Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 18 Mei 2011

Menulis Sambil Berdakwah

Luzman Rifqi Karami : Menulis Sambil BerdakwahOleh : Mieny Angel

…. Hubunganku dengan dia pun sekarang dibatasi, karena kami belum muhrim dan takut pada murka Allah. ….
Penggalan di atas adalah salah satu tulisan dari pria kelahiran Bandung, 27 Mei 1988.

Luzman Rifqi Karami, memulai karirnya sebagai penulis lepas di tabloid Soccer, Media Indonesia dan Persib Magz. Semua hal yang berbau bola tak pernah lepas dari pengamatannya. Baik dalam maupun luar negeri.
Penggemar klub Inter Milan ini selain menulis di majalah bola juga telah melahirkan beberapa buku, baik yang solo mau pun antologi. Antara lain: Terjebak di bawah sadar, Terbebas Dari kegelapan, Gado-Gado Cinta, Be Strong Indonesia, Sepak Bola dan Dakwah.

Hampir semua tulisannya selalu mengandung tentang dakwah. Menulis sambil berdakwah. “Motivasi menulis ingin berbagi inspirasi dengan orang lain, kayaknya seneng banget kalo bisa menginspirasi orang lewat tulisan apalagi bisa berdakwah lewat tulisan. Al-Quran juga kan berbentuk tulisan, jadi menurutku menulis bisa jadi media dakwah yang cukup efektif.” Begitulah jawaban dari Luzman yang juga seorang penyiar di M-Tas 107.8 FM, Sumedang, saat diwawancarai.

Selain mendapat kesenangan dunia, insya Allah mendapatnya pahala yang berlipat. Pria S1 fakultas Ilmu Komunikasa Unpad ini mempersembahkan setiap tulisannya untuk sang ibu tercinta, Nita Kania. Karena Ibulah yang banyak mengajarkan tentang menulis. Bakat menulisnya telah diketahui ibunya sejak kecil. Dengan tekun sang ibu melatih dirinya untuk menulis apa saja yang ada di sekitarnya. Termasuk menulis nasi dan uraian-uraian yang terjangkau oleh anak kecil.

Pria yang banyak orang dibilang mirip Afgan Syah Reza ini terkadang kesulitan dalam mempromosikan buku-bukunya yang memang dijual secara online saja. Sebab menurutnya promosi itu tidak gampang, kebanyakan orang lebih banyak bilang minta gratisan. Dia lebih banyak menjual bukunya ke saudara dan sahabat yang memang sudah dia kenalnya.
Selama berkarir dalam dunia tulis menulis, banyak sekali hambatannya. Selain kebanyakan orang minta gratisan saat bukunya terbit, dia juga beberapa kali ditolak oleh penerbit major. Hanya perasaan sedih yang didapat. Namun lekas dia bangkit, sebab tak ada gunanya bersedih oleh penolakan.

Dia sangat ngefans dengan penulis Raditya Dika, sampai-sampai dia juga mengikuti jejak Raditya untuk membuat blog dengan nama www.kumahanjeun.com. Katanya kalau Raditya saja bisa terkenal tulisannya lewat blog, berarti ada kemungkinan dirinya pun bisa.

Walau pun sudah dibilang agak sukses dengan kerjaan barunya sebagai wartawan di www.vivanews.com ternyata dia masih mempunyai impian yang belum terwujud dan ingin segera mewujudkannya, yaitu “menikah”. Kita doakan saja supaya impiannya tercapai. Amin.

Motto dalam hidupnya, “Hidup seperti permainan bola, menggunakan berbagai tak-tik untuk mencari gol sebanyak-banyaknya dan meraih kemenangan gemilang.” Wau sebuah motto hidup yang tak jauh dari bola namun mempunyai makna yang luar biasa.

Bagi kalian yang hendak mengenalnya lebih jauh, boleh silahkan beremail ria di luzman_tari@yahoo.com atau juga pantengin kicauannya di @luzman_karami [MA]

11 komentar:

  1. hi gan, mau minta saran tentang blog saya

    http://save-ccsf.blogspot.com/

    http://4freedownloadmovies.blogspot.com/
    thanks ^_^

    BalasHapus
  2. I really love this post I will visit again to read your post in a very short time and I hope you will make more posts like this.
    cara menggugurkan kandungan
    cara menggugurkan kandungan

    BalasHapus
  3. It's actually a great and helpful piece of information. I am satisfied that you just shared this useful information for us.
    Thanks for sharing.
    cara menggugurkan kandungan
    obat penggugur kandungan
    obat aborsi
    tanda tanda kehamilan

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)