Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 21 Oktober 2008

Ibrahimovic dan Status Muslimnya

Seorang pesulap biasanya mempunyai mantra. Dan kebanyakan sebelum melakukan aksinya pesulap identik dengan, “Abrakadabra”, membuat sesuatu yang sulit diterima akal sehat dapat terjadi dengan trik-trik khusus. Beruntung, Inter pun memiliki “pesulap” itu. Sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi gol disulap menjadi gol yang luar biasa. Mantranya adalah, “IBRAKADABRA!” Dan aktornya adalah Zlatan Ibrahimovic.

Aksinya di lapangan sungguh luar biasa dan kerap sulit diduga. Namun, ada yang kerap mengganjal dari penggemar Ibrahimovic. Apakah Ibra seorang Muslim? Yup, berbeda dengan pebola Muslim lainnya seperti Frederick Kanoute atau Franck Ribery, status Islam Ibra jarang terdengar.

Ibra dilahirkan di Malmo, kota terbesar ketiga di Swedia setelah Stockholm dan Gothenburg, 3 Oktober 1981. Kedua orangtuanya bukan warga asli Swedia, melainkan pasangan imigran yang berbeda Negara. Ayahnya yang bernama Sefik adalah imigran asal Bijeljina, Bosnia. Sedangkan sang ibu yang bernama Jurka lahir di Zadar, Kroasia. Keduanya bertemu di Swedia.

Ibra tumbuh di Rosengard, salah satu kawasan di wilayah Malmo. Kawasan ini cukup terkenal karena menjadi salah satu tujuan imigran Muslim yang masuk Swedia. Di kawasan ini, Ibra berinteraksi dengan sesama imigran Muslim. Mereka memilih kawasan tersebut agar lebih mudah menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal menjalankan ibadah dan hubungan antar-sesama Muslim.

ibrakadabra
Aksi Ibrahimovic saat membantai Roma 4-0

Kaum imigran Muslim di Rosengard memilih hidup sedikit terisolasi. Mereka tak ingin larut dalam urusan duniawi, yang menurut mereka bisa mengikis keyakinan. Mereka mencukupi kebutuhan dengan bekerja sesuai kemampuan dan menghasilkan uang.

Berbeda dengan kaum imigran Muslim di Gothenburg, mereka lebih membuka diri pada dunia luar. Kehidupan mereka jauh lebih mapan dan sejahtera. Lapangan pekerjaan yang mereka geluti juga beragam. Mulai dari kerja kantoran dengan jabatan strategis hingga buruh pabrik. Bahkan tak sedikit yang bekerja di Volvo, salah satu perusahaan mobil tekenal di dunia.

Di tengah hegemoni kaum nonmuslim yang mengusai semua sektor kehidupan dan kentalnya budaya Barat yang mewarnai Swedia, Ibra tumbuh menjadi pemuda Muslim yang patut dicontoh. Kaum imigran Muslim Rosengard bangga mendengar Ibra sukses mewujudkan ambisi menjadi pesepakbola. Sebutir mutiara telah bersinar dari kaum minoritas.

Kini setelah ia meraih berbagai prestasi dan telah menjadi public figure, sangat disayangkan status Islamnya jarang terdengar. Dalam suatu kesempatan bahkan ia mengakui kalau dirinya bukan seorang Muslim yang taat, tidak menjalankan shaum Ramadhan. Sungguh ironis, jika melihat “pendidikan” Islam yang telah diperolehnya di Rosengard dulu. Mudah-mudahan dengan kehadiran satu lagi pemain Muslim di Inter, Sulley Ali Muntari, Ibra dapat meraih berbagai prestasi sekaligus kembali memunculkan ketaatan beragamanya seperti di Rosengard dahulu kala. (Sumbernya: Buku Legiun Muslim di Kancah Eropa, Agus AHA)

Prestasi Ibrahimovic
2001/2002 : Juara Piala Belanda (Ajax)
2001/2002 : Juara Liga Belanda (Ajax)
2003 : Juara Piala Super Belanda (Ajax)
2003/2004 : Juara Liga Belanda (Ajax)
2004/2005 : Juara Serie-A (Juventus/dibatalkan)
2005 : Pemain Asing Terbaik Serie-A (Juventus)
2005/2006 : Juara Serie-A (Juventus/dibatalkan)
2006 : Juara Piala Super Italia (Inter Milan)
2007 : Atlet Pria Terbaik Swedia
2007 : Sweden’s Sports Personality of the Year
2007 : UEFA Team of the Year
2007/2008 : Juara Serie-A (Inter Milan)
2008 : Juara Piala Super Italia (Inter Milan)

24 komentar:

  1. wah baru tahu aku jika ibra dan muntari muslim. semog pelan-pelan membawa angin kedamaian di inter.di inter terbuka untuk pruralisme kok, semoga...amin

    BalasHapus
  2. Ya itu dia. Cuma olahraga khususnya sepakbola yang bisa membawa manusia bersatu. Semua perbedaan bisa minggir kalau bola mau lewat. Pemerintah taliban yang ganas itu aja pernah melarang olahraga dalam berbagai bentuk. Rakyatnya manut. Tapi begitu sepakbola dilarang, rakyatnya ngamuk. Hehe.

    BalasHapus
  3. Eh tapi si Ibra puasa ga waktu Ramadhan kemarin???
    Soalnya kabarnya samir nasri tu ga puasa sebulan penuh waktu ramadhan. katanya biar ga mengganggu kompetisi.

    BalasHapus
  4. asli mantap ni informasinya keren bro....lanjut cari pemain top muslim laiinya semangatttttttt

    BalasHapus
  5. iya,.. mudah mudahan bisa bawa hidayah ya,..!!

    BalasHapus
  6. Ibrahimovic hrs'y py tmen yang bsa bwt dy kmbli k jln Allah...
    y mga j dengan ada'y muntari di inter bsa mmbwt dy sdr trz muntari'y juga ngjk beribdah brg...
    Pasti GANTENG banged tuch c iBRa pke Peci...
    hoho...

    4za IBRAHIMOVIC N INTER

    BalasHapus
  7. Ibra muslim? Alhamdulillah deh. tapi mudah2an dia menjalan kan ke islaman nya.. bukan cuma di ktp doang :)>-

    BalasHapus
  8. y neh gue juga baru tau kalo ibra dan muntari moeslem...:))

    BalasHapus
  9. @ Bazoekie -> aamiin.. moga makin banyak pemain Islam di Inter:$
    @ Bolasinema -> hmm.. setuju deh. sepakbola emang bisa mempersatukan.. hidup sepakbola!
    @ arnamee -> :f
    @ Luthfi -> boro-boro puasa, shalat juga masih belang-betong dia mah.. mudah2an aja cepet tobat.. hehe..
    @ Rofi -> udah aku bwt tuh tulisan ttg pebola muslim. :$ langsung klik di sini
    @ brigadista Interisti -> aamiin :D
    @ eRin_ibRa -> peci mah budaya Indonesia atuh, masa di sana make peci.. hehe :))
    @ weny -> sayangnya dia masih muslim KTP tuh, liat ajah tatonya banyak..:@
    @ Hadie Interisti -> baru tahu yah?? :o

    BalasHapus
  10. klo muntari sih udah tau, tp klo Ibra baru tau nih..

    hehe, salam kenal buat nyang punya blog ini !!

    BalasHapus
  11. HIDUP INTER, HIDUP ISLAM

    SESUAI NAMANYA INTER MEMANG TERBUKA UTK SEMUA

    BalasHapus
  12. iya baru tau euy si ibra muslim,tp kalo namanya emang iyalah ibrahim tu kalo di indonesia,anak gw ntar jg mau gw namain ibrahimovic,he.........

    BalasHapus
  13. @ Anonim -> salam kenal juga, tapi aku tidak yahu siapa dirimu.. hehe :(
    @ bagoezz -> setuju
    @ wawan -> saya sih rencananya anka namanya mau zlatan. artinya emas tuh keren. tapi jadi nama tengah atau belakang aja. kasian kalo nama depannya z ntar absen di sekolah terakhir terus.. hoho :))

    ibra makin lama makin keren aja nih. bawa inter menang 2-1 lwn roma di perempatfinal copa. borong 3 penghargaan di calcio italia. sepertinya ia pemain muslim tersukses saat ini.

    Pemenang Calcio Oscar
    Pemain Terbaik: Zlatan Ibrahimovic (Inter)
    Pemain Lokal Terbaik: Alessandro Del Piero (Juventus)
    Pemain Asing Terbaik: Zlatan Ibrahimovic (Inter)
    Pemain Muda Terbaik: Marek Hamsik (Napoli)
    Kiper Terbaik: Gigi Buffon (Juventus)
    Bek Terbaik: Giorgio Chiellini (Juventus)
    Pelatih Terbaik: Cesare Prandelli (Fiorentina)
    Wasit Terbaik: Roberto Rosetti
    Gol Terbaik 2008: Zlatan Ibrahimovic (Inter)
    Fans Terbaik: Stefano Borgonovo

    BalasHapus
  14. Saya gak percaya Ibra itu Muslim..., dan kalaupun dia itu ternyata Muslim, dia hanya "Islam KTP" karena dia itu kumpul kebo & punya anak diluar nikah dengan artis Swedia. Pake tatoo pun kayak begitu banyak. Gaya dia bisa2 memberi kesan yg tidak baik terhadap Islam.

    BalasHapus
  15. mukhlis, kumpul kebo ato kagak lu juga ga bisa buktiin..lagian masalh tu bukan ke islamnya donk,tapi pribadinya..banyak loh muslim yg punya anak di luar nikah..jgn jadi buta lu ah..btw aku tattoan,tapi aku islam..jgn-jgn elu yg ngaku islam,ga kumpul kebo,gak bertato tapi gak pernah jalanin hukum islam...inilah contoh orang munafik..dimata Alllah Swt bukan tato yg jadi masalah tapi takwa lah yg di hitung..es teh ah lu klis...:p

    BalasHapus
  16. ooo ibra tu islam yaa baru tau

    BalasHapus
  17. Ibra itu bapaknya Muslim dan Ibunya Katholik. makanya keislamannya tidak terlalu kuat. makanya dia tidak terlalu peduli dengan agamanya..
    yah terlepas benar atau tidak Ibra dalam menjalankan keislamannya itu adalah urusan antara Ibra dan Sang Pencipta..
    daripada ngurusin Ibra Islamnya benar atau tidak lebih baik kita lihat diri kita sendiri dulu sudah benarkah keislaman kita?? hehe :D
    setuju apa kata Anonim..

    forza Ibra! forza Inter!!
    akhirnya Ibra bertahan uy...

    BalasHapus
  18. sumber beritanya dari mana mas?

    @mukhlis & Anonim':

    CAPE DEH!!!
    hidup inter!

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)