Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 26 September 2011

Mengenai Surat Ar-Rahman

Sedikit share mengenai surat Ar-Rahman. Ar-Rahman ini surat ke-55 dalam Al-Quran. Pengalaman saya dengan surat ini saat kemasukan jin tahun 2009. Saat itu saya selalu bergetar dan terbata-bata setiap melantunkan kalimat "Fabiaayi alaa irabbikumaa tukadzibaaan.."

Ini ada mengenai surat Ar-Rahman diambil dari Twitter @IslamDiaries:
1. 1. Assalamualaikum, mau twit “Maka Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan” pada surat #ArRahman boleh ya?
2. Noticed gak kalo Kalimat ini diulang hingga 31 kali di dalam Al-Quran surat #ArRahman

3. "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"| #ArRahman
4. Kalo diulang ulang terus berarti amat sangat penting. Mengapa kalimat ini begitu penting? | #ArRahman
5. Begini, manusia diciptakan dengan kelemahan: Salah satunya Pelupa dan Malas Berfikir| #ArRahman
6. Kita lihat ya. Dalam QS. Yunus: 12, Allah berfirman: | #ArRahman
7. (1/4) “Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, .| #ArRahman

8. (2/4)tetapi setelah kami hilangkan bahaya itu darinya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), .| #ArRahman
9. (3/4)seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya.| #ArRahman
10. (4/4)Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan” (QS. Yunus: 12) | #ArRahman
11. Seringkali kita (manusia) ditengah musibah, kita ingat dan sujud kepada Allah, .| #ArRahman
12. meminta untuk dimudahkan jalan dalam menghadapi musibah. tetapi ketika ditengah kesenangan, nikmat (dunia), kita jd lalai. .| #ArRahman
13. Lupa bahwa kesenangan dan kenikmatan itu semua adalah pemberian Allah Ta’ala sehingga kita menjadi kufur nikmat. .| #ArRahman
14. Maka ayat ini menjadi penting sebagai peringatan bagi manusia, tempatnya salah dan lupa. Subhanallah.. .| #ArRahman
15. Ingat lah kita sebagai manusia kepada Dia di setiap waktu. | #ArRahman
16. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,(QS #ArRahman:14)
17. dan Dia menciptakan jin dari nyala api.( QS #ArRahman:15)
18. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? ( QS #ArRahman:16)
19. Pernahkah kita benar2 ingat bahwa kita ada yang menciptakan? dan yang menciptakan kita adalah Allah Ta’ala. .| #ArRahman
20. Dan seringkali manusia malas berfikir. Cobalah ingat ini di setiap detik hembusan nafas kita| #ArRahman
21. Semua yang ada di bumi itu akan binasa.( QS #ArRahman:26)
22. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (QS #ArRahman:27)
23. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? ( QS #ArRahman:28)
24. Pernahkah kita benar2 ingat akan kiamat? bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara? .| #ArRahman
25. Pernahkah kita berfikir kiamat akan datang ditengah berlimpahan nikmat dunia yang kalian dapat? .| #ArRahman
26. Dan seringkali manusia malas dan lupa berfikir. .| #ArRahman
27. Maukah kita luangkan waktu sejenak untuk menyadari .| #ArRahman
28. bahwa semua yang ada di dunia ini tanpa kecuali, semata-mata pemberian dari Allah Ta’ala? .| #ArRahman
29. Sebagian dari kita mungkin hanya menelan bulat-bulat "warisan" agama Islam dari orang tua, .| #ArRahman

Rabu, 07 September 2011

Book Your Blog

Saat ini banyak orang yang mengekspresikan tulisannya lewat blog. Baik berupa artikel, cerpen, curhatan, puisi, dan sebagainya. Terkadang, blog-blog itu bisa muncul di search engine google dan kerap menjadi referensi orang terhadap sesuatu hal. Lewat blog kita bisa mengekspresikan diri dan juga bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

Pertanyaannya, apakah mungkin blog kita dibukukan? Jawabannya mungkin saja. Kita bisa mengikuti langkah Raditya Dika yang sukses lewat buku yang bermula dari blog.

Saat ini ada kemudahan lewat penerbit Leutika Prio, dalam lomba Book Your Blog. Daftarkan blog kamu di Leutika Prio, self publishing yang menjual bukunya via online.

Leutika Prio adalah lini self publishing dari Leutika Publisher yang menyediakan berbagai macam paket penerbitan dengan sistem mudah dan harga terjangkau www.leutikaprio.com. Self Publishing merupakan alternatif baru menerbitkan buku dengan lebih praktis dan tanpa seleksi. Para penulis tidak perlu repot membuat cover, mengurus ISBN, dan teknis buku lainnya karena Leutika Prio menyediakan layanan edit aksara, cover, layout, ISBN dan konsultasi yang telah disusun pada paket-paket penerbitannya. Penulis juga tetap mendapatkan royalti sebesar 15% dari harga produksi.

Untuk ikutan lomba ini caranya mudah:
1. Tulis tentang event ini beserta logo event di blogmu dengan bahasamu sendiri, diberi tag #bookyourblog
2. Pasang link website http://www.leutikaprio.com/ di blog kamu (di blog scroll)
3. Kirimkan alamat blog kamu ke eventleutika@hotmail.com
4. Tulis sinopsis blog kamu dalam 250 kata Ms Word. Sertakan nama, nama pena, TTL, alamat, no handphone, alamat e-mail, akun FB, akun twitter. Kemudian attach file ke dalam e-mail.
Tulis “Book Your Blog” di judul e-mail.

Kriteria pemenang lomba ini:

  1. Inspiratif, berisi cerita-cerita yang dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.
  2. Tidak mengandung SARA dan pornografi.
  3. Berkarakter, konsisten berisi materi-materi yang terkonsep dan orisinil

Pemenang lomba ini ada 3, hadiahnya:
1. Tulisan-tulisan di blog kamu akan diterbitkan GRATIS dalam bentuk buku oleh Leutika Prio
2. Royalti 15% dari harga produksi
3. Paket buku dari Leutika Publisher


Bagi yang belum terpilih tetap mendapatkan diskon paket penerbitan sebesar 20%.

Deadline : 30 September 2011

Website:
 http://www.leutikaprio.com/

Twitter: @leutikaprio

Fanpage FB
http://www.facebook.com/leutikaprio

Mari Senantiasa Bersyukur

Fabi-ayyi ala-i rabbikuma tukaththibani فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذ



Aku teringat ayat itu saat aku sakit sekitar dua tahun lalu. Ketika ayat itu dibacakan, aku seperti bergetar dan terbata-bata membacanya. Saat itu aku menderita gangguan kemasukan jin. Ada sesuatu yang aneh saat ayat itu dibacakan. Perasaan bersalah. Yap, perasaan bersalah.

Arti ayat itu adalah, "Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?" Ayat tersebut diulang dalam surat Ar-Rahman sebanyak 31 kali. Seperti sebuah penegasan, bahwa kita sebagai manusia memang lebih banyak berkeluh kesah dibandingkan bersyukur. Padahal nikmat yang Alloh berikan pada kita begitu banyaknya.

Saat didera musibah senantiasa kita bertanya, "mengapa seperti ini? apa salah saya sampai seperti ini? mengapa orang lain lebih bahagia dari saya?" Kini pertanyaan kembali pada diri kita, seberapa lama kita mengingat Alloh dalam kehidupan kita? Sudah optimalkah amal ibadah kita?

Ingatlah Alloh begitu luar biasanya memberikan nikmat bagi kita. Nikmat untuk hidup, nikmat bernapas, nikmat merasakan keagungan-Nya, nikmat iman, Islam, orang yang sayang pada kita, semuanya nikmat yang wajib kita syukuri.

Maka alangkah bodohnya jika kita merasa patah hati hanya karena ditinggal oleh pacar atau kekasih. Tenang kawan, Alloh tak akan meninggalkan kita. Dia akan memberikan segalanya indah pada waktu-Nya. Dia tahu mana yang terbaik buat kita.

Sedikit sharing saja mengenai kejadian yang dialami saya akhir-akhir ini, yah Alhamdulillah yah sesuatu banget.

Bulan Februari lalu saat baru lulus dari Fikom Unpad saya hanya punya hape butut, ga ada pekerjaan, tak ada laptop, tak ada BB, tak ada kamera. Tapi sekarang Alhamdulillah semuanya punya :D

Berawal dari kerja di Harian Olahraga OLE! Di sana ternyata saya tidak menerima gaji, ada masalah dalam perusahaan itu. Tapi saya berusaha bersabar. Dan apa yang terjadi? Tepat saat OLE kolaps, saya mendapat tawaran kerja di vivanews. Saya sudah mengirim lamaran di vivanews, dua bulan sebelum kerja di OLE. Dan luar biasanya sangat tepat saat nasib saya di OLE tak jelas, langsung ada panggilan vivanews. Dan Alhamdulillah gaji lancar.

Di vivanews, saya bekerja dengan peralatan seadanya. Saat itu saya sempat bilang ke bapak, "Kalau ada laptop kayaknya lebih praktis nih, gampang buat beritanya." Tapi saya bingung, bapak juga dulu belum ada kerja, uang saya juga belum cukup.

Tapi apa yang terjadi saudara-saudara? Nenek saya memberikan pinjaman membeli laptop lengkap dengan modemnya. Ini memang sesuatu banget.

Sama halnya saat saya mengidamkan kamera karena saya merasa perlu mengabadikan momen tertentu saat melakukan liputan. Baru sehari mengidamkan kamera, bapak saya bilang saya dapat warisan dari kakek uang untuk beli kamera.

Satu lagi blackberry. Kebetulan hp saya sudah rusak. Saya perlu hp baru. Dan ternyata adik saya dapat kerja di Kendari, lumayan punya gaji besar dan bisa beli hp android. Alhasil BB diwariskan pada saya...

Hanya 4 bulan kerja di vivanews sudah dapat laptop, kamera, BB.. Benar-benar kekuasaan Alloh. hehehe