Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Minggu, 21 September 2008

Tes Beasiswa Djarum

Jantungku berdegup kencang, tanganku gemetaran, gigiku gemeletuh, keringat darah bercucuran (lebay pisan..). Itulah yang terjadi saat hari Sabtu (20/9) saya mengikuti tes beasiswa Djarum. Tes kemarin tuh berbeda dengan tes sebelumnya. Kalo tes sebelumnya hanya menulis, membuat karangan kali ini para peserta harus memperkenalkan diri, maju satu-per satu ke depan. Masalahnya, saya paling tidak bisa ngomong. Setiap harus berbicara di depan umum, saya selalu gempeur, tegang pisan. Beda kalo disuruh nulis mah lancar. Sama aja waktu saya berkesempatan bertanya di STV saat acara Piriwit Biru..(masuk tipi tea). Wuih tegangnya bukan main..

Tes beasiswa kemarin merupakan tahap ketiga dari rangkaian tes beasiswa Djarum. Tahap pertama, pendaftaran formulir, transkrip nilai, dan sebagainya. Kemudian diseleksi mengikuti seleksi selanjutnya hanya 64 orang. Selanjutnya dipilih sehingga tinggal 36 orang. Alhamdulillah saya bisa mengikuti seleksi hingga tahap akhir. Nah dari 36 itu rencanaya akan dipilih 15 orang. Jika terpilih, akan mendapat uang dari Djarum sebesar 300ribu per bulannya dalam jangka waktu satu tahun.

Setiap universitas ada jatahnya masing-masing. Tesnya pun dipisahkan setiap universitas. Hari Sabtu kemarin yang ikut tes adalah mahasiswa dari berbagai fakultas di Unpad. Setiap orang memperkenalkan dirinya masing-masing, modal yang dimiliki agar diterima di beasiswa djarum dan juga pendapat tentang fatwa MUI mengenai rokok haram.

Ada gambar dari www.rofie.co.cc, permisi saya ambil gambarnya yah.. hehe


Oh iya diminta juga untuk menyebutkan IPK. Walah IPK saya yang “hanya” 3,52 ternyata tidak ada apa-apanya. Yang lain tuh kebanyakan IPK-nya 3.7, 3.6, 3.8, malah ada yang 4 euy! Anak kedokteran.. buset dah berarti A semua.. jadi minder kieu euy.. menyeramkan. IPK semuanya pada bikin merinding..

Saat tiba giliranku, saya pun berbicara dengan sedikit belepotan.. hehe.. tegang pisan euy.. mendingan disuruh nulis ajah. Saya bilang modal saya tuh senang nulis, udah sepuluh kali dimuat di SOCCER.. yah secara Djarum kan sponsornya Indonesia Super League, kebetulan saya senang nulis tentang bola, bisa dimanfaatkan tuwh..

Terus tentang rokok haram saya melihatnya sebagai pandangan pengamat sepak bola. Agak sulit kalo rokok benar-benar haram, mengingat saat ini ISL pun Djarum menjadi sponsor utama. Fakta berbicara, sejak Liga Indonesia digulirkan pada 1994 hampir setiap musimnya perusahaan rokok keluar sebagai sponsor utama. Pengecualian hanya terjadi pada medio 2000-2004 ketika disponsori oleh Bank Mandiri. (wah coba kalo kemaren bisa ngomong gini yah,,)

Nilai sponshorship pun terus melonjak mengikuti inflasi. Pada Liga Indonesia perdana musim 1994-95 yang disponsori Dunhill nilai sponsornya hanya bernilai Rp5 miliar. Sekarang setelah hampir berselang 14 tahun, nilainya membengkak menjadi Rp35 miliar. So, bisa dibayangkan bila rokok benar-benar diharamkan, akan sulit untuk mencari sponsor yang mau membiayai sebanyak itu. Ga ada liga Indonesia, tidak ada Persib, yang berjualan tiket, kaos, atribut Persib bangkrut semua.. saya juga jadi ga bisa kerja di tabloid Persib, acara persib hilang.. bukan cuma persib aja sih, tim lain juga mengalami kerugian serupa. wah rugi besar lah pokoknya.. Jadi kalo rokok bisa mematikan orang, sebenarnya jika tidak ada rokok jumlah kematiannya bisa lebih besar.. karena kehilangan pekerjaan, hobi, hiburan, dll.. (lebay teu nya.. hehe). Belum lagi Liga Itali, Spanyol, Liga Champions juga semuanya disponsori rokok. Walaupun saya bukan perokok, tapi rasanya sulit untuk saat ini jika rokok diharamkan. Kebiasaan berhenti merokok harus ada pada pribadi masing-masing.

Ah udahlah pokonya mah gitu. Kayaknya saya harus lebih banyak berlatih untuk bias berbicara di depan umum euy..Mohon doanya agar saya bisa lolos seleksi beasiswa Djarum yah... hehe..

9 komentar:

  1. sori,komentar tentang rokok salah masuk kandang,boleh baca di artikel sebelumnya berjudul La Beneamata.....

    BalasHapus
  2. by: toko alat bantu sex
    Hello sir, after I read the article you get to the bottom, It is very interesting to look at, it can provide benefits, and also the lessons, I really like it.
    so that I can remember with this master page and be back here, I leave a trail so that I could track my trail I have ever visit
    alat bantu sex pria
    alat bantu sex wanita
    I apologize if I trace unfavorable.

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)