Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 06 Juni 2011

Skandal Sepakbola Italia



Beberapa Pertandingan di Italia Telah Diatur
Skandal diduga juga melibatkan pertandingan Inter Milan melawan Lecce.
KAMIS, 2 JUNI 2011, 02:01 WIB
Edwan Ruriansyah, Luzman Rifqi Karami
VIVAnews - Setelah heboh dengan skandal Calciopoli pada 2006 lalu, sepakbola Italia kembali diterpa skandal. Saat ini, muncul dugaan suap yang melibatkan 16 orang, termasuk Giuseppe 'Beppe' Signori yang telah ditangkap.

Menurut Football Italia, skandal diduga juga melibatkan pertandingan Inter Milan melawan Lecce serta pemain yang dibius. Pagi tadi, polisi telah melakukan penangkapan di beberapa kota Italia untuk memecahkan berbagai kasus termasuk pengaturan skor, penyuapan, intimidasi dan bahkan minuman obat tidur.

Mantan pemain Lazio, Signori ditetapkan sebagai tersangka utama kasus ini oleh pengadilan dan saat ini berstatus tahanan rumah. Tersangka lainnya yakni pemain Ascoli, Vicenzo Sommese dan Vittorio Mocolucci.

Kapten Atalanta, Cristiano Doni saat ini juga sedang dalam pemeriksaan, namun belum ditangkap. Mantan pemain tengah Fiorentina, Mauro Bressan dan mantan pemain Bari, Antonio Bellavista juga terlibat dalam skandal ini.

Jaksa penuntut umum Cremona menemukan setidaknya ada 18 partai Serie A, B, dan Lega Pro yang diatur setelah melihat pola taruhan yang tidak biasa. Menurut dokumen yang diteken jaksa Guido Salvini, keterlibatan Signori tak terbantahkan di daerah Bologna. Ia terlibat taruhan dengan memasang € 150.000 pada pertandingan Serie A, Inter-Lecce.

Menariknya, pada taruhan tersebut Signori menyebutkan sedikitnya akan ada tiga gol untuk pertandingan Inter-Lecce. Namun, faktanya pertandingan berakhir 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil tersebut memicu serangan balas dendam kepada orang-orang dalam ring taruhan yang tak bisa membuat hasil sesuai dengan yang direncanakan. Laga Brescia melawan Bologna pada 2 April juga memperlihatkan pola taruhan yang tak biasa untuk kemenangan tuan rumah dengan hasil 3-1.

Pertandingan lain yang dicurigai telah diatur adalah kemenangan 3-0 Atalanta atas Piacenza pada 19 Maret. Tuduhan jaksa, “Doni merupakan salah satu pemain yang menyetujui hasil setelah berkompromi dengan bek Piacenza, Carlo Gervasoni. Gol kedua dari titik putih berasal dari pelanggaran Gervasoni terhadap Doni.”

Investigasi menunjukkan dua tim yang memastikan promosi musim ini, Siena dan Atalanta juga terlibat dalam pertandingan yang telah diatur. Tuduhan lainnya adalah minuman pemain Cremonese dibubuhi sesuatu menjelang kemenangan 2-0 atas Paganese pada 14 November 2010.

Beberapa pemain dan anggota staf merasa sakit selama dan setelah pertandingan, dengan beberapa dari mereka harus mendapat perawatan di rumah sakit. Diduga mereka diberi obat tidur.

Cristiano Doni Mengaku Bersih dari Skandal
Ia dibela pelatihnya di Atalanta, Stefano Colantuono.
KAMIS, 2 JUNI 2011, 22:58 WIB
Irvan Beka, Luzman Rifqi Karami
VIVAnews - Kapten Atalanta Cristiano Doni merasa yakin dia akan bebas dari tuduhan apa pun terkait skandal pengaturan skor.

Gelandang serang Atalanta ini menjadi salah satu terdakwa dalam investigasi skandal yang kembali mengejutkan di persepakbolaan Italia. Seperti dilansir Soccerway, sejumlah pemain yang ikut terlibat dalam pengaturan skor di Serie B ini adalah beberapa nama besar di sepakbola. Selain Doni, Beppe Signori yang juga Kapten Lazio di era'90-an termasuk salah satunya.

“Berdasarkan laporan media yang menyebutkan keterlibatan Doni dalam investigasi, Cristiano Doni yakin bahwa ia selalu bertindak sesuai aturan,” demikian catatan yang dirilis atas nama sang pemain.

“Dia yakin bersih dalam peradilan sipil dan olahraga,” lanjut pernyataan itu.

Polisi Italia menangkap 16 orang pada Rabu, 1 Juni 2011. Mereka diduga terlibat dalam pengaturan skor di Serie-A, Serie-B, dan Lega Pro.

Salah satu nama yang sedang dalam penyelidikan adalah Doni, sementara itu beberapa inspektur pertandingan tercatat di antara 18 orang yang dicurigai terlibat.

Pelatih Atalanta Stefano Colantuono ikut mengomentari tuduhan terhadap sang pemainnya. “Tontonlah semua pertandingan dan Anda akan yakin ini adalah tuduhan menggelikan,” ujar Colantuono seperti dilansir Football Italia.

“Panggilan telepon tak mengatakan apa pun mengenai hasil pertandingan, maka promosi Atalanta dan Siena adalah sah.”
“Keterlibatan Doni tidak masuk akal. Dia tak akan menyakiti Atalanta. Ini sungguh lucu,” tutup sang pelatih.

De Rossi Marah Dikaitkan Skandal
Nama De Rossi disebut telah menerima panggilan telepon dari pengatur skor pertandingan.
SABTU, 4 JUNI 2011, 00:03 WIB
Irvan Beka, Luzman Rifqi Karami
VIVAnews - Skandal pengaturan skor di Italia kembali memanas. Nama-nama besar dicurigai terlibat. Salah satunya adalah gelandang Roma, Daniele De Rossi. De Rossi mengaku marah dan terkejut ketika namanya disebut memiliki terlibat skandal.

Meskipun tak termasuk dalam 16 pemain yang ditangkap atau sedang dalam pemeriksaan, De Rossi menemukan namanya dihubungkan dengan skandal.

“Saya marah,” ujarnya pada ANSA, Jumat 3 Juni 2011. “Referensi yang salah telah dibuat mengenai saya, padahal saya tak melakukan apa-apa,” lanjut De Rossi.

“Saya tak bisa terima dengan pemberitaan yang muncul dalam berbagai surat kabar yang secara langsung berhubungan dengan hukum otoritatif.”

“Saya sama sekali tak memiliki hubungan dengan kasus ini. Ada referensi yang dibuat tentang diri saya yang jelas salah dan palsu.”

“Untuk alasan ini saya akan melindungi nama baik dan kejujuran saya di lapangan terhadap siapapun yang akan menghubungkan saya dalam kasus ini,” terang De Rossi.

Dalam tuduhan tersebut nama De Rossi disebut telah menerima panggilan telepon dari orang-orang yang diduga mengatur pertandingan.

Namun, tak ada bukti yang kuat mengenai keterlibatan De Rossi dalam skandal pengaturan skor atau sesuatu yang ilegal. Polisi dan jaksa memeriksa kasus ini juga menegaskan bahwa DeRossi tidak sedang diselidiki untuk melakukan kesalahan.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi Italia menangkap 16 orang pada Rabu, 1 Juni 2011. Mereka diduga terlibat dalam pengaturan skor di Serie-A, Serie-B, dan Lega Pro. Salah satu yang ditangkap adalah  mantan striker Italia Giuseppe 'Beppe' Signori dikenai tahanan rumah. Signori disebut-sebut sebagai tersangka utama dalam kasus ini

5 komentar:

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)