Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2009

Hujan Award!!!

Gambar
Minggu-minggu ini benar-benar spesial. Cuaca memang sering berubah. Kadang panas terik banget, besoknya hujan besar. Dan blog saya pun kehujanan. Kehujanan award.. Hehe.. Bayangkan saudara-saudara. Bukan satu atau dua tapi 8 sekaligus! Wah 8.. nomornya Ibra dan Partai Kita Semua. Hehhe.. Keren dah 8.

Sebelum cerita tentang award, saya mau curhatan dulu dikit. Posting saya yang lama , yang bulan April 2008, tiba2 aja banyak yang masuk. Hmm.. pasti ini kerjaannya om gugel. Kalo postingan yg nggak kontroversial, kayak Skuad Muslim Best XI, gak masalah lah. Ini malah tulisan saya ttg pemilihan suporter terbaik 2007 yang sangat kontroversial. Panitia memilih suporter tersebut karena mampu memenuhi stadion GBK, sekalipun suporter tersebut pernah terlibat kerusuhan.

Yang terjadi adalah, posting saya tersebut langsung dipenuhi kata2 tidak senonoh. Kata2 yang hanya pantas dikeluarkan orang yang tidak berpendidikan. Padahal saya sama sekali tidak menjelek-jelekkan suporter yang "katanya"…

Media Italia Membenci Inter

Gambar
Media mempunyai kekuatan yang luar biasa. Berita yang ada dalam media kerapkali dianggap "benar" padahal tidak selamanya demikian. Masyarakat harus lebih selektif dalam menerima pesan dalam media. Kaji dulu kebenarannya, barulah bisa diterima.

Seperti yang terjadi dengan media-media Italia saat ini. Media saat ini tampaknya sangat memusuhi Inter. Begitu ada sedikit saja hasil pertandingan Inter yang kontroversial langsung dibesar-besarkan. Disebut Inter dibantu wasit dan sebagainya. Herannya saat Inter kalah dan dirugikan wasit media cenderung tutup mulut. Begitu pun saat tim besar lain seperti Milan dan Juventus mendapat keuntungan tak ada satu pun yang berbicara.

Mungkin media Italia bosan dengan kehebatan Inter. Bayangkan hanya dalam tempo waktu 4 musim saja sejak 2004-05 Inter sukses merengkuh 8 gelar. Delapan gelar untuk La Beneamata yakni 3 scudetto (2005-06, 2006-07, 2007-08), 2 Coppa Italia (2004-05, 2005-06), dan 3 Piala Super Italia (2005, 2006,2008). Suatu hal yang …

Kematian di Lapangan Hijau

Gambar
Kematian adalah hal yang begitu dekat dengan kita, namun kita tak tahu kapan akan terjadi. Di mana pun dan kapan pun kematian bisa terjadi, termasuk di lapangan hijau. Yup, ada beberapa pemain yang menghembuskan nafas terakhirnya karena insiden / saat bertanding di lapangan hijau.

Baru-baru ini ada kabar duka bagi persepakbolaan nasional. Jumadi Abdi, pemain PKT Bontang menghembuskan nafas terakhirnya karena insiden di lapangan hijau. Jumadi menghembuskan nafasnya yang terakhir pada hari Minggu, 15 Maret 2009, usai mendapat perawatan di Rumah Sakit PKT Bontang. Sebelumnya, pemain kelahiran Balikpapan itu meninggal dunia setelah dirawat sejak Sabtu (7/3) malam.

Jumadi Abdi

Dalam pertandingan melawan Persela pada hari Sabtu pekan lalu, Jumadi bertabrakan dengan pemain Persela, Denny Tarkas. Dalam benturan itu, kaki Denny mengenai bagian perut Jumadi sehingga pemain yang pernah juga pernah bermain untuk Pelita Jaya Jakarta itu tersungkur di lapangan. Meski sempat mendapat perawatan, nyawa J…

Belajar dari Pengalaman

Gambar
Learning from experience. Ungkapan yang begitu populer. Yup, pengalaman adalah guru yang paling baik. Kita menjadi diri kita sekarang ini dengan belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Pengalaman buruk harus dijadikan pelajaran, pengalaman yang baik harus coba diulang dan dipertahankan.

Musim 2002-03 Italia membuat sejarah dengan menyertakan tiga wakilnya di semifinal. Inter, Milan, dan Juventus mengeroyok Madrid, tim asal Spanyol. Old Trafford pun menjadi saksi all Italian Final sepanjang sejarah, Milan vs Juventus yang akhirnya dimenangkan Milan lewat adu penalti 3-2.

Namun, tampaknya Italia tak mau belajar dari pengalaman. Kini dominasi Italia telah lenyap, digantikan klub-klub liga Inggris. Juventus, Inter, dan Roma gagal lolos ke babak perempatfinal! Hanya bisa melihat kuartet tim EPL, Liverpool, Arsenal, Chelsea, dan MU berjaya. Sepertinya mereka ingin membuat all English Final di Olimpico, Italia. Mungkin bisa membalas tim Italia yang telah membuat all Italian final di tanah In…

Prediksi Bukan Ramalan

Gambar
Saat sedang ngobrol di FB saya menemukan kalimat-kalimat berikyt:
1. Inter pasti bisa lolos walaupun bermain di Old Trafford
2. MU pasti bakal jadi juara
3. Sepertinya klub-klub Inggris akan terus melaju hanya MU yang akan tersingkir
4. Nampaknya Inter akan kesulitan jika bermain di kandang MU

Pernyataan yang jika dilihat-lihat serupa namun sebenarnya sangat berbeda. Perbedaan itu terletak pada kata “pasti”. Adakah yang pasti di dunia ini? Tak ada. Kematian dan hari kiamat memang pasti akan datang tapi kita tak tau kapan akan terjadi. Semuanya terjadi karena kehendak Allah.

Berbeda dengan pernyataan pertama dan kedua yang menunjukkan optimisme ketinggian, mengabaikan kehendak Allah, pernyataan ketiga dan keempat sepertinya lebih cerdas. Hal itu berdasarkan prediksi dan pendapat tanpa menyebutkan kata “pasti”. Yakin sih boleh saja tapi tidak ada yang benar-benar pasti.

Atau mungkin dalam sehari-hari kita suka mengucapkan, “Saya pasti dapat nilai bagus”, “Besok pasti saya akan datang” "pa…