Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kamis, 07 Oktober 2010

Low Profile


by Tari Sri Lestari on Tuesday, October 5, 2010 at 7:44am

Lionel Andress Messi. Nama itu sudah tak asing lagi bagi insan sepak bola. Yups, pemain asal negeri Tango tersebut tak perlu diragukan lagi keampuhannya dalam menggocek bola. Gelar demi gelar pun berhasil dia rengkuh karena kehebatannya dalam mengolah si kulit bundar. Tak pelak, namanya pun kerap dielu-elukan fansnya. Yang sekarang tengah hangat-hangatnya dibicarakan adalah keberhasilan pemain yang disebut-sebut sebagai titisan Maradona menyabet sepatu emas lantaran produktifitas golnya di musim lalu. Gelar tersebut tentunya semakin melengkapi sederet prestasi Messi seperti Pemain Terbaik FIFA dan Ballon d'Or. Namanya sekarang bisa disejajarkan dengan C. Ronaldo dan Ronaldo. What a fantastic man!

Tapi satu hal, yang membuat Messi berbeda dengan pebola pada umumnya. Rendah hati. Ya, dia sangat rendah hati dan jauh dari kesan glamour walau sederet prestasi sukses dia raih dan gaji tinggi sukses dia kantongi. Dia jauh dari kesan sombong alias angkuh alias takabur.
"Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi." (28 : 83)

Tak ada ruginya kita bersikap rendah hati walau kita diberi suatu kelebihan oleh ALLOH. Bersikap rendah hati pada sesama, tidak akan menurunkan derajat kita di hadapan siapapun. Justru dengan bersikap rendah hati, orang lain akan semakin respek ke kita (Tapi jangan bersikap rendah hati karena ingin disegani orang lain ya! Niatkan semua untuk menggapai ridho ALLOH..^^..). Jadi untuk apa sombong? Toh yang ada pada diri kita adalah milik ALLOH dan akan kembali kepadaNYA. Seharusnya orang yang bersikap sombong tuh justru malu kepada ALLOH. Dia menyombongkan sesuatu yang sejatinya bukan mutlak miliknya. ALLOH lah yang mempunyai hak milik mutlak. Manusia hanya memiliki hak guna pakai.

"AKU akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alas yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-KU." ( 7 : 146)
Wallohu a'lam.

5 komentar:

  1. I agree with the above comment , thanks

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)