Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2010

Juan Vargas "El Loco"

Gambar
Boks Playmaker Juan Manuel Vargas

Boks 1: Benar-benar "Gila"

Bukan hanya bomber Persib Bandung, Cristian Gonzales saja yang mendapat julukan El Loco. Juan Vargas pun mempunyai julukan serupa. El Loco adalah julukan dari bahasa Spanyol yang berarti "Si Gila".

Lain halnya dengan Gonzales yang mendapat julukan El Loco karena kegilaannya di lapangan dalam mencetak gol, Vargas mendapat julukan tersebut karena sifatnya di luar lapangan. Mood-nya bisa berubah dalam sekejap.

“Aku rentan terhadap perubahan suasana hati. Aku bisa menghabiskan seluruh sesi latihan dengan tertawa dan bercanda, tapi setelah itu di ruang ganti aku mungkin merasa tidak enak untuk berbicara dengan siapa pun,” akunya sambil tersenyum.

Hal tersebut membuat teman-temannya menganggap Vargas benar-benar “gila” sampai-sampai dijuluki El Loco. Yah, asal kegilaan itu masih dalam taraf wajar, tentunya tak masalah. (Luzman)

Ayah Dua Putri
Kebahagiaan luar biasa pasti dirasakan Juan Vargas akhir tahun lalu. Sesaat …

Ronaldo: Memburu Kesempurnaan

Gambar
Cristiano Ronaldo: Memburu Kesempurnaan
Gelar Piala Dunia akan melengkapi kelebihan skill, kecepatan, dan teknik bermain yang dimilikinya.

Siapa pun tentunya takut ketika harus berhadapan dengan Cristiano Ronaldo. Skill bermainnya di atas rata-rata. Dia pun memiliki kelebihan dalam dribble dan tendangan kaki kanan. Kecepatan dan olah bolanya sungguh luar biasa. Berbagai prestasi telah diraihnya dalam usianya yang sangat muda, termasuk menjadi Pemain Terbaik FIFA 2008.

“Ronaldo lebih baik dari George Best dan Denis Law, yang merupakan dua pemain brilian dan hebat di Manchester United,” puji pemenang tiga kali Ballon d’Or, Johan Cruyff.

Castrol Ambassador, Marcel Desailly memberikan penilaian terhadap Ronaldo, “Ronaldo memiliki kecepatan dan skill yang hebat. Gerakannya yang tidak dapat diprediksi membuat dia sulit diantisipasi. Dia dapat menimbulkan ancaman di depan gawang dengan kedua kakinya yang sangat kuat. Sangat jarang pemain yang memiliki kualitas selengkap dia.”

Mengawali karir in…

Samir Nasri: Baca Al-Fatihah Sebelum Tanding

Gambar
Boks Playmaker Samir Nasri
Boks 1: Baca Al-Fatihah sebelum Tanding

Saat ini skuad Prancis memang banyak dihuni pemain-pemain Muslim. Mulai dari Karim Benzema, Franck Ribery, Hatem Ben Arfa, Nicolas Anelka, dan tentunya Samir Nasri.

Pemain yang dijuluki The New Zidane ini tampak selalu menengadahkan tangannya sesaat sebelum pertandingan layaknya umat Muslim. Saat melaksanakan ritual itu dia memanjatkan doa dan Al-Fatihah meminta kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dalam bertanding.

Namun, tidak seperti rekannya Benzema dan Anelka, dia memilih untuk tidak berpuasa pada bulan Ramadhan lalu. Cuaca yang panas dan kompetisi yang padat membuat dia merasa tak sanggup untuk berpuasa.

“Aku tidak akan berpuasa pada bulan Ramadhan. Berpuasa sulit dilakukan saat musim panas. Dan dengan pertandingan demi pertandingan yang akan dijalani, itu tidak baik bagi tubuh,” kata pemain yang menggemari Angelina Jolie ini kepada fifa.com.
(Luzman)

Boks 2: Dekat dengan Tatiana Golovin
Dalam memilih pasangan, ternya…

Juan Alberto Schiaffino: Kalahkan Brasil

Gambar
Membela dua tim nasional, Uruguay dan Italia, nama Juan Alberto Schiaffino lebih dikenal sebagai legenda Uruguay. Hal itu karena dia sanggup membawa Uruguay menjadi juara untuk kedua kalinya dengan mengalahkan tuan rumah Brasil di Piala Dunia 1950. Prestasi yang sampai saat ini belum bisa diulang lagi.

Perjalanan Uruguay kala itu tak begitu rumit. Saat itu Skotlandia dan Turki mengundurkan diri. Alhasil, Uruguay hanya memainkan satu pertandingan melawan Bolivia. Partai ini dimenangkan Uruguay dengan telak, 8-0 sehingga mereka lolos ke babak selanjutnya atau final pool. Schiaffino ikut menyumbang dua gol dalam laga itu.

Sebagai catatan, Piala Dunia 1950 memang tergolong unik. Tak ada babak semifinal dan final. Setelah fase grup, tim yang lolos melaju ke fase final pool. Di sana empat tim yang lolos berlaga dalam satu grup.Tim yang meraih poin tertinggi akan keluar sebagai juara.

Meski memakai sistem grup, laga penentuan juara mempertemukan Uruguay dan Brasil. Selecao punya modal lebih me…

Tak Ada Lagi Dominasi

Gambar
Bosan. Itulah yang ada dalam benak saya setiap menyaksikan Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Selain karena tim favorit saya, Inter selalu saja kandas di babak 16 besar, wakil-wakil Inggris selalu saja mendominasi. Tiga klub Premier League selalu saja mendomìnasi babak semì final. Liga Champions cenderung membosankan dan mudah ditebak.

Untunglah dominasi itu perlahan mulai pudar. Diawali dengan tersingkirnya jawara 5 kali Liverpool di babak penyisihan, ditambah tersingkirnya Chelsea di babak 16 besar oleh Inter, praktis Inggris tinggal menyisakan dua wakilnya saja. Sesuatu yang tidak pernah terjadi tiga musim sebelumnya.

Hal menarik lainnya, klub-klub dengan pengoleksi gelar Liga Champions terbanyak: Madrid (9), Milan (7) dan Liverpool (5) semuanya telah tersingkir. Praktis saat ini peraih gelar terbanyak yang masih ada hanyalah Bayern Muenchen dengan empat gelarnya. Itu pun lolos berkat gol kontroversial Miroslav Klose. Terbukti, tak ada gunanya membangga-banggakan …

Eljero Elia: Mimpi ke Afrika Selatan

Gambar
Sangat jarang pemain muda sukses menjadi pemain inti sebuah klub besar. Apalagi klub tersebut mempunyai peluang untuk meraih juara di liganya. Namun anggapan tersebut dimentahkan oleh Eljero Elia. Striker asal Belanda itu sukses menembus jajaran pemain inti di Hamburg, yang sementara ini bercokol di peringkat kelima Bundesliga 1.

Melihat performanya di lapangan cukup wajar Elia mendapatkan hal tersebut. Pada 2009 lalu, pemain yang memulai kariernya di ADO Den Haag itu mendapat predikat Dutch Football Talent of the Year. Penampilan gemilangnya bersama Twente membuat raksasa Bundesliga, Hamburg membelinya pada musim panas 2009.

Sejak bergabung dengan Hamburg, permainan Elia terus berkembang. Pemain 22 tahun ini punya keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Kecepatan menjadi salah satu ciri khas dalam permainannya.

Berkat performa gemilangnya, kepercayaan diri Elia bertambah. Ambisi untuk menjadi bagian dari skuad De Oranje di Piala Dunia 2010 pun dicanangkan. “Piala Dunia di Afrika Sel…

Cacau: Mantan Pedagang Asongan

Gambar
Box Playmaker Cacau
Box 1: Mantan Pedagang Asongan Sebelum mengadu nasib ke Jerman, Cacau sangat akrab dengan kemiskinan. Dia tidak berasal dari keluarga berada. Menurut dia, uang adalah sesuatu yang langka dalam kehidupan mereka. Dia bahkan sempat menjadi pedagang asongan, berjualan minuman kaleng di pinggir jalan.
"Saat Natal dan Tahun Baru, banyak mobil yang menuju pantai melewati kampungku. Itu membuat kemacetan yang sangat parah. Bayangkan, deretan mobil yang terjebak macet bisa mencapai 45 km. Berjualan minuman jelas bisnis yang bagus," kisah Cacau.
Kesulitan itu dipahami betul oleh sang ibu. Melihat Cacau bersama kedua saudaranya, Ademir dan Vladimir, sering bermain bola di jalanan, dia menyuruhnya menjadi pemain profesional. "Ibuku bilang aku harus menjadi pemain sepak bola. Hanya dengan itu aku bisa mendapatkan banyak uang," aku Cacau.
Tetapi itu ternyata tidak mudah. Cacau sempat ditolak Palmeiras saat berumur 16 tahun. Pelatih klub itu menilainya tak begitu i…

Leonardo Bonucci: Pengganti Nesta

Gambar
Saat hendak menghadapi Kamerun, allenatore Gli Azzuri, Marcello Lippi resah. Sebabnya Alessandro Nesta enggan kembali ke timnas. Bujukan terakhirnya tak mempan meluluhkan hati defender AC Milan itu. Namun, begitu laga usai, Lippi tampaknya bisa bernapas lega dan segera melupakan Nesta. Soalnya, debutan Alessandro Bonucci bermain sangat apik.
Meski bermain dengan formasi 3-4-3 yang tak begitu dikenalnya, Bonucci tampil solid bersama Fabio Cannavaro dan Giorgio Chiellini. Baik dalam duel satu lawan satu maupun perebutan bola udara, Bonucci tampil oke. Berkat kelugasannya, striker Samuel Eto'o tak berkutik.
Bonucci mengaku sangat gembira. "Aku harap ini menjadi titik awal. Aku selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dan menjadi diri sendiri. Aku akan bekerja keras untuk timnas," ungkap Bonucci.
Performa apik defender asal Bari itu pun menuai pujian dari banyak pihak. Tak terkecuali Lippi. "Bonucci bermain dengan karakter dan kualitas tinggi. Selain Andrea Cossu, dia me…

Alfred Riedl: Raja Midas Asia Tenggara

Gambar
Alfred Riedl, sosok yang kini menjadi pelatih timnas Indonesia itu dulu sempat dikenal sebagai striker andal kala menjadi pemain. Riedl mengawali karirnya di klub Austria Vienna pada 1967. Dalam 98 penampilannya bersama Vienna dia sukses mencetak 58 gol, dan turut membantu klub itu meraih gelar Bundesliga pada 1969 dan 1970 serta Piala Austria pada 1971. Setahun berselang, gelar top skor disandangnya.

Ketajamannya berlanjut kala memperkuat klub Belgia, Sint Truiden dan Royal Antwerp. Dia sukses menyabet gelar top skor Jupiler League pada 1973 dan 1975. Bahkan pada 1975 dia berada di urutan ketiga pencetak gol terbanyak di Eropa dengan 28 golnya. Dia mengakhiri karir profesionalnya dengan torehan 210 gol dari 427 penampilan di klub.

Pensiun dari pemain, mantan pemain timnas Austria itu mencoba peruntungannya sebagai pelatih. Memulai karier kepelatihannya saat menjadi asisten di timnas Austria, dia tergolong sukses kala menukangi Vietnam. Tangan dinginnya mampu membawa Vietnam lolos ke pa…

Buon Compleanno Inter, Wilujeng Tepang Taun Persib!

Gambar
102 tahun dan 77 tahun. Itulah usia dua tim kebanggaan saya, Inter Milan dan Persib Bandung. Dibilang satu hati, memang begitulah kenyataannya. Di samping warnanya yang sama-sama biru dan juga memiliki suporter yang luar biasa, ternyata tanggal lahir kedua tim ini pun mirip.. 9 dan 14 maret, hanya berbeda 5 hari..

Internazionale Milan lahir lebih dulu pada 9 Maret 1908. Selang 25 tahun kemudian klub besar lain muncul di tatar Pasundan,, 14 Maret 1933..

9 maret 1908
14 maret 1933

tanggal yang begitu bersejarah bagi kedua tim,,

Inter di usianya yang ke-102 dengan pemain barunya semacam Milito, Eto'o, Lucio, Motta, Pandev, dan Mariga, Inter siap merebut treble winners. Berada di puncak klasemen Serie-A, menembus partai puncak Coppa Italia, dan sukses melibas Chelsea 2-1 di first leg Liga Champions adalah bukti nyata kesuksesan Inter.

Memang langkah Inter belum aman di Liga Champions. Namun rekor Mourinho yang begitu apik kala melatih Chelsea di Stamford Bridge nampaknya akan menjadi keuntu…

Ever Banega: Dulu dibuang, Kini Disayang

Gambar
SEPERTI juga emas yang tak bisa dimurnikan tanpa api, kehebatan sejati baru bisa keluar setelah adanya perjuangan dan rintangan. Midfielder Valencia, Ever Banega mengalaminya. Disia-siakan dan dibuang oleh klubnya, dia justru terpacu untuk membuktikan bahwa dirinya tak layak buang. Hasilnya musim ini dia bermain gemilang dan menjadi pemain tak tergantikan Los Ches.

Perjalanan Banega di Mestalla (markas Valencia) memang penuh suka duka. Dia datang ke Valencia pada Januari 2008 saat masih berumur 19 tahun. Transfernya dari Boca Juniors cukup mengemparkan karena menyentuh 18 juta euro (sekitar Rp234 miliar). Maklum, harga tersebut sangatlah mahal untuk pemain seumurannya.

Valencia berani membayar mahal karena punya pengharapan besar kepadanya. Pemain berambut gondrong ini diyakini akan menjadi bintang baru di Mestalla.
Apa lacur, harapan tak sesuai kenyataan. Meski punya skill hebat, mental Banega labil. Permainannya angin-anginan. Tak pelak, bangku cadangan pun jadi langganan. Karena t…

West Ham: Digembosi Pemain

Gambar
Pembelan Dyer merugi secara finansial
Transfer pemain menjadi penyebab utama krisis keuangan di Boleyn Ground.
Tak selamanya pemain mahal mendatangkan keuntungan. Jika tak bijak dalam mengatur keuangan, justru membuat neraca klub menjadi negatif. Hal itu yang dialami West Ham United. Kebijakan transfer yang salah menempatkan klub itu pada krisis keuangan kronis, setara dengan Portsmouth.

Calum Davenport dan Nigel Quashie yang didatangkan Januari 2007 telah menghabiskan 12
juta pounds (Rp 165,7 miliar) dalam durasi kontrak selama tiga tahun. Ironisnya mereka tak terlalu terpakai. Davenport total hanya bermain dalam 15 pertandingan selama berbaju West Ham. Quashie bahkan hanya tampil 7 kali.

Kesalahan memprediksi kondisi pemain juga menjadi blunder. Dean Ashton, yang akhirnya pensiun dini akibat cedera, diberikan kontrak baru pada Desember 2008 dengan nilai 5,81 juta pounds (Rp 80,25 miliar). Klub juga membayar Freddie Ljungberg dan Kieron Dyer, yang datang pada musim panas 2007 sebanyak 34…

Persib = Timnas

Gambar
Melihat hasil laga Australia vs Indonesia tentunya saya merasa kecewa. Yah, lagi dan lagi Indonesia mengalami kekalahan. Terpuruk di peringkat ke-136 FIFA memang terlihat timnas kita berada di titik nadir. Padahal saat itu Australia tanpa diperkuat pemain yang bermain di Eropa? Bagaimana jika Harry Kewell, Mark Viduka, dan Tim Cahill bermain?? Tentunya bukan skor 0-1 yang akan terjadi...

Namun dari duka tersebut ada rasa kebanggaan terkait tim kebanggaan saya, Persib Bandung. Saya jadi teringat posting saya terdahulu, Timnas Butuh Pemain Persib. Memang seperti itulah yang terjadi. Total, enam pemain Persib bermain dalam pertandingan tadi.

Pada starting line up saja ada empat pemain Persib yang dimainkan Benny Dollo. Markus Harison, yang baru saja bergabung dari Arema Indonesia - tim pacar saya, lalu ada Nova Arianto, Maman Abdurrahman, dan juga Budi Sudarsono. Sebuah pengakuan terhadap kehebatan tim Maung Bandung.

Pada babak kedua, Eka Ramdani masuk menggantikan Firman Utina. Syamsul di…