Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 05 April 2011

Prediksi Inter-Schalke



Wakil Jerman Kedua

Milan, OLE!

Ambisi Inter Milan untuk mempertahankan gelar Liga Champions kembali mendapatkan tantangan dari wakil Jerman. Setelah sukses menyingkirkan Bayern Muenchen kini Inter harus melewati hadangan Schalke 04.
Luzman Rifqi Karami

Bagi Inter ini ditentunya bisa dikatakan sebuah keuntungan. Betapa tidak, sebenarnya sang jawara bertahan bisa saja bertemu lawan yang lebih tangguh seperti Barcelona atau Real Madrid. Hal ini diakui oleh Luis Figo, perwakilan Inter dalam pengundian babak perempat final di Nyon, Swiss beberapa waktu lalu. Figo bersyukur baru mungkin bertemu kedua tim Spanyol tersebut di babak final.

"Kami senang karena terhindar dari Real Madrid ataupun Barcelona. Namun, siapapun lawannya, pasti akan sulit dikalahkan. Schalke mampu menyingkirkan tim kuat Valencia," ujar Figo.

Namun, Schalke pantang dipandang remeh. Wakil Jerman tersebut telihat begitu berkembang dari waktu ke waktu. Apalagi mereka memiliki sosok yang tangguh di bawah mistar gawang, Manuel Neueur. Dia pernah memperlihatkan aksi menawan yang meningkatkan semangat juang tim ketika menaklukkan Porto di babak 16 besar 2008 lalu. Jika Neuer bisa mengulang hal yang sama, tim Jerman itu berpeluang melaju tanpa kebobolan gol.

Belum lagi ada ancaman dari mantan legenda Real Madrid, Raul Gonzales. Di Schalke, Raul masih menunjukkan kualitasnya. Satu gol ke gawang Valencia di Mestalla turut membawa tim Royal Blues melaju ke babak perempat final. Lini pertahanan Inter yang dikomandai Lucio dan Andrea Ranocchia wajib bekerja keras. Termasuk mewaspadai pergerakan Jefferson Farfan yang begitu lincah dari sayap.

Inter sendiri saat ini berada di atas angin. Di ajang Serie-A Inter semakin mendekati pimpinan klasemen, AC Milan. Walaupun harus takluk dalam partai derby Sabtu (2/4) peluang untuk merebut scudetto masih terbuka. Hal yang berbanding terbalik dengan Schalke, di mana mereka harus terseok-seok di posisi ke-10 Bundesliga.

Pelatih Inter, Leonardo menegaskan sudah melupakan kekalahan di partai derby dan fokus menatap Liga Champions. “Saat ini, kami harus memikirkan tentang Schalke. Kami masih memiliki banyak hal positif yang harus dihadapi, jadi lakukanlah!” ujar Leonardo usai pertandingan.
“Kami menerima kekalahan ini dan saat ini, kami harus fokus ke Liga Champions,” tegas mantan allenatore Milan tersebut.

Untuk menaklukkan Schalke di kandang sendiri, Inter masih mengandalkan kemampuan Samuel Eto’o sebagai tukang gedor gawang lawan. Pengalamannya yang telah meraih tiga gelar Liga Champions menjadi kredit poin tersendiri. Belum lagi ancaman dari Diego Milito yang mulai pulih dari cedera dan Goran Pandev yang menghancukan mimpi Bayern Muenchen.

Asalkan tidak menganggap remeh ditinjau dari sisi mana pun Inter masih satu kelas di atas Schalke. Inter bisa memenangkan laga ini dengan lebih dari satu gol. Satu-satunya yang wajib diwaspadai Inter adalah menjaga gawang mereka agar tidak kebobolan untuk memperingan langkah mereka saat melawat ke Jerman.

Pertemuan terakhir
7 Mei ’97 Schalke 1-0 Inter (Final Piala UEFA)
21 Mei ’97 Inter 1-0 Schalke (Final Piala UEFA)
3 Maret 98 Inter 1-0 Schalke (Piala UEFA)
17 Maret ’98 Schalke 1-1 Inter (Piala UEFA)

INTER v SCHALKE

REKOR LIGA CHAMPIONS
Tiga Kali (1963/64, 1964/65, 2009/10)
JUARA
-
Dua Kali (1966/67, 1971/72)
RUNNER-UP
-
Juara
2009/10
Absen
STATISTIK LIGA CHAMPIONS 2010/11
50%
RASIO KEMENANGAN
62.5%
15
GOL
14
14
KEBOBOLAN
5
Samuel Eto'o - 8
TOP SCORER
Jefferson Farfan - 4
Samuel Eto'o - 4
ASSIST TERBANYAK
Tiga Pemain - 2

Selalu Berlangsung Ketat
Ditinjau dari segi mana pun Inter dan Schalke tentunya berbanding jauh. Inter adalah langganan Liga Champions, sekaligus peraih lima gelar musim lalu. Di ajang Liga Champions Inter sudah juara tiga kali, sedangkan Schalke hanya kerap menjadi underdog. Namun siapa sangka persaingan antara keduanya selalu berlangsung ketat. Skor 1-0 kerap mewarnai pertemuan kedua tim. Inter bahkan memiliki aib tersendiri karena pernah takluk lewat adu penalti oleh Schalke pada final Piala UEFA 1996-97.

Saat itu final berlangsung dua leg. Skor 1-0 untuk kemenangan Schalke di Veltins Arena terulang dengan skor yang sama untuk kemenangan Inter di Giuseppe Meazza. Alhasil adu penalti harus dilakukan. Hasilnya Schalke menang 4-1 di hadapan para pendukung Inter sekaligus berhasil merengkuh gelar Piala UEFA.
Kesuksesan di masa lalu menjadi inspirasi bagi Schalke untuk menahan laju Inter. Hal ini diakui sang kiper andalan, Manuel Neueur.

"Menghadapi juara bertahan merupakan undian yang sangat berat. Tapi, ini pun bisa menjadi langkah baik bagi Schalke. Sebab, kami pernah sukses di San Siro pada 1997. Lain itu, kami diuntungkan lantaran bermain tandang lebih dulu,' bilang kiper Manuel Neuer.

Lucio Yakin Inter Masuk Final
Milan, OLE!

Keyakinan tinggi diusung bek Inter yang penuh pengalaman, Lucio. Ia yakin La Beneamata akan kembali melaju ke partai puncak. Ia juga yakin timnya bisa kembali meraih gelar yang musim lalu diraih di Stadion Santiago Bernabeu.

Hasil dramatis saat menyingkirkan Bayern Muenchen menimbulkan opitimisme tinggi dari pemain asal Brasil tersebut. 

"Kami bermain bagus lawan Bayern, dan kini kami mulai menatap Schalke. Kami akan melakukan segala usaha untuk bisa mengulangi kesuksesan pada musim lalu," kata Lucio.

Namun Lucio pantang memandang remeh Schalke. Baginya semua tim memiliki peluang yang sama.
"Setiap tim di fase kompetisi ini memiliki peluang untuk menang. Real Madrid dan Barcelona juga memiliki peluang yang sama," ujar Lucio kepada eBand.

Inter kini menjadi satu-satunya wakil Italia di Liga Champions setelah Roma dan Milan tersingkir. Rekor Inter menghadapi klub Jerman cukup apik. Dari total 13 pertemuan di Liga Champion Nerazzurri sukses mengantongi enam kemenangan, empat kalah, dan tiga imbang.

Direktur Schalke Senang Jumpa Inter
Gelsenkirchen, OLE!
Bagi siapa pun bertemu juara bertahan tentunya suatu hal yang sulit. Namun hal sebaliknya dirasakan Direktur Sport Schalke, Horst Held. Baginya melawan Inter masih lebih “mudah” dibandingkan harus bertemu dengan raksasa Spanyol, Barcelona.

"Saat paling menegangkan adalah begitu nama Barcelona muncul dan nama kami masih termasuk dalam undian. Kami akhirnya merasa lega karena ternyata bukan kami yang harus menghadapi mereka," ucap Heldt melalui situs resmi Schalke.

Bagi Heldt, Inter memang bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Terbukti mereka sanggup menyingkirkan wakil Jerman lainnya, Bayern Muenchen. Namun baginya peluang timnya masih lebih besar dibandingkan harus bertemu Barcelona.

Apalagi Schalke memiliki memori manis saat menghadapi Inter. Pada musim 1996-97 mereka merengkuh gelar Piala UEFA setelah menaklukkan Inter melalui adu penalti di partai puncak.

Laga Inter melawan Schalke bisa dibilang menjadi laga bergengsi bagi kedua negara, Italia dan Jerman. Hal ini karena mereka adalah satu-satunya perwakilan masing-masing negara. Patut dinantikan siapa yang akan menjadi pemenang laga ini.

2 komentar:

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)