan Premier League.

Namun, hal yang membuat Serie A lebih unggul dari Premier League adalah: walaupun diterpa berbagai skandal dan kerusuhan sepakbola Italia tak pernah kekeringan prestasi. Tentunya masih ingat dalam benak kita saat timnas Italia yang diperkuat 100 persen pemain Serie A dapat mengangkat trofi Piala Dunia di tahun 2006. Padahal saat itu negeri spageti sedang heboh dengan kasus Calciopoli. Bandingkan dengan timnas Inggris. Walaupun diperkuat pemain-pemain beken dari Premier League dan beberapa dari La Liga Inggris hanya mampu mencapai babak perempat final.

Apalah arti liga termahal dan terkompetitif di dunia jika timnasnya tak mampu berprestasi? Italia mampu membuktikan walaupun Serie A dipenuhi pemain asing, bakat-bakat lokal tak pernah padam. Dua musim terakhir, pemain Italia dapat memuncaki daftar top skor, berbeda dengan Inggris yang selalu dikuasai pemain asing.

Dari prestasi timnasnya pun Italia jauh di atas Inggris. Italia sanggup menjuarai Piala Dunia sebanyak empat kali dan Piala Eropa satu kali dengan pemain-pemain Serie A nya. Bandingkan dengan timnas Inggris yang hanya mampu menjuarai Piala Dunia satu kali, dan belum sekalipun menjuarai Piala Eropa. Bahkan musim ini Inggris harus gigit jari karena gagal lolos ke Piala Eropa. Fakta yang membuktikan bahwa Serie A masih yang terbaik.

Selasa, 27 Mei 2008

Wilujeng Tepang Taun, Luzman..!!!

Tanggal 27 Mei ini adalah hari yang bersejarah bagiku. Tepat dua dasawarsa silam aku dilahirkan. Tentunya berbagai pengalaman, baik suka maupun duka telah aku alami. Di saat tepang taun (ulang tahun) hal yang aku lakukan adalah mensyukuri nikmat Allah SWT karena telah memberikan nikmat usia dan juga berbagai nikamt lainnya yang luar biasa.

Nikmat lain yang aku syukuri adalah, ternyata banyak sekali yang perhatian padaku. Pada tanggal 27 Mei itu, FS- ku penuh sesak dengan yang mengucapkan happy birthday! Wow, aku terharu sekali. Hiks.. hiks.. Tentunya hal itu membuatku terpacu untuk bisa menjadi lebih baik, terutama blog ini juga biar bisa tambah cihuy.

Semuanya hatur nuhun nya!!!

yang ngucapin hepy bday kepadaku:


sarii
05/19/2008 9:22 am
happy bday LUZMAN!!!


ghozi
05/20/2008 7:53 am



Tha_Rie
05/24/2008 12:21 pm


SoNe
05/26/2008 9:14 pm

* woi Luzman,

Hapy bday yha!!!


Smoga tambah kurus aja!!he3,,,bcanda,,,smoga jadi pribadi yang lebih baik lagi deh!!amin.


PanGeRaNBiRu
05/27/2008 12:32 am

* udah telat apa bleom yah...??

DUKUNG PERSIB DENGAN CINTA

Jessy
05/27/2008 6:42 am


Inter Milan
05/27/2008 9:52 am

* Blognya Keren bung Luzman... ^^

Wahh, baru ultah y..

Selamat dhe..

Forza Nerazzuri!!

Anna
05/27/2008 11:40 am

* Happy B'dayy Luz..luz..maaaannn!!!!

Johann
05/27/2008 12:42 pm

* hapi beeeeeeeeeeeeeerday mate!!!

anjar
05/27/2008 3:17 pm

* met ultah man!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!

alblue
05/27/2008 8:30 pm



aULiYa
05/27/2008 10:20 pm

* aSw...........

happy birthday ya tmand.......

smoga makin sholeh n bae ajah

Ossy nie
05/28/2008 10:16 am

* assalam...



heheeheheee...

Zen s de legend
05/28/2008 11:43 am

* Wilujeng Tepang Tahun Kang Luzman's Semoga Panjang Umur,Sehat dan bahagia Selalu, Amiiiien

Sayed
Date: 05/20/2008 7:48 am
Subject: Happy to You.
Message:
Birthday Happy to You
Every Time, Every Where and Happy Anything
You Get on your friends.

Sayed
Date: 05/27/2008 11:07 pm
Subject: Happy Birthday...To Yoooouuuu......!
Message:
Happy Birthday to UUUUU.
Tambah umur semakin dekat kesana.
Kecuali bagi yang pandai menggunakan waktu.
Salam.

From: "inter.it" Add Mobile Alert
To: "Luzman Karami"
Subject: Happy Birthday
Date: Tue, 27 May 2008 06:26:21 +0200 (CEST)
HAPPY BIRTHDAY!!!

Hi Luzman,
Inter wishes you a very happy 20th birthday



Hatur nuhun kanggo sadayana...!!!




Ayo Kita Bangkit!!

Seratus tahun lalu, tepatnya tanggal 20 Mei 1908 lahirlah Budi Utomo, sebuah organisasi yang menjadi cikal bakal gerakan yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada akhirnya tanggal berdirinya Budi Utomo tersebut selalu diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Sebuah momen yang seharusnya dijadikan sebuah pijakan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme. Menunjukkan jati diri bangsa kepada dunia internasional. Sesuai dengan slogan peringatan 100 tahun kebangkitan nasional,”Indonesia bisa!”


Walaupun negeri ini sudah kekeringan prestasi, semangat nasionalisme dan juga nilai-nilai kebangsaan tak pernah pudar. Bangsa ini masih haus prestasi. Bukti konkrit adalah setiap tim nasional kita berlaga. Stadion Siliwangi Bandung, stadion yang identik dengan markas Persib Bandung ini selalu menjadi lautan biru setiap Persib bertanding. Namun, yang terjadi pada hari Jumat (25/4) lain dari biasanya. Siliwangi memerah! Apa gerangan yang terjadi? Apakah bobotoh ganti mendukung PSM Makassar yang berwarna merah? Atau ada AC Milan? Bukan, pada hari itu Siliwangi kedatangan timnas Indonesia yang akan bertanding melawan timnas Yaman.

Pukul 14.00 bobotoh sudah memasuki stadion. Bukan dengan seragam biru persib, namun dengan atribut merah-putih khas timnas Indonesia. Semangat kedaerahan berganti dengan semangat nasionalisme. Teriakan, “Indonesia! Indonesia!” bergema di seluruh penjuru stadion Siliwangi. Yel-yel untuk Persib berganti menjadi yel-yel untuk timnas Indonesia. Walaupun ketua umumnya narapidana, masih ada secercah kebanggaan dan harapan untuk timnas agar bisa kembali bangkit dan menggapai prestasi di kancah internasional. Maju terus Garudaku!

Saya yang duduk di tribun timur ikut merasakan atmosfer luar biasa itu. Nasionalisme tanpa batas. Tulisan, “Indonesia, You’ll never Walk Alone” terpampang di tribun samping utara. Bendera merah putih pun dikibarkan. Suasana dahsyat yang jarang terjadi di Siliwangi. Nova Arianto diturunkan sebagai starter. Ia bermain penuh. Eka Ramdani dan Hariono pun akhirnya diturunkan. Eka menggantikan Mahyadi Panggabean yang bermain kurang optimal. Bambang Pamungkas pun mencetak gol kemenangan Indonesia. Babak kedua stamina pemain timnas terlihat sudah habis. Hal itu dimanfaatkan oleh pemain Yaman untuk terus memborbardir pertahanan tim Merah-Putih. Beruntunglah kedudukan tak berubah, 1-0 untuk timnas Indonesia. Dukungan bobotoh terhadap timnas menggambarkan sebuah harapan agar timnas kembali bisa bangkit dan meraih prestasi tinggi.

Sayangnya semangat kebangkitan nasional tidak mampu diwujudkan tim nasional Indonesia pada Rabu (21/5). Pada pertandingan melawan Bayern Muenchen tersebut hanya dua pemain Persib yang diturunkan yaitu Maman Abdurrahman sebagai starter dan Eka Ramdani sebagai pemain pengganti. Hasilnya pun sangat mengecewakan. Walaupun Bayern hanya turun dengan pemain lapis keduanya, timnas dipermalukan dengan skor telak 1-5. Padahal Stadion Utama Gelora Bung Karno dipenuhi oleh sekitar 70 ribu penonton yang tak henti mendukung timnas. Maka jangan heran jika Indonesia hanya “nangkring” di peringkat 131 FIFA, di bawah negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Singapura. Sebuah ironi di saat peringatan satu abad Kebangkitan Nasional.

Jika tim nasional kita masih sulit untuk bangkit, maka tak berlebihan jika kita menaruh harapan pada tim kesayangan kita, Persib Bandung. Saat launching tim (24/5), suasana meriah menunjukkan bahwa bobotoh ingin agar Persib bangkit dan meraih titel Liga Super 2008. Ingat, Persib pernah mengharumkan nama bangsa saat lolos ke perempatfinal Liga Champions Asia 1995. Bahkan saat itu pelatih Persib, Indra M Thohir terpilih sebagai pelatih terbaik versi AFC. Sebuah prestasi fenomenal yang sangat diharapkan dapat terulang tahun ini.

Harapan tersebut tak berlebihan jika melihat materi pemain Persib saat ini. Nama-nama beken seperti Atep, Hilton Morreira, Maman Abdurrahman, dan Airlangga sudah bergabung dengan Persib. Partai uji coba melawan peraih Double Winners, FCa Sriwijaya, Selasa (3/6) dapat menjadi pembuktian sejauh mana kesiapan tim untuk bangkit meraih prestasi tertinggi. Ayo bangkitlah Indonesiaku! Bangkitlah Persibku!


Kamis, 22 Mei 2008

Antara Soeharto dan Juventus

(artikel ini artikelku tahun 2006, dari blog Kumaha Aing (luzman-interisti.blogspot.com )

Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya melihat judul di atas. Apa gerangan hubungan antara tokoh besar dengan klub besar itu? Apakah Soeharto sangat menggemari klub berjuluk I Bianconeri itu? Tentu tidak. Memang tidak ada hubungan langsung antara Soeharto dengan klub asal kota Turin, Italia tersebut. Namun, jika kita telaah ternyata ada banyak persamaan antara keduanya.



Mari kita bicarakan terlebih dahulu mantan presiden kita, Jenderal Besar Purnawiraman Soeharto. Lahir di Kemusuk, Agromulyo, Yogyakarta pada tanggal 8 Juni 1921 beliau adalah presiden yang kedua setelah Soekarno. Beliau mulai menjabat sejak keluarnya Supersemar yang dinilai kontroversial pada tanggal 12 Maret 1967 sebagai Pejabat Sementara Presiden dan dipilih sebagai Presiden pada tanggal 21 Maret 1967 oleh MPRS. Soeharto dipilih kembali oleh suara MPR pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998. Beliau adalah orang yang paling lama menjabat sebagai Presiden RI, hampir selama 32 tahun. (sumber: wikipedia)

Sementara itu Juventus berdiri pada November 1897 dengan markas di Stadion Delle Alpi, Turin, Italia. Klub berjuluk La Vecchia Signora itu merupakan klub tersukses di Italia dan juga sempat merajai Eropa. Sepanjang sejarahnya klub ini telah meraih 27 scudetto, 9 Piala Italia, 4 Piala Super Italia, 2 Liga Champions, 3 Piala UEFA, 1 Piala Winners, 2 Piala Super Italia, serta 2 Piala Intercontinental.

Baik Soeharto dan Juventus pernah mengalami masa kejayaan. Pada masa kekuasaannya Soeharto sangat ditakuti. Beliau sempat dijuluki Bapak Pembangunan Nasional mengingat jasanya di bidang pembangunan dan juga pertumbuhan ekonomi. Saat itu prangko dan juga uang kertas pernah memuat gambar Soeharto. Saat itu Soeharto dianggap memiliki jasa yang besar bagi Indonesia.

Untuk mengendalikan jumlah penduduk Indonesia, Soeharto memulai kampanye Keluarga Berencana yang menganjurkan pasangan untuk memiliki 2 anak. Hal ini dilakukan untuk menghindari ledakan penduduk yang dapat mengakibatkan berbagai masalah, mulai dari kelaparan, penyakit sampai kerusakan lingkungan hidup. Dalam bidang pendidikan Soeharto memelopori proyek Wajib Belajar yang bertujuan meningkatkan rata-rata taraf tamatan sekolah anak Indonesia. Pada awalnya, proyek ini membebaskan murid pendidikan dasar dari uang sekolah (Sumbangan Pembiayaan Pendidikan) sehingga anak-anak dari keluarga miskin juga dapat bersekolah. Hal ini kemudian dikembangkan menjadi Wajib Belajar 9 tahun.

Setali tiga uang dengan Juventus. Klub ini sangat ditakuti pada masa jayanya. Direktur Umum Juventus saat itu, Luciano Moggi sangat lihai dalam membeli pemain. Pemain-pemain top dunia semacam Alessandro Del Piero, Gianluigi Buffon yang menjadi kiper termahal di dunia, Pavel Nedved, dan juga Fabio Cannavaro sempat didatangkan ke Stadion Delle Alpi. Dengan skuad yang penuh bintang tentunya tak sulit bagi Juventus untuk meraih berbagai macam gelar baik domestik maupun Eropa.

Namun, dibalik kesuksesan keduanya selalu diwarnai dengan kontroversi. Pada 1970 Soeharto melarang protes pelajar setelah demonstrasi yang meluas melawan korupsi. Sebuah komisi menemukan bahwa korupsi sangat umum. Soeharto menyetujui hanya dua kasus dan kemudian menutup komisi tersebut. Korupsi kemudian menjadi sebuah endemik.

Beliau memerintah melalui kontrol militer dan penyensoran media. Beliau menguasai finansial dengan memberikan transaksi mudah dan monopoli kepada saudara-saudaranya, termasuk enam anaknya. Beliau juga terus memainkan faksi berlainan di militer melawan satu sama lain, dimulai dengan mendukung kelompok nasionalis dan kemudian mendukung unsur Islam.
Sama halnya dengan Juventus. Klub ini sering sekali mendapat “bantuan” wasit dalam memperoleh kemenangan. Yang paling fenomenal adalah pada musim 1997-98. Saat itu Juventus bersaing ketat dengan Inter Milan untuk merebut scudetto. Hingga pekan ke-30 Inter menempel ketat Juventus dengan selisih satu angka. Partai Juventus kontra Inter di pekan ke-31 diprediksi menjadi penentuan juara.

Saat itu Inter kalah karena keputusan wasit yang kontoversial. Striker Inter, Ronaldo – saat itu membela Inter – dijatuhkan oleh Mark Iuliano. Kubu Inter meminta penalti. Wasit Piero Ceccarini menolaknya. I Nerazzuri akhirnya kebobolan oleh gol Alessandro Del Piero. Inter kalah 0-1. Scudetto pun melayang ke Turin. Itu hanyalah salah satu contoh keputusan kontroversial yang sering “membantu” Juventus.

Jatuhnya Soeharto dan Juventus
Mekipun sempat menyatakan untuk tidak dicalonkan kembali sebagai Presiden pada periode 1998-2003, terutama pada acara Golongan Karya, Soeharto tetap memastikan ia terpilih kembali oleh parlemen untuk ketujuh kalinya di Maret 1998. Setelah beberapa demonstrasi, kerusuhan, tekanan politik dan militer, Presiden Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998 untuk menghindari perpecahan dan meletusnya ketidakstabilan di Indonesia. Pemerintahan dilanjutkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, B.J. Habibie. (Sumber: wikipedia)

Dalam pemerintahannya yang berlangsung selama 32 tahun lamanya, telah terjadi penyalahgunaan kekuasaan termasuk korupsi dan pelanggaran HAM. Hal ini merupakan salah satu faktor berakhirnya era Soeharto.

Sedangkan Juventus tampil digdaya di Italia setelah merebut scudetto dua kali berturut-turut pada musim 2004-05 dan 2005-06. Namun, akhirnya kedua gelar tersebut dicabut karena Juventus, bersama klub Italia lainnya: AC Milan, Lazio, Fiorentina, dan Reggina, terlibat skandal pengaturan skor yang dikenal dengan sebutan Calciopoli. Gelar musim 2005-06 “diberikan” kepada Inter Milan sedangkan gelar musim 2004-05 dinyatakan kosong.

Skandal ini pertama ditemukan karena penyelidikan doping di Juventus, di mana beberapa alat penyadap dipasang. Transkrip pembicaraan telepon diterbitkan di surat-surat kabar Italia, di antaranya adalah pembicaraan manajer umum Juventus, Luciano Moggi pada musim pertandingan 2004-05 mengenai pengaturan pertandingan, perjudian, dan pemalsuan catatan keuangan. Moggi sendiri kemudian diberi sanksi dilarang aktif di persepakbolaan selama lima tahun.

Hukuman yang Berlarut-larut


Kasus dugaan korupsi Soeharto menyangkut penggunaan uang negara oleh 7 buah yayasan yang diketuainya. Pada 1995, Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 90 Tahun 1995. Kepres ini mengimbau para pengusaha untuk menyumbang 2 persen dari keuntungannya untuk Yayasan Dana Mandiri.

Hasil penyidikan kasus tujuh yayasan Soeharto menghasilkan berkas setebal 2.000-an halaman. Berkas ini berisi hasil pemeriksaan 134 saksi fakta dan 9 saksi ahli, berikut ratusan dokumen otentik hasil penyitaan dua tim yang pernah dibentuk Kejaksaan Agung, sejak tahun 1999. Sidang kasus korupsi Soeharto berlangsung berlarut-larut. Dimulai pada 28 September 2000 – saat itu sidang dihentikan karena alasan kesehatan – hingga 12 Mei 2006 dengan keputusan menghentikan penuntutan dugaan korupsi Soeharto karena kondisi fisik dan mental terdakwa yang tidak layak diajukan ke persidangan. (sumber:wikipedia)

Bagaimana dengan Juventus? Tak jauh beda. Oleh pengadilan, Juventus dihukum degradasi ke Serie B, pengurangan 30 nilai untuk musim berikutnya (2006-07), penghapusan dua gelar juara Serie A musim 2004-05 dan 2005-06, dilarang tampil di Liga Champions 2006/07, dan didenda 100.000 dolar AS (sekitar Rp 950 juta). Melalui banding, Juventus mendapat keringanan hukuman, degradasi di Serie B dengan minus 17 nilai.

Bermain di Serie B tentunya sebuah aib bagi klub sebesar Juventus. Pemain bintang Juventus semacam Zlatan Ibrahimovic, Patrick Vieira, Gianluca Zambrotta, Fabio Cannavaro, Emerson, dan Lilian Thuram memutuskan hengkang ke klub lain karena tak sudi bermain di Serie B. Hanya pemain dengan loyalitas tinggi seperti Pavel Nedved, Alessandro Del Piero, dan Gianluigi Buffon yang memutuskan bertahan.

Akhirnya, pada 27 Oktober 2006 CONI (Komite Olimpiade Nasional Italia) memutuskan untuk kembali memperingan hukuman Juventus menjadi minus 9. Hal ini memudahkan Juventus untuk promosi ke Serie A musim depan.(musim 2007-08-red)

Mungkin memang terlalu jauh membandingkan mantan Presiden kita, Soeharto dengan Juventus. Namun, melihat perjalanan keduanya yang penuh dengan lika-liku dan kontroversi tentunya dapat menjadi renungan dan pelajaran bagi kita semua.


Komentar di Kumaha Aing (luzman-interisti.blogspot.com):

1. angkix mengatakan...

Seandainya Pak Harto sempat membaca cerita anda, mungkin Pak Harto bakalan jadi tifosi setia Juvantus tu....
2008 Maret 1 03:43

2. angkix mengatakan...

Pak Harto pasti bakalan jadi tifosi setia Juventus deh....
2008 Maret 1 03:47

Minggu, 18 Mei 2008

Inter Campioni d'Italia

Musim ini merupakan musim yang begitu berat bagi Internazionaile Milan. Perebutan scudetto mesti dilakukan hingga giornata terakhir. Setelah sebelumnya sempat selisih 11 poin dengan AS Roma, saat pertandingan menyisakan satu pekan saja, Inter hanya unggul satu poin dari AS Roma.

Pekan terakhir, Inter harus berhadapan dengan Parma dan Roma menghadapi Catania. Tragedi musim 2001-02 terbayang akan terulang saat Roma mampu unggul cepat atas Catania. Musim itu Inter yang unggul 1 poin dari Juventus gagal menjadi juara karena dikalahkan Lazio 4-2.

Untunglah, tragedi itu tak berulang. Keputusan Roberto Mancini memasukkan Zlatan Ibrahimovic menit ke-51 sangat tepat. Menit ke-62 ia sanggup membuat Interisti bersorak. Scudetto di depan mata! Bahkan ia kembali mencetak gol menit ke-79. Hal yang membuat AS Roma kekurangan gairah, dan Catania sanggup menyamakan kedudukan.




Akhirnya Inter sanggup memastikan scudetto ke-16nya, atau yang ketiga kalinya secara beruntun! Kado yang indah di centenary Inter, dan juga menjelang ulang tahun saya yang ke-20. Inter Championi D’Italia. FORZA LA BENEAMATA!! Yup, malam itu adalah malamnya para Interisti. Kota Milan benar-benar menjadi milik Interisti karena di saat bersamaan AC Milan gagal melenggang ke Liga Champions walau sanggup menaklukkan Udinese 4-1. Malam yang sangat indah bagi para Interisti, namun penuh kekecewaan bagi Milanisti.

Parma 0-2 Inter (HT: 0-0)

Scorers: Ibrahimovic 62, 79.

Parma: 99 Pavarini; 33 Coly, 28 Paci, 24 Couto, 7 Castellini; 4 Morrone, 55 Parravicini (22 Moretti 88), 21 Cigarini (9 Lucarelli ); 83 Reginaldo (6 Antonelli 77), 20 Budan; 18 Gasbarroni.
Subs not used: 5 Bucci, 2 Zenoni, 15 Martinez, 32 Corradi.
Coach: Andrea Manzo.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 24 Rivas, 23 Materazzi, 6 Maxwell; 4 Zanetti, 14 Vieira, 5 Stankovic, 31 Cesar (8 Ibrahimovic 51); 9 Cruz, 45 Balotelli (30 Pelé 77).
Subs not used: 1 Toldo, 16 Burdisso, 11 Jimenez, 18 Crespo, 29 Suazo.
Coach: Roberto Mancini.

Referee: Gianluca Rocchi (Florence).


Inter Road to 2007-08 scudetto
1 Sun, Aug 26 2007 Inter - Udinese 1 - 1
2 Sat, Sep 1 2007 Empoli - Inter 0 - 2
3 Sun, Sep 16 2007 Inter - Catania 2 - 0
4 Sun, Sep 23 2007 Livorno - Inter 2 - 2
5 Wed, Sep 26 2007 Inter - Sampdoria 3 - 0
6 Sat, Sep 29 2007 Roma - Inter 1-4
7 Sat, Oct 6 2007 Inter - Napoli 2 - 1
8 Sat, Oct 20 2007 Reggina - Inter 0 - 1
9 Sun, Oct 28 2007 Palermo - Inter 0 - 0
10 Wed, Oct 31 2007 Inter - Genoa 4 - 1
11 Sun, Nov 4 2007 Juventus - Inter 1 - 1
12 Wed, Dec 5 2007 Inter - Lazio 3 - 0
13 Sat, Nov 24 2007 Inter - Atalanta 2 - 1
14 Sun, Dec 2 2007 Fiorentina - Inter 0 - 2
15 Sun, Dec 9 2007 Inter - Torino 4 - 0
16 Sun, Dec 16 2007 Cagliari - Inter 0 - 2
17 Sun, Dec 23 2007 Inter - Milan 2 - 1
18 Sun, Jan 13 2008 Siena - Inter 2 - 3
19 Sun, Jan 20 2008 Inter - Parma 3 - 2
20 Sun, Jan 27 2008 Udinese - Inter 0 - 0
21 Sun, Feb 3 2008 Inter - Empoli 1 - 0
22 Sun, Feb 10 2008 Catania - Inter 0 - 2
23 Sat, Feb 16 2008 Inter - Livorno 2 - 0
24 Sun, Feb 24 2008 Sampdoria - Inter 1 - 1
25 Wed, Feb 27 2008 Inter - Roma 1 - 1
26 Sun, Mar 2 2008 Napoli - Inter 1 - 0
27 Sat, Mar 8 2008 Inter - Reggina 2 - 0
28 Sun, Mar 16 2008 Inter - Palermo 2 - 1
29 Wed, Mar 19 2008 Genoa - Inter 1 - 1
30 Sat, Mar 22 2008 Inter - Juventus 1 - 2
31 Sat, Mar 29 2008 Lazio - Inter 1 - 1
32 Sun, Apr 6 2008 Atalanta - Inter 0 - 2
33 Sun, Apr 13 2008 Inter - Fiorentina 2 - 0
34 Sun, Apr 20 2008 Torino - Inter 0 - 1
35 Sun, Apr 27 2008 Inter - Cagliari 2 - 1
36 Sun, May 4 2008 Milan - Inter 2 - 1
37 Sun, May 11 2008 Inter - Siena 2 - 2
38 Sun, May 18 2008 Parma - Inter 0 - 2

Jumat, 16 Mei 2008

Partai Seru di Luzhniki Stadium

Sebelum artikel, ada info penting nih

Assalamualaikum wr.wb.
Request for all Muslims:
Don't say "mosque" but say "Masjid" coz Islam people has found that Mosque=mosquitos.
Don't write "Mecca" write correctly "Makkah" coz Mecca= house of wines.
Don't write "Mohd" write completely as "Muhammad" coz Mohd=the dog with big mouth.
Don't write "4JJI" write "ALLAH SWT" coz 4JJI= for Judas, Jesus, Isa Almasih.
If you want to cut "Assalamualaikum" say "Asslm" not "Ass" coz Ass=donkey.
Please forward this to more Muslims. THX.

Kembali ke topik semula

Rabu, tanggal 21 Mei 2008, seluruh perhatian pencinta sepakbola akan tercurah ke Moskow, Rusia, tepatnya di stadion Luzhniki. (Stadion Luzhniki, mungkin Luzhniki tuh saudaranya Luzman, hehehe). Yup di stadion megah ini akan terjadi pertandingan yang paling ditunggu, final Liga Champions 2007-08 yang akan mempertemukan dua penguasa English Premier League, The Red Devil Manchester United dan The Blues Chelsea.

Di Liga Primer, MU telah berhasil mengangkangi Chelsea sebagai jawara. Apakah di Luzhniki nanti MU akan menyandingkan gelar Liga Primer dengan Liga Champions. Ataukah Chelsea yang akan membalaskan dendamnya terhadap MU sekaligus meraih trofi Liga Champions pertamanya? Dilihat dari sisi historis dan pengalaman, MU memang lebih unggul dibandingkan Chelsea. Namun hal itu bukan menjadi jaminan The Red Devils akan menjadi yang terbaik di Moskow nanti.

Siapakah yang pantas menjadi yang terbaik? Inilah hasil polling di Kumaha Aing dan Kumaha Anjeun:


Dua kali polling tentang Liga Champions diadakan, saat menjelang babak semifinal dan menjelang babak final. Menariknya, hasilnya relatif sama: pendukung MU lebih banyak! Hasil polling di Kumaha Aing dan Kumaha Anjeun menunjukkan hasil yang relatif sama. Di Kumaha Aing (http://luzman-interisti.blogspot.com) dari total 22 responden 13 orang (59 %) memilih MU sebagai juara dan 9 orang (41 %) memilih Chelsea. Sedangkan di Kumaha Anjeun (http://kumahaanjeun.blogspot.com) dari total 12 responden 7 orang (58 %) memilih MU dan 5 orang (42 %) memilih Chelsea.

Memang jumlah fans MU lebih banyak dibandingkan Chelsea. Berdasarkan Sport + Markt jumalah fans MU adalah 135 juta orang, di atas fans Chelsea yang “hanya” berkisar 90 juta orang. Apakah ini akan menjadi sinyal The Red Devils akan mengangkangi The Blues untuk kali ketiga setelah di Community Shield dan Premier League? Atau justru pasukan Roman Abrahamovich yang akan berpesta di Rusia? Jawabannya akan terhampar di rerumputan Stadion Luzhniki tanggal 21 Mei mendatang! Don’t forget to watch UEFA CHAMPIONS LEAGUE FINAL, Manchester United vs Chelsea, Thursday, 22 May 2008, at 01.30 WIB live on RCTI.

Minggu, 11 Mei 2008

Buku Tamu

Mungkin pengguna word press agak bingung saat masuk ke blogspot. Di wordpress ada yang namanya buku tamu atau guest book. Nah kalo di blogspot kan kagak ada. Makanya suka bingung kalo mau nulis komen yang nggak ada hubungannya ama tulisan. Buat say hai gituh deh,,
atau mungkin mau tukeran link juga boleh di sini
daripada di shoutbox ga bisa komen panjang2
mending di sini, tul gak??

atau mungkin ada yang mau kenalan ama saya?
yg jelas sy tuh orangnya imut dan lucu
ini foto saya.. imut-imut kan??


okey segitu aja deh
ditunggu masukannya buat blog ini
buat yang mau ngasih makanan juga boleh
hoho

Rabu, 07 Mei 2008

Get Ready for the Party!

Derby della madonnina (4/5) lalu memang menyisakan kenangan pahit untuk Internazionaile Milan. Sebenarnya jika Inter sanggup menaklukkan seteru sekotanya, Inter akan memastikan scudetto ke 16-nya. Namun apa daya, Inter justru kalah 2-1. Keputusan Mancini yang baru memasukkan Balotelli saat Inter sudah tertinggal 2-0 patut dipertanyakan. Apakah ia masih meragukan kemampuan si Mario Bross itu? Di saat bersamaan, sang seteru AS Roma justru sanggup mengalahkan Sampdoria 3-0. Hal ini membuat selisih poin menjadi 3 dengan menyisakan 2 pertandingan.

Namun, pasukan Biru-Hitam mampu bangkit. Buktinya dini hari tadi Inter sanggup mengalahkan Lazio 2-0 dengan pemain-pemain mudanya. Ini membuat Inter melaju ke partai puncak Coppa Italia untuk 4 kali berturut-turut. Menariknya dalam 4 kali menuju partai final, Inter bertemu lawan yang sama, AS Roma. Kemungkinan besar juga terjadi musim ini.

Lazio 0-2 Inter (HT: 0-0, AGG: 0-2)

Scorers: Pelé 52, Cruz 85.

Lazio (4-3-3): 32 Ballotta; 29 De Silvestri (17 Tare 87), 13 Siviglia, 25 Cribari, 8 Zauri (3 Kolarov 67); 6 Dabo (5 Mutarelli 80), 24 Ledesma, 85 Behrami; 19 Pandev, 9 Bianchi, 18 Rocchi.
Subs not used: 1 Muslera, 7 Rozehnal, 11 Mauri, 26 Mudingayi.
Coach: Delio Rossi.

Inter (4-4-1-1): 1 Toldo; 16 Burdisso (23 Materazzi 68), 24 Rivas, 26 Chivu (13 Maicon 77), 6 Maxwell; 4 Zanetti, 36 Bolzoni (9 Cruz 59), 30 Pelé, 31 Cesar; 11 Jimenez; 29 Suazo.
Subs not used: 12 Julio Cesar, 18 Crespo, 19 Cambiasso, 50 Siligardi.
Coach: Roberto Mancini.

Referee: Massimiliano Saccani (Mantua).

Booked: Pelé 41, Behrami 50, Cruz 79, Kolarov 79.
Sent off: Mancini 64, Materazzi 83.

Pekan ini Inter akan menjamu Siena. Kemenangan akan membuat pesta yang tertunda pekan lalu terjadi pekan ini. Situasi ini nyaris sama dengan musim lalu. Saat itu Inter akan menjadi juara di pekan ke-32 jika sanggup mengalahkan AS Roma. Namun, apa daya Inter justru keok 3-1. Hal tersebut hanya menunda pesta satu pekan. Sebab pekan berikutnya Inter dapat menaklukkan Siena dan merebut gelar ke-15 nya dengan torehan rekor fantastis.

Menariknya musim ini pun lawan yang akan dihadapi setelah pesta Inter tertunda adalah Siena. Apakah Siena akan kembali menjadi penentu Inter untuk merebut scudetto? Kita tunggu saja



Musim lalu, Inter juara setelah menaklukkan Siena. Apakah akan terulang?


Ada artikel kiriman dari bapakku di Aceh:

"NDESO"
oleh : Ika S. Creech *)

Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan, udik, shock culture,
countrified dan sejenisnya. Ketika mengalami atau merasakan sesuatu yang baru dan sangat
mengagumkan, maka ia merasa takjub dan sangat senang, sehingga ingin terus menikmati dan
tidak ingin lepas, kalau perlu yang lebih dari itu. Kemudian ia menganggap hanya dia atau hanya segelintir orang yang baru merasakan dan mengalaminya. Maka ia mulai atraktif, memamerkan dan sekaligus mengajak orang lain untuk turut merasakan dan menikmatinya, dengan
harapan orang yang diajak juga terkagum-kagum sama seperti dia.

Lebih dari itu ia berharap agar orang lain juga mendukung terhadap langkah-langkah untuk
menikmatinya terus-menerus. Hal ini biasa, seperti saya juga sering mengalami hal demikian,
tetapi kita terus berupaya untuk terus belajar dari sejarah, pengalaman orang lain, serta
belajar bagaimana caranya tidak jadi orang norak, kampungan alias ndeso.

Semua kampus di Jepang penuh dengan sepeda, tak terkecuali dekan atau bahkan Rektorpun
ada yang naik sepeda datang ke kampus. Sementara pemilik perusahaan Honda tinggal di sebuah apartemen yang sederhana. Ketika beberapa pengusaha ingin memberi pinjaman kepada pemerintah Indonesia mereka menjemput pejabat Indonesia di Narita. Pengusaha tersebut bertolak dari Tokyo menggunakan kendaraan umum, sementara pejabat Indonesia yang akan dijemput menggunakan mobil dinas Kedutaan yaitu Mercedes Benz.

Ketika saya di Australia berkesempatan melihat sebuah acara dari jarak yang sangat dekat,
yang dihadiri oleh pejabat setingkat menteri, saya tertarik mengamati pada mobil yang mereka
pakai yaitu merek Holden baru yang paling murah untuk ukuran Australia. Yang menarik, para
pengawalnya tidak terlihat karena tidak berbeda penampilannya dengan tamu-tamu, kalau tidak jeli mengamati kita tidak tahu mana pengawalnya. Di Sidney saya berkenalan dengan seorang pelayan restoran Thailand. Dia seorang warga negara Malaysia keturunan China, sudah menyelesaikan Docktor, sekarang sedang mengikuti program Post-Doc, Dia anak serorang pengusaha yang kaya raya di negaranya. Tidak ingin menggunakan fasilitas orang tuanya malah jadi pelayan. Dia juga sebenarnya memperoleh beasiswa dari perguruan tingginya.

Satu bulan di Jepang, saya tidak melihat orang menggunakan HP Nokia Communicator,
mungkin kelemahan saya mengamati. Setelah saya baca koran, ternyata konsumen terbesar
HP Nokia Communicator adalah Indonesia. Sempat berkenalan juga dengan seorang yang
berada di stasiun kereta di Jepang, ternyata dia anak seorang pejabat tinggi negara,
juga naik kereta. Yang tak kalah serunya saya juga jadi pengamat berbagai jenis
sepatu yang di pakai masyarakat Jepang ternyata tak bermerek, wah ini yang ndeso. siapa ya?

Sulit membedakan tingkat ekonomi seseorang baik di jepang atau di Australia, baik dari penampilannya, bajunya, kendaraannya, atau rumahnya. Kita baru bisa menebak kekayaan
seseorang kalau sudah mengetahui riwayat pekerjaan dan jabatanya di perusahaan.
Jangan-jangan kalau orang Jepang diajak ke Pondok Indah bisa pingsan melihat
rumah mewah dan berukuran besar. Rata-rata rumah di Jepang memiliki tinggi plafon
yang bisa digapai dengan tangan hanya dengan melompat. Sehingga untuk duduk pun banyak yang lesehan.

Sampai akhir hayatnya Rasulullah tidak membuat istana negara dan benteng pertahanan
(khandaq hanyalah strategi sesaat, untuk perang ahzab saja), padahal Rasulullah
sudah sangat mengenal kemewahan istana raja-raja negara sekelilingnya, karena
beliau punya pengalaman berdagang. Lalu dimana aktivitas kenegaraan dilakukan?
Jawabannya di Masjid.

Beliau punya banyak jalan yang legal untuk bisa membangun istana. Di Mekkah menikah
dengan janda kaya, di Madinah menjadi kepalanegara, mempunyai hak prerogatif dalam
mengatur harta rampasan perang dan ada jatah dari Allah untuk dipergunakan sekehendak
beliau, belum hadiah dari raja-raja. Tetapi mengapa beliau sering kelaparan, mengganjal
perut dengan batu, puasa sunnah niatnya siang hari, shalat sambil duduk menahan perih perut dan seterusnya.

Ketika Indonesia sedang terpuruk, Hutang sedang menumpuk, rakyat banyak yang mulai
ngamuk. Negara sedang kere, rakyat banyak yang antri beras, minyak tanah, minyak
goreng dll. Maka harga diri kita tidak bisa diangkat dengan medali emas turnamen
olah raga, sewa pemain asing, banyak perayaan yang gonta-ganti baju seragam,
baju dinas, merek mobil, proyek mercusuar, dll, dsb, dst.....

Bangsa ini akan naik harga dirinya kalo hutang sudah lunas, kelaparan tidak ada
lagi, tidak ada pengamen dan pengemis, tidak ada lagi WTS, angka kriminal rendah,
korupsi berkurang, pendidikan terjangkau, sarana kesehatan memadai, punya posisi tawar
terhadap kekuatan global, serta geopolitik dan geostrategi yang disegani. Maka orang
Ndeso (alias norak) tidak mampu mengatasi krisis karena tidak bisa menjadikan krisis
sebagai paradigma dalam menyusun APBD dan APBN. Nah, karena yang menyusun orang-orang norak maka asumsi dan paradigma yang dipakai adalah negara normal atau bahkan mengikut negara maju. Bayangkan ada daerah yang menganggarkan dana untuk sepak bola 17
milyar Rupiah, sementara anggaran kesejahteraan rakyatnya hanya 100 juta Rupiah, wiiieh!!!

Akhirnya penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari atas sampai bawah :
- Orang bisa antri Raskin sambil pegang HP
- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok
- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untuk beli TV dan kulkas
- Orang bule mabuk karena kelebihan uang
- Orang kampung mabuk beli minuman patungan
- Pengemis bisa mendengarkan MP3 player sambil goyang kepala
- Para pengungsi bisa berjoged dalam tendanya
- Orang-orang dapat membeli gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah
- Ijazah Doktor luar negeri bisa di beli sebuah rumah petakan gang sempit di Cibubur
- Kelihatannya orang sibuk ternyata masih sering keluar masuk McDonald
- Kelihatannnya orang penting, ternyata sangat tahu detail dunia persepakbolaan
- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin HP
- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja
- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa-dansi di acara tembang kenangan.
- Agar kampanye menang harus berani sewa bokong-bokong bahenol ngebor
- Agar masyarakat cerdas maka sajikan lagu goyang dombret dan wakuncar
- Agar bisa disebut terbuka maka harus bisa buka-bukaan
- Agar kelihatan inklusif maka harus bisa menggandeng siapa saja, kalau perlu jin tomang juga digandeng

Yang lebih mengerikan lagi adalah supaya kita tidak terlihat kere, maka harus bisa tampil keren.

Makin kiamatlah kalo si kere tidak tahu dirinya kere.

*) Penulis adalah Putra Indonesia Asli, kini
bertempat tinggal di Paris, Perancis dan bekerja
sebagai Pembawa Acara di salah satu stasiun di Perancis.
__._,_.___

Menuntut Kenyamanan Stadion

Stadion, elemen vital dalam permainan sepakbola. Sayangnya stadion-stadion di Indonesia sangat sedikit yang dapat menampung penonton dalam skala besar. Fasilitas dalam stadion pun sangat mengecewakan.

Tercatat hanya Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta, Jakabaring Palembang, serta Jalak Harupat Kab. Bandung yang memenuhi standar FIFA. Itu pun masih dengan fasilitas kurang memuaskan. Bagaimana sepakbola Indonesia bisa maju jika stadion-stadionnya masih di bawah standar?



Stadion Siliwangi, Bandung


Lalu bagaimana Persib Bandung? Persib tercatat sebagai satu-satunya tim eks perserikatan yang tidak memiliki stadion sendiri. Stadion Siliwangi yang selama ini menjadi home base, milik Kodam III/Siliwangi. Bandung yang terkenal dengan pusat perbelanjaan dari mulai mal, plasa, café, dll ternyata tidak memiliki stadion sendiri.

Stadion Siliwangi pun sudah sangat tak layak digunakan oleh tim sekelas Persib. Kapasitas stadion yang sangat minim (23.000 penonton), papan skor manual, penerangan yang seadanya, kursi yang tak layak, ditambah dengan WC yang sangat tidak terawat, itulah kondisi stadion yang digunakan tim yang terakhir kali menjadi juara pada 1994 ini. Belum lagi adanya penjualan “tiket keriting” yang membuat penonton melebihi kapasitas stadion sehingga pandangan menonton tidak jelas.

Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan tersebut Pemerintah Kota Bandung akan membangun stadion baru di kawasan Pusat Primer Gedebage (PPG). Dengan biaya total Rp350 miliar dan berbagai fasilitas pendukung, stadion seluas 49 hektar ini dapat menampung 60-80 ribu penonton. Kelihatannya cukup mewah. Namun jika pembangunan saja baru dimulai pada bulan depan, kapan stadion ini akan selesai? Tentunya Persib masih harus menggunakan Stadion Siliwangi.

Apa saja yang harus dibenahi? Pertama, mushala. Di sekitar stadion perlu dibangun sebuah mushola agar para bobotoh yang beragama Islam melaksanakan shalat ashar sebelum mendukung Persib. Kedua, nomor tempat duduk. Hal ini untuk mengantisipasi beredarnya “tiket keriting” dan penonton yang melebihi kapasitas.

Ketiga, layar lebar. Penonton yang tidak memiliki tiket mungkin dapat sedikit terpuaskan dengan adanya layar lebar. Keempat, papan skor elektronik. Kelima, WC harus diperbaiki. Keenam, penerangan harus diperbaiki untuk mengantisipasi jika Persib harus bertanding malam hari.

Mungkin hanya itu bagian-bagian yang harus diperhatikan. Jangan sampai kejadian ketika pertandingan melawan Persema Malang (14/3) – saat bobotoh menjebol pintu stadion – kembali terulang. Jika itu terjadi lagi tentunya akan merugikan Persib yang saat ini sedang bagus-bagusnya.

(Dimuat di Tabloid SOCCER No. 41/VII/Sabtu, 14 April 2007, hadiah: topi dan kaos Soccer)