Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 11 November 2009

Dengan Allah, Tak Ada yang Tak Mungkin

Segala yang terjadi di dunia ini tak lepas dari kehendak Allah. Kadang apa yang telah dikehendaki Allah tersebut adalah hal-hal yang tak diduga-duga. Kalau dilogika, hal tersebut seolah tak mungkin terjadi. Tapi dengan Allah, hal yang tak mungkin, bisa menjadi mungkin. Kadang membuat kita hanya bisa bertanya-tanya, "Kok bisa ya?"
Karena saya suka sepak bola, saya akan memberi sedikit contoh dari sepak bola juga.

1. Persib tidak jadi terdegradasi
Masih lekat dalam ingatan kita, bencana gempa di Yogyakarta beberapa tahun lalu. BLI pun terpaksa untuk tidak mendegradasi klub yang seharusnya terdegradasi dari divisi utama karena alasan non teknis. Salah satunya adalah klub kebanggaan orang Bandung, Persib. Padahal seharusnya Maung Bandung terdegradasi ke Divisi 1. Tapi nyatanya, klub yang berdiri pada tahun 1933 tersebut bisa bernapas lega untuk bertahan di Divisi Utama. Itu semua tak lepas dari kehendak Allah.

2. Juventus terdegradasi ke Serie B
Pecinta sepak bola Italia tentunya masih ingat skandal calciopoli pada 2006 yang mencoreng nama baik persepakbolaan Italia. Juve, Milan, Lazio, dan Fiorentina ditenggarai terlibat dalam kasus memalukan tersebut. Nasib nahas menimpa Juve. Di kala 3 klub yang lain 'hanya' menerima hukuman penalti poin, Juve justru 'terlempar' ke Serie B. Siapa yang menyangka, klub yang menjadi kampiun Serie A pada waktu itu malah terdegradasi ke Serie B? Itu semua tak lepas dari kehendak Allah.

3. Barca dikalahkan Rubin
Kejutan di matchday 3 UCL, Barca dikalahkan oleh klub yang bisa dibilang tak diperhitungkan di grup F. Apalagi status Barca sebagai juara bertahan dan bermain di Nou Camp pula. Tapi kejutan justru terjadi. Barca kalah dari klub yang pelatihnya terkenal religius tersebut. Lagi-lagi Allah menunjukkan kuasa-Nya.
Itu hanya sedikit contoh saja. Ini bisa menjadi pelajaran bagi kita agar kita tidak perlu khawatir, takut, gelisah, ragu-ragu dalam menjalani hidup. Selama kita yakin akan kuasa Allah, insya Allah hati kita akan senantiasa tenteram dan selalu optimis dalam menjalani hidup.


by: Luzman Rifqi Karami dan Sri Lestari
10-10-10, thank u tabloid Soccer

2 komentar:

  1. sekedar ingatin sobat...
    Link kamu sdh saya tancap lho di blog saya, tp saya blm menemukan link saya..

    BalasHapus
  2. memang semua hanya bergantung dengan allah,karena dia yang bisa membuat segala sesuatu menjadi mungkin.nice judul posting

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)