Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sabtu, 27 Maret 2010

Ronaldo: Memburu Kesempurnaan


Cristiano Ronaldo: Memburu Kesempurnaan
Gelar Piala Dunia akan melengkapi kelebihan skill, kecepatan, dan teknik bermain yang dimilikinya.

Siapa pun tentunya takut ketika harus berhadapan dengan Cristiano Ronaldo. Skill bermainnya di atas rata-rata. Dia pun memiliki kelebihan dalam dribble dan tendangan kaki kanan. Kecepatan dan olah bolanya sungguh luar biasa. Berbagai prestasi telah diraihnya dalam usianya yang sangat muda, termasuk menjadi Pemain Terbaik FIFA 2008.

“Ronaldo lebih baik dari George Best dan Denis Law, yang merupakan dua pemain brilian dan hebat di Manchester United,” puji pemenang tiga kali Ballon d’Or, Johan Cruyff.

Castrol Ambassador, Marcel Desailly memberikan penilaian terhadap Ronaldo, “Ronaldo memiliki kecepatan dan skill yang hebat. Gerakannya yang tidak dapat diprediksi membuat dia sulit diantisipasi. Dia dapat menimbulkan ancaman di depan gawang dengan kedua kakinya yang sangat kuat. Sangat jarang pemain yang memiliki kualitas selengkap dia.”

Mengawali karir internasionalnya kala menghadapi Kazakhstan pada 2003, Ronaldo ikut memperkuat Portugal pada Piala Eropa 2004. Dalam turnamen tersebut Ronaldo mencetak dua gol kala menghadapi Yunani di babak penyisihan dan Belanda di babak semi final. Penampilan apiknya membuat namanya tercantum dalam Team of the Tournament.

Tahun demi tahun penampilan Ronaldo kian matang. Dia berada di urutan kedua top skor Pra-Piala Dunia 2006 Zona Eropa dengan torehan tujuh gol. Saat putaran final di Jerman, Ronaldo berperan besar membawa Portugal melaju hingga babak semi final dan nyaris meraih gelar pemain muda terbaik.

Sehari setelah ulang tahunnya yang ke-22, Ronaldo mendapat amanat untuk menjadi kapten timnas Portugal saat menghadapi Brasil, 6 Februari 2007. Jabatan tersebut diberikan oleh Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Carlos Silva yang meninggal dua hari sebelumnya.

“Tuan Silva mengisyaratkan saya untuk menunjuk Ronaldo menjadi kapten tim. Ronaldo memang terlalu muda untuk menjadi kapten. Saat itu Tuan Silva bertanya kepada saya, namun kini dia telah tiada,” jelas pelatih Portugal, Luiz Felipe Scolari.
Nyatanya dalam usianya yang begitu muda, Ronaldo sanggup menjadi kapten tim. Dia turut membawa Portugal menembus perempat final Piala Eropa 2008.

BELAJAR DARI FIGO
Kehadiran Ronaldo menjadi klop lantaran Portugal butuh mengisi pos kosong yang ditinggalkan Luis Figo. Berasal dari akademi yang sama Sporting Lisbon, kedua pemain ini sempat menjadi pemain terbaik dan termahal dunia. Posisinya dan jabatannya pun sama, sebagai winger dan kapten di timnas Portugal.

Figo dan Ronaldo pernah bersama-sama bermain di tim nasional, membawa Seleccao meraih runner-up Piala Eropa 2004 dan peringkat keempat Piala Dunia 2006. Dua kali tampil bersama, Ronaldo telah belajar banyak dari Figo. Sebagai penggedor dari sayap kanan dan pemimpin bagi rekan-rekannya di timnas.

“Sebelumnya, posisi sayap kanan menjadi milik Figo dan kostum nomor 7 menjadi kaus kebesarannya. Ronaldo diberikan nomor kostum 17, angka 7 kedua sekaligus menjadi deputi Figo,” jelas mantan wartawan Portugal dan penulis biografi Scolari, Jose Carlos Freitas.

“Sikap Figo kepada Ronaldo sudah lebih dari sekadar kapten maupun rekan satu tim. Figo seolah-olah telah mempersiapkan Ronaldo sebagai penggantinya. Ronaldo pun belajar darinya tapi juga telah menunjukkan kesiapan mental untuk menggantikan sang mentor. Figo tahu itu,” lanjut Freitas.

Kini menjadi tugas Ronaldo melanjutkan “Generasi Emas” Portugal yang telah diretas Luis Figo.
Tugas berat menanti Ronaldo di Piala Dunia nanti. Seleccao harus berjibaku di Grup G bersama Brasil, Pantai Gading, dan Korea Utara.
Ronaldo tentunya berambisi mengeluarkan segenap kemampuannya di Afsel nanti. Tentunya selain untuk membuktikan diri bahwa dia bisa lebih baik dari Figo, trofi Piala Dunia akan menyempurnakan prestasinya yang telah gemerlap. = Luzman

Fakta Ronaldo
Tempat/tanggal lahir: Funchal, Madeira (Portugal), 5 Februari 1985
Tinggi/berat: 186cm/75 kg
Klub: Real Madrid
Posisi: Winger, forward
Debut timnas: Portugal 1-0 Kazahstan, 20 Agustus 2003
Caps/gol: 69/22

Castrol Ranking
Posisi: 2
Poin: 973

Statistik Pra-Piala Dunia 2010
Main: 7
Menit bermain: 567
Gol: 0

Statistik di Piala Dunia
Partisipasi: 1 kali (Piala Dunia 2006)
Main: 6
Gol: 1
Prestasi terbaik: Semifinalis Piala Dunia 2006


Luis Figo
Pemimpin Generasi Emas
Tak berlebihan jika Luis Figo dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Portugal. Sejak membawa Portugal U-20 meraih juara dunia pada 1991, dan memulai debutnya di timnas senior pada tahun itu juga, Figo menjelma menjadi pemain yang tak tergantikan.

Figo terhitung sukses memimpin “Generasi Emas” Portugal. Dia menjadi pemimpin bagi kumpulan pemain muda penuh talenta seperti Rui Costa, Ricardo Sa Pinto, hingga Victor Baia yang merupakan tulang punggung tim junior Portugal.

Tugasnya pun lebih dari sekadar kapten. Dengan kemampuan olah bola yang dimiliki, Figo menjadi dirigen dalam permainan indah Seleccao. Sebuah anomali dari timnas Eropa kebanyakan yang mengandalkan teknik dan speed. Tak heran, julukan "Samba-nya Eropa" melekat kuat pada Figo cs pada medio 1990.

Figo memainkan peran utama dalam setiap kejuaraan yang diikuti Portugal dari mulai Piala Eropa 1996, Piala Eropa 2000, Piala Dunia 2002, Piala Eropa 2004, dan Piala Dunia 2006. Dianya hanya dua kali gagal meloloskan timnya ke Piala Dunia, yakni pada 1994 dan 1998.

Prestasi terbaik Figo bersama timnas Portugal ialah kala meraih gelar runner-up Piala Eropa 2004. Sebenarnya Seleccao yang berstatus tuan rumah berpeluang besar menjadi juara. Namun sayang di partai puncak mereka harus mengakui keunggulan tim kuda hitam Yunani 0-1. Setidaknya itulah prestasi terbaik Portugal di ajang Piala Eropa.

Pada Piala Dunia 2006, Figo membawa Portugal melaju hingga babak semi final untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir. Walaupun akhirnya harus takluk dari tuan rumah Jerman pada perebutan tempat ketiga, Figo tetap harus berbangga. Figo terhitung sukses memimpin rekan-rekannya meraih prestasi terbaik di Piala Dunia sejak era Eusebio pada 1966. Dia pun terpilih dalam skuad All-Star Piala Dunia 2006.

Rentetan gelar individu pun berhasil diraihnya. Kapten timnas Portugal ini sukses meraih dua penghargaan bergengsi, Ballon d’Or 2000 dan Pemain Terbaik Dunia 2001. Pada 2004 namanya pun tercantum dalam FIFA 100.

Rekor lain yang ditorehkan Figo ialah menjadi Pemain Terbaik Portugal pada 1995, 1996, 1997, 1998, 1999, dan 2000. Dia juga mencatat penampilan terbanyak untuk negaranya. Hingga penampilan terakhirnya di semifinal Piala Dunia 2006 menghadapi Prancis, Figo telah membela Portugal sebanyak 127 kali. Sebuah hal luar biasa untuk pemain yang berasal dari negara "kelas dua" Eropa. (Luzman)


Fakta Figo
Tempat/tanggal lahir: Almada (Portugal), 4 November 1972
Posisi: Winger, Atacking Midfielder
Debut timnas: Luksemburg 1-1 Portugal, 16 September 1991
Caps/gol: 127/32

Statistik di Piala Dunia
Partisipasi: 2 kali (Piala Dunia 2002 dan 2006)
Main: 10
Gol: 0
Prestasi terbaik: Semifinal Piala Dunia 2006

Rubrik Road to World Cup 2010: The Next Legend vs Legend, Tabloid Soccer Edisi 39/X

5 komentar:

  1. aha... CR9-nisme... pokoknamah madridistas dah...thanks arikel lengkapna euy...
    sip buat VIKING...

    BalasHapus
  2. senang sekali bisa berkunjung ke blog anda
    sangat menarik dan bermanfaat sekali
    terimakasih banyak gan

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)