Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 31 Desember 2012

Pemain Muslim yang Pernah Membela Inter (part I)

Saat ini banyak pemain Muslim yang merumput di Eropa, tak terkecuali di Inter Milan, klub favorit saya. Bahkan entah kebetulan atau tidak, dari para pemain yang pernah merumput di Inter bisa dibuat formasi yang beranggotakan pemain-pemain Muslim.

Skuat Inter Muslim( 3-4-3): Samir Handanovic, Houssine Kharja, Ibrahima Mbaye, Umit Davala, Emre Belozoglu, Okan Buruk, Sulley Muntari, Aron Winter (?), Hakan Sukur, Ishak Belfodil, Mohammed Kallon

Di sini tak semuanya Muslim.  Aaron Winter saya beri tanda tanya karena ada sedikit kontroversi mengenai agama keduanya. Saya juga akan bahas sedikit mengenai Zlatan Ibrahimovic.

Pemain Muslim Inter kebanyakan pemain Turki. Emre Belozoglu, Okan Buruk, dan Hakan Sukur. Ketiga pernah bermain bersamaan. Okey mari kita bahas satu per satu.

1. Samir Handanovic
Lugas, cekatan, dan lincah di depan gawang. Itulah kehebatan seorang Samir Handanovic. Pemain timnas Slovenia ini benar-benar sanggup menggantikan peran Julio Cesar yang dilepas Inter di bursa transfer 2012-13. Serangan demi serangan lawan seringkali berhasil di patahkan.
Handanovic memiliki garis keturunan Bosnia. Nama belakangnya, Handanovic merupakan nama khusus untuk Muslim Bosnia. Tapi sampai sejauh ini belum pernah Handanovic berbicara mengenai agamanya.

 Yang disayangkan, Handanovic justru punya anak sebelum menikah. (Atau nikah siri?). Dia menikahi Zaja Trobec mantan cherleader seksi KK Olimpija. Pasangan ini baru menikah Mei 2012. Ajaibnya mereka sudah punya anak yang dinamai Alen, lahir 19 Januari 2011.

Hal yang menarik, tanda tangan Samir Handanovic bisa terbaca "Islam"


 2. Ibrahima Mbaye

Pemain Muslim yang dimiliki Inter musim 2012-13 ini selain Samir Handanovic. Mbaye menandatangani kontrak profesional dengan Inter pada Januari 2011 setelah sempat membela Primavera pada 2010. Mbaye bergabung dari Inter setelah dibeli dari klub Senegal, Etoile Lusitana. Musim ini Mbaye tercatat sebagai pemain Primavera yang beberapa kali ditarik ke tim senior. Mbaye sempat bermain bersama tim senior Inter saat pramusim 2012-13. Pemain 18 tahun asal Senegal ini melakoni debut di ajang Europa League saat menghadapi Hajduk Split di Europa League, lalu memperpanjang kontrak beberapa hari setelah ultahnya ke-18 pada 19 November 2012. Mengenai keislaman dia, apakah religius atau tidak, infonya masih belum dapat nih. Tapi mengingat dia dibesarkan di Senegal dengan kultur Islam sepertinya dia Muslim yang taat.

 3. Emre Belozoglu

 Kecil, mungil namun begitu lincah di tengah lapangan. Mungkin postur tubuhnya mirip Andik Vermansyah, Itulah sosok Emre Belozoglu. Pemain yang memperkuat Inter pada 2001 hingga 2005 ini tercatat sebagai salah satu pemain Muslim yang pernah dimiliki La Beneamata. Pemain yang kini memperkuat Atletico Madrid ini hanya menyumbangkan satu gelar Coppa Italia 2004-05 untuk Inter. Namun gaya permainannya yang khas tentunya tak akan dilupakan Interisti. Dia juga sempat mengantarkan Turki merebut peringkat tiga Piala Dunia 2002 saat berstatus pemain Inter. Dia pernah terlibat dugaan rasis dengan pemain Trabzonspor, Didier Zokora. Namun entah benar atau tidak Emre justru berdalih dia melakukan itu karena Islam dihina.

“Secara personal, saya telah menjadi subjek hinaan rasis seperti ‘Turki kotor’, kata-kata yang menghina kepercayaan saya sebagai Muslim. Anda dapat menanyakan kepada Altintop bersaudara soal ini.” Emre Belozoglu
 Ada foto Emre sujud syukur nih saat berkostum timnas Turki dan Fenerbahce.


 4. Okan Buruk
 Kalau dalam bahasa Indonesia buruk berarti jelek. Tapi wajah atau permainan Okan tidak buruk. Dia membela Inter bersamaan dengan Emre pada 2001 hingga 2004. Ini ada fotonya berdua, cie. Cie.. Pria 39 tahun ini mengakhiri karirnya di klub Turki, Büyükşehir Belediye Spor Kulübü pada 2010. Emre dan Okan pasangan gelandang Muslim yang sempat bermain bersama di Inter.



 5. Sulley Ali Muntari 
Ini salah satu pemain Muslim idola saya. Pemain timnas Ghana ini mencetak gol tunggal kemenangan Inter saat melawan Juventus pada 22 November 2008. Setelah itu dia langsung melakukan selebrasi sujud syukur. Hal ini mengundang reaksi positif dari komunitas Muslim di Italia. Banyak yang berkata, Muntari menunjukkan dalam kebahagiaan setinggi apa pun (dalam hal ini mencetak gol), seorang Muslim tetap menunjukkan kerendahannya di depan Allah dengan bersujud.




“Bukan karena kita mendukung Inter, namun kareka kita Muslim. Kami tak bisa berkata hal lain selain gembira dengan selebrasi sujud syukur Sulley Ali Muntari. Ini mengingatkan kita semua bagaimana menghormati Allah, termasuk di lapangan hijau. Kami yakin Muntari bisa menjadi contoh penting bagi ribuan pemuda Muslim yang membentuk bagian penting di olahraga Italia." Hamza Piccardo, direktur Islam-Online, saat diwawancarai oleh Adnkronos International (AKI). 

Agustus 2009, Muntari sempat tidak disukai oleh Jose Mourinho pelatih Inter saat itu, karena tetap berpuasa Ramadan saat bertanding. Praktis, Mourinho langsung dikecam ormas Islam di Italia.

 “Dalam cuaca panas seperti ini, dia seharusnya tidak berpuasa. Ramadan tak datang di waktu yang tepat, terutama bagi para pemain yang tetap harus bermain.” Jose Mourinho

 Muntari membela Inter pada 2008 hingga 2012. Januari 2012 Muntari menyeberang ke AC Milan dengan status pinjaman. Pada 1 Juli 2012 Muntari resmi menjadi pemain Milan dengan bebas transfer.

Di Milan, Muntari sempat menunjukkan tato yang bertuliskan lafadz Allah di tubuhnya. Hal ini dilakukannya saat dia mencetak gol yang membawa Rossoneri menaklukkan Barcelona 2-0 di 16 besar leg pertama Liga Champions, 20 Februari 2013. Mungkin ini wujud kecintaannya kepada Sang Pencipta. Meski pada faktanya, tato diharamkan dalam Islam apapun bentuknya. Selengkapnya baca http://www.kumahaanjeun.com/2013/03/tato-allah-sulley-ali-muntari-antara.html

6. Houssine Kharja



Pemain berkebangsaan Maroko ini hanya bermain sebentar di Inter. Pada pertengahan musim 2011, dia dipinjamkan dari Genoa dengan opsi permanen pada akhir musim. Namun, pada akhirnya Kharja tidak dipermanenkan oleh Inter dan kembali ke Genoa. Di Inter, Kharja mencetak 1 gol dari 20 pertandingan dan ikut merebut Coppa Italia.

Kharja lalu dibeli oleh Fiorentina dengan status kepemilikan bersama Genoa. Pada musim 2012-13, dia melanjutkan petualangannya bersama klub Qatar, Al-Arabi. Di sini, Kharja justru terlibat perkelahian dengan  pemain Al-Gharafa, Nene. Akibatnya dia mendapat hukuman QR 380 ribu dan sanksi 10 laga. Pada 31 Maret 2013, Al-Arabi memutus kontrak Kharja. Kini Kharja belum punya klub. Mau main di ISL Kharja? Ketemu Jaja Mikharja hehe.

Bagaimana keislaman Kharja. Dari sumber yang saya dapat, dia berpuasa di bulan Ramadan termasuk saat tampil bersama timnas Maroko di Olimpiade 2012.

Lanjut baca bagian kedua http://www.kumahaanjeun.com/2013/01/pemain-muslim-yang-pernah-membela-inter.html

Minggu, 30 Desember 2012

Kilas Balik Inter Milan 2012

Tahun 2012 bukanlah tahun yang bagus untuk Inter. Tahun ini La Beneamata gagal mendapatkan 1 gelar pun. Sesuatu yang tak pernah terjadi sejak musim 2004-05. Memang masih ada gelar trofeo TIM dan NextGen Series yang direbut Inter Primavera. Tapi itu tak masuk hitungan tentunya.

Tapi masih ada yang berkesan tahun ini. Di antaranya menang di Derby, mematahkan rekor 49 laga tanpa kalah Juventus dan tentunya Inter Tour Indonesia. Berikut rangkuman perjalanan Inter 2012 seperti yang sudah saya tweet di akun @LoGueInteristi

15 Januari 2012 
Inter mengalahkan Milan 1-0 lewat gol tunggal Diego Milito menit 54

30 Januari 2012 Pihak Inter diwakili Ernesto Paolilo menggelar konpers di Hotel Mulia, Jakarta terkait kedatangan ke Indonesia 1 Februari 2012 partai sengit terjadi. Inter 4-4 Palermo.

Februari 2012, masa kritis Inter. Digulung Roma 0-4, dihajar juru kunci Novara, dibantai Bologna 0-3

13 Maret 2012 Inter 2-1 Marseille. Gol penalti Pazzini terasa hambar karena Inter tetap tersingkir di 16 besar UCL.

25 Maret 2012 Juventus 2-0 Inter. Di saat bersamaan Inter U-19 menjadi juara NextGenSeries mngalahkan Ajax lewat adu penalti

26 Maret 2012. Claudio Ranieri dipecat. Andrea Stramaccioni pelatih Inter Primavera naik jabatan 1 April 2012. Debut Andrea Stramaccioni berjalan manis sekaligus menegangkan. Inter 5-4 Genoa

6 Mei 2012. Derby menegangkan. Inter 4-2 Milan diwarnai pelet Cesar terhadap Ibra, gol super jegger Maicon dan Milan gagal Scudetto

 13 Mei 2012. Lazio 3-1 Inter. Inter cuma finis di peringkat 6 dan dapet jatah UEL lewat kualifikasi ketiga.

  23 Mei 2012. Rombongan Inter tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pukul 10.10 WIB disambut @InterClubIndo.
 Zanetti: "Saya senang bisa hadir di Indonesia, karena banyak fans Inter di sini dan ini sangat menyenangka. Ini kali pertama saya datang ke sini. Saya senang berada di sini setelah musim yang begitu sulit untuk dilewati." 

 24 Mei 2012. GBK jadi biru hitam!! Interisti datang dari seluruh pelosok Nusantara menyaksikan Inter secara langsung. Ada Inter Village dan Inter Museum. Trofi Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub dibawa ke Tanah Air

 24 Mei 2012. Inter menang 3-0 atas Liga Selection (Samuele Longo 36', Giampaolo Pazzini 53', Luca Tremolada 70')

 Liga Selection: Aji Saka (M. Ridwan 78'); David Pagbe, Otavio Dutra, Syaiful Indra (Sigit Meiko 74'), Diego Michiels (Dany Saputra 55');GM Siregar (Rahmat Hidayat 74'), Andik Vermansyah, Kurniawan (Mustaid Billah 81'), Mario Karlovic(Agung Suprianto 78'), Kwon Jun (Rasyid Bakri 69'); Edward Junior Wilson (Abdul Rahman 83')

 Inter: Raffaele Di Gennaro; Ivan Cordoba, Javier Zanetti (Maicon 46'), Paolo Hernan Dellafiore, Cristiano Biraghi; Angelo Palombo,Andrea Poli (Esteban Cambiasso 63'), Lorenzo Crisetig (Jonathan 46'); Giampaolo Pazzini (Diego Milito 63'),Samuele Longo (Luca Tremolada 54'), Giovanni Terrani (Coutinho 46')
 Dalam laga ini @andik_vermansah bertukar kostum dengan Esteban Cambiasso. Usai laga, Strama memberikan pujian pada Andik Vermansyah.
 Stramaccioni: "Saya paling suka dengan pemain dengan nomor punggung 10 (Andik). Pergerakannya cepat dan bisa merepotkan pertahanan kami. Saya suka datang ke Indonesia. Saya senang dengan segala hal di sini. Cuaca di Indonesia bagus. Saya juga senang dengan sambutan fans."

 Usai laga, Ivan Cordoba mengumumkan akan gantung sepatu. Cordoba: "Laga tanggal 26 nanti (lawan Timnas Indonesia) akan menjadi laga terakhir saya bersama Inter. Setelah itu,saya memutuskan pensiun. Saya senang dengan suporter Inter di sini. Belum pernah ada di negara lain suporter begitu luar biasa seperti di sini,"

 25 Mei 2012. Javier Zanetti nyanyi di Indonesian Idol ini videonya http://www.youtube.com/watch?v=nW5sZxrzpo0

26 Mei 2012. Laga kedua Inter di Indonesia. Melawan timnas asuhan Nil Maizar, Inter menang 4-2. Gol Indonesia dicetak Patrich Wanggai (12') Yosua Pahabol (90+3). Gol Inter dicetak Philippe Coutinho (6',43'), Giampaolo Pazzini (61',74'). Saat Coutinho membuka keunggulan seluruh GBK berssorakkk gooooll saaat Wanggai menyamakan kedudukan juga teriak gooaaaall!!

 Indonesia: 22 Markus Haris Maulana (Ridwan 78); 21 Ardiles (Bachtiar 71), 14 Rahman, 17 Saputra, 4 Diego Michiels; 8 Aiboy (Yulianto 54), 11 Bima Sakti (Syam 62),13 Wahyu (Busari 87); 23 Maniani, 5 Wanggai (Titus Bonai 12), 3 Ferdinand Sinaga (Bachdim 30).

 Inter: 21 Orlandoni (Castellazzi 46); 13 Maicon, 2 Cordoba, 25 Samuel (Dellafiore 60), 4 Zanetti (Crisetig 90); 17 Palombo (Poli 46), 19 Cambiasso (Terrani 86); 42 Jonathan (Biraghi 70), 29 Coutinho (Tremolada 78), 81 Longo (Pazzini 46); 22 Milito.

 ya ya RT @dtama13: @LoGueInteristi ada yg kurang di match ke 2 ga ada punggawa timnas yg ini @bepe20 padahal dia seorang Interista :'( 

 itu kado ultah termanis dari Inter buat saya. Usai laga Zanetti sempat ditanya mengenai jumlah Scudetto Juventus yang menjadi kontroversi.

Zanetti: "Saya tidak tahu dengan jumlah Scudetto Juventus. Saya membela Inter dan saya tidak tahun mengenai tim lain," Usai berkata begitu Zanetti langsung disambut dengan tepuk tangan oleh wartawan yang hadir.

Strama "Suporter di Indonesia luar biasa. Sungguh indah di dalam stadion bisa melihat begitu banyak tifosi Ini sesuatu yang di luar dugaan."

Cordoba, "Saya merinding saat mereka (supporter) menyanyikan MILANO SIAMO NOI!" Grazie Legend

22 Mei 2012. Sebelum ke Indonesia. Rodrigo Palacio resmi ke Inter dari Genoa dengan nilai transfer €10,5 juta.

 29 Mei 2012. Inter memperpanjang kontrak Stramaccioni hingga 2015.

 29 Juni 2012. Inter memutus kontrak Lucio yang sebenarnya masih tersisa 2 tahun. Dia malah nyeberang ke Juventus, diputus juga ciyan. Sekarang dia di Sao Paulo.

 5 Juli 2012. Diego Forlan pindah dari Internazionale ke Internacional, masih sama-sama Inter lah.

 6 Juli Matias Silvestre masuk, 7 Juli Samir Handanovic, 20 Juli Gaby Mudingayi

 21 Juli 2012. Inter juara Trofeo TIM. Menang 1-0 atas Juventus dan menang 2-1 atas Milan. Tapi ada mitos tiap tim yang juara Trofeo TIM ini selalu gagal dapet Scudetto. Trofi pembawa sial katanya. Pengecualian cuma musim 2005-06 dan 2007-08, Inter Scudetto setelah dapat Trofeo TIM. 10 kali juara Trofeo TIM selalu gagal Scudetto. Kalo Inter musim ini ga juara berarti mitos sial ini berlanjut.

 2 Agustus 2012. Inter memulai langkah di Liga Europa di babak kualifikasi ketiga. Menang 3-0 atas Hajduk Split. Di leg kedua di Giuseppe Meazza kalah 0-2.

 21 Agustus 2012. Tuker tambah Pazzini dan Cassano dengan AC Milan. Inter dapet tambahan €7 juta sebagai bagian kesepakatan

 30 Agustus 2012. Inter berhasil melaju ke babak grup UEL setelah menyingkirkan Vaslui 4-2 di partai play-off.

 31 Agustus 2012. Inter ditinggal 2 pahlawan treble. Maicon ke ManCity, Julio Cesar ke QPR.

 30 September 2012. Inter memupus #KutukanKandangKontrakan menang 2-1 atas Fiorentina, kemenangan kandang pertama musim ini.

 7 Oktober 2012. Hanya dengan 10 pemain Inter bisa menang 1-0 atas Milan lewat gol tunggal Walter Samuel menit ketiga.

 3 November 2012. Juventus takluk 1-3 di kandang sendiri oleh Inter! Rekor 49 laga tanpa kalah dipatahkan. Sayangnya sepekan setelah itu, rekor 10 kemenangan beruntun Inter juga patah, kalah 2-3 dari tim yng seragamnya sama, Atalanta. 

22 November 2012. Inter yang menurunkan pemain Primavera kalah 0-3 dari Rubin Kazan. Inter pun harus puas jadi runner-up grup H. Di 32 besar lawan CFR Cluj.

 18 Desember 2012, 16 besar Coppa Italia. Inter 2-0 Verona. Rodrigo Palacio menunjukkan bakat terpendamnya sebagai kiper.

 22 Desember 2012. Laga terakhir Inter tahun 2012. Syang hanya 1-1 lawan Genoa. Inter menutup tahun di peringkat ke-4, selisih 9 poin dari Juventus.

Jumat, 28 Desember 2012

Kilas 2012: Inter Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Juventus


Rodrigo Palacio berhasil menjebol gawang Juventus (Reuters/Giorgio Perottino )
VIVAbola - Juventus tampil luar biasa sepanjang tahun 2012 di Serie A. La Vecchia Signora sanggup merebut Scudetto 2011-12 dengan rekor tak terkalahkan.

Pencapaian ini mengulangi sukses Perugia musim 1978-79 dan AC Milan musim 1991-92. Namun torehan tim asuhan Antonio Conte lebih spesial, karena melakukannya dengan format 38 laga. Sebelumnya Perugia tak terkalahkan dalam 30 pertandingan namun gagal juara. Sedangkan AC Milan juara tanpa terkalahkan dalam 34 pertandingan.

Raihan spektakuler Juventus berlanjut hingga musim 2012-13. Bianconeri tetap tak terkalahkan hingga pekan ke-10. Jika ditotal, Juve tak pernah merasakan pahitnya kekalahan dalam 49 laga. Tim terakhir yang mengalahkan Bianconeri di Serie A adalah Parma, tepatnya pada 15 Mei 2011. Saat itu Juve kalah 0-1 lewat gol tunggal Sebastian Giovinco menit 64.

Semuanya ternyata berakhir di kandang mereka sendiri, Juventus Stadium, Sabtu 3 November 2012. Rival mereka, Inter Milan menghentikan rekor spektakuler itu di angka 49. Dengan demikian Juve gagal mematahkan rekor 58 kali tak terkalahkan milik AC Milan. Rossoneri yang dilatih Fabio Capello mencatat rekor tersebut pada 26 Mei 1991 hingga 21 Maret 1993.

Juventus sepertinya akan memperpanjang rekor mereka karena sempat unggul cepat lewat gol Arturo Vidal saat laga baru berjalan 19 detik. Namun semuanya berubah di babak kedua. Nerazzurri di luar dugaan sanggup menciptakan 3 gol tambahan.

Tim tamu menyamakan kedudukan lewat penalti Diego Milito menit 59. Penalti diberikan setelah Claudio Marchisio menarik baju striker Argentina.

Milito berhasil mencetak gol keduanya pada menit 76. Fredy Guarin berlari menusuk lini pertahanan tuan rumah lalu melepaskan tendangan yang bisa diblok Gianluigi Buffon. Namun bola jatuh ke kaki Milito yang tanpa kesalahan mengoyak gawang Juve.

Kemenangan Inter akhirnya dipastikan lewat gol Rodrigo Palacio menit 89. Juve pun tertunduk di kandang sendiri, kalah dengan skor 1-3.

Sayangnya setelah kemenangan itu, Inter justru tampil labil dan beberapa kali kehilangan angka dari tim-tim yang seharusnya bisa dikalahkan. Sedangkan Juve masih bisa tampil konsisten.

Alhasil kini tim besutan Andrea Stramaccioni masih tertahan di peringkat keempat Serie A dengan 35 poin dari 18 laga, tertinggal 9 poin dari Juve yang masih kokoh di puncak klasemen. (ibk)
Rodrigo Palacio berhasil menjebol gawang Juventus (Reuters/Giorgio Perottino )
VIVAbola - Juventus tampil luar biasa sepanjang tahun 2012 di Serie A. La Vecchia Signora sanggup merebut Scudetto 2011-12 dengan rekor tak terkalahkan.

Pencapaian ini mengulangi sukses Perugia musim 1978-79 dan AC Milan musim 1991-92. Namun torehan tim asuhan Antonio Conte lebih spesial, karena melakukannya dengan format 38 laga. Sebelumnya Perugia tak terkalahkan dalam 30 pertandingan namun gagal juara. Sedangkan AC Milan juara tanpa terkalahkan dalam 34 pertandingan.

Raihan spektakuler Juventus berlanjut hingga musim 2012-13. Bianconeri tetap tak terkalahkan hingga pekan ke-10. Jika ditotal, Juve tak pernah merasakan pahitnya kekalahan dalam 49 laga. Tim terakhir yang mengalahkan Bianconeri di Serie A adalah Parma, tepatnya pada 15 Mei 2011. Saat itu Juve kalah 0-1 lewat gol tunggal Sebastian Giovinco menit 64.

Semuanya ternyata berakhir di kandang mereka sendiri, Juventus Stadium, Sabtu 3 November 2012. Rival mereka, Inter Milan menghentikan rekor spektakuler itu di angka 49. Dengan demikian Juve gagal mematahkan rekor 58 kali tak terkalahkan milik AC Milan. Rossoneri yang dilatih Fabio Capello mencatat rekor tersebut pada 26 Mei 1991 hingga 21 Maret 1993.

Juventus sepertinya akan memperpanjang rekor mereka karena sempat unggul cepat lewat gol Arturo Vidal saat laga baru berjalan 19 detik. Namun semuanya berubah di babak kedua. Nerazzurri di luar dugaan sanggup menciptakan 3 gol tambahan.

Tim tamu menyamakan kedudukan lewat penalti Diego Milito menit 59. Penalti diberikan setelah Claudio Marchisio menarik baju striker Argentina.

Milito berhasil mencetak gol keduanya pada menit 76. Fredy Guarin berlari menusuk lini pertahanan tuan rumah lalu melepaskan tendangan yang bisa diblok Gianluigi Buffon. Namun bola jatuh ke kaki Milito yang tanpa kesalahan mengoyak gawang Juve.

Kemenangan Inter akhirnya dipastikan lewat gol Rodrigo Palacio menit 89. Juve pun tertunduk di kandang sendiri, kalah dengan skor 1-3.

Sayangnya setelah kemenangan itu, Inter justru tampil labil dan beberapa kali kehilangan angka dari tim-tim yang seharusnya bisa dikalahkan. Sedangkan Juve masih bisa tampil konsisten.

Alhasil kini tim besutan Andrea Stramaccioni masih tertahan di peringkat keempat Serie A dengan 35 poin dari 18 laga, tertinggal 9 poin dari Juve yang masih kokoh di puncak klasemen. (ibk)

Senin, 10 Desember 2012

Mengungkap Kebohongan Akun @annisyaqueenn

Ada yang pernah ngobrol di Twitter dengan @annisyaqueen. Buat Interisti pasti pada terkesima. Dia mantan model yang cantik. Kelihatannya juga ultras banget. Sering update berita Inter. Tapi ternyata? Dia cowok -____-. Jadi begini, tuh awalnya saya (admin L) dan rekan saya, Gilrandy (admin G) membuat akun dengan nama @LoGueInteristi.

Nah di situ ada cewek yang keliatan fanatik banget ama Inter. Tapi anehnya dia ga masukin foto aslinya di Twitter. Nah pas di YM dia baru ngasih fotonya. Setelah dipikir-pikir kita perlu admin cewek, nah si annisya ini kita jadiin admin. Dia kami sebut admin I.

 Awalnya sih berjalan lancar ga ada masalah apa-apa. Dia sering update dari Gds, berita Inter yang dia kasih juga bagus. Malah sering digodain follower juga. Nah suatu hari tiba-tiba dia minta mundur. Alasan mundurnya juga agak aneh. Katanya dia bermasalah ama yang namanya @yedi_lennon. Annisya sempet share pin Yedi di twit-nya, Yedi marah dan Yedi ini bilang annisya akun palsu. Di sini saya masih percaya ama Annisya. Soalnya dia admin kita, dan selama ini memang kerjanya oke.

Besoknya saat laga Inter vs Napoli, saya lihat di twitter, teman saya @ocko_official lagi nonbar ama ICI Samarinda, katanya annisya tinggal di situ. Iseng aja nanya apakah ketemu annisya. Soalnya annisya ultras banget masa ga nonbar gitu. Tapi ternyata, dari korwil sampai semua anggota ICI Samarinda ga ada yang kenal atau pernah ketemu ama yang namanya Annisya. Nah di sini mulai curiga. Apalagi sebelumnya ni orang sempat bermasalah dengan Yedi. Saya telpon nomer yang dikasih ke saya 087810980022. Ga diangkat.
Apa mungkin karena dia laki-laki? Saya minta beberapa teman menghubungi pun hasilnya nihil.

Dan penyelidikan pun dimulai. Dipikir-pikir memang banyak keganjilan dari kenal Annisya
1. Setiap diminta pin BB dia selalu mengelak bilang hp nya rusak. Tapi dia bisa update via BB terus. Akhirnya dia kasih juga pinnya, tapi katanya BB berdua dipake ama abangnya. Emang ada BB dipake berdua.

2. Beberapa hari setelah BBM dengan dia, yang bales justru seseorang yang ngaku abangnya. Dan namanya di BBM pun bukan nama asli, tapi Emak Ingin Naik Haji. Dia juga tak mau membagi pin dengan admin G, pdahal untuk keperluan peradminan ini perlu.

 3. Annisya seorang model, tapi dia ga pernah ganti ganti foto. Padahal cewek kan biasanya narsis, apalagi model gitu. Interaksi dengan teman dekat pun sama sekali tak ada.

4. Berita Inter dari dia terlalu berlebihan untuk sebuah akun pribadi. Saya sendiri kalo pake akun pribadi ga gitu-gitu amat. Ini cewek loh. 5. Ga pernah seorang annisya ngegalau di Twitter-nya. Dan lihat di bionya. | Blink182, Gnr, Scorpions, Slank, the beatles, Iron Maiden, MetalicA. Apakah wajar untuk seorang cewek yang katanya model?

 6. Tak ada satu pun fotonya pake jersey Inter. Padahal katanya jersey Inter dia banyak.

 7. Dia pernah menang kuis dan hadiahnya buku. Tapi dia minta pake atas nama Abu di alamatnya. Nah loh namanya Annisya atau Abu??

 8. Foto yang dikirim selalu terpisah, antara foto dia, ibunya dan pacarnya. Lumayan dapet banyak bukti juga dari @ rhestyoctavia2. Oh iya katanya dia mau nonton konser GNR di Jakarta tapi pas diajak ketemuan malah ngehindar.

 9. Katanya dia sempat kuliah di Australia. Tapi sekarang jadi PENGAMEN JALANAN??????? Dan setelah saya dan admin G melakukan investigasi, korban dia itu banyak banget.

NAMA AKUN PEMILIK @annisyaqueenn ADALAH @BoysSanCN69 YANG SUDAH LOCK DAN DIUBAH NAMANYA.

Ternyata korbannya udah lumayan banyak.. Dan memang bermodus. Di antaranya adalah meminta jersey Inter, pulsa, bahkan minta dodol!

 Oh iya ini sosok yang katanya annisyaqueenn


Kesimpulan sementara 1. Akun @annisyaqueen dipegang oleh orang Sukabumi
2. Akun @BoysSanCN69 dipegang oleh orang Samarinda pribumi
3. Orang yang jadi penadah bisnis haram ini domisili Tangerang Di facebook pun ada banyak akun kloningannya. Ada yang dengan nama Tasya Tami Rizkia, ini fotonya sama kayak Annisyaqueen yang dia kasih ke saya!! Dan dia domisili Bandung. Fotonya di sini http://www.facebook.com/tasya.t.rizkia/photos_stream?ref=ts

Rabu, 05 Desember 2012

Istri/Pacar Pesepakbola Muslim Eropa, Adakah yang Berjilbab???

Bicara mengenai pemain sepakbola Muslim yang bermain di kancah Eropa senantiasa menjadi perbincangan menarik. Terutama bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim. Senantiasa ada pertanyaan “Apakah si A Muslim? Apakah dia taat?” Dan timbul kebanggaan ketika mereka tetap teguh menjalankan ajaran agama ini di Eropa yang Islam masih minoritas.

Timbul dalam benak saya. Apakah ada istri atau pacar atau teman taaruf atau apalah dari pemain Muslim itu yang berjilbab? Sebab berjilbab jelas merupakan kewajiban bagi wanita Muslim. Sebagai pemimpin seharusnya bisa mendidik istri memakai jilbab.

Saya coba search di gugel, terutama mengenai Samir Handanovic kiper Inter yang Muslim. Dapet berita dari http://nastytackle.com/wags-zoja-trobec-wife-of-samir-handanovic Samir Handanovic menikah pada Mei 2012 dengan Zoja Trobec mantan cheerleader, dan mereka telah punya anak bernama Allen lahir 19 Januari 2011. Handanovic married by accident? Nah loh..

Sami Khedira??? Dia punya pacar model top papan atas, Lene Gercke.. yah silakan kasih penilaian sendiri. Ini belum nikah loh



Pacar Mesut Oezil berjilbab? Tidak..


Tapi Alhamdulilah, ibunya Mesut Oezil sih pake jilbab..

Lanjut lagi, Ibrahim Afellay. kayak gini nih pacarnya loh



Sama kayak Oezil, ibu Afellay berjilbab

Ini Kolo Toure ama istrinya



Saya belum nyerah. Masih cari. Tapi pas search istri Frederic Kanoute dan Hatem Ben Arfa ga nongol. Mungkin istri mereka pakai jilbab tapi ga mau dipublikasi? Ya mudah-mudahan saja..

Atau mungkin ada yang dapet fotonya?? Boleh share link nya ya..


ياايهاالنبى قل لأزواجك وبناتك ونساءالمؤمنين يدنينعليهن من جلابيبهن ذلك أدني أن يعرفن فلا يؤذين وكان الله غفورارحيما (الأحزاب 59) Artinya:Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah maha pengampun dan penyayang.(Al Ahzab.59).

Jumat, 23 November 2012

Kurban Berdyev, Pelatih Muslim Sang Penjinak Inter

Sejarah kesuksesan Inter Milan sepertinya tak pernah lepas dari sebuah tim bernama Rubin Kazan. Musim 2009-10 saat merebut treble winners, Inter berada satu grup dengan klub asal Rusia itu.

Dan musim 2012-13 terjadi De ja vu. Inter kembali ditakdirkan kembali bertemu Rubin Kazan. Ajangnya berbeda, kali ini di Europa League. Pemain dan pelatih Inter pun sudah berbeda. Namun ada yang sama, Rubin masih ditukangi oleh Kurban Berdyev.

Berdyev adalah pelatih yang sanggup mengantarkan Rubin mengalahkan Barcelona 2-1 di Camp Nou pada 2009. Pria asal Turkmenistan ini dikenal sebagai Muslim yang religius.

Selang tiga tahun sejak kali terakhir bertemu Inter, sikap religius Berdyev tidak berubah. Di pinggir lapangan saat memimpin tim, ia sering terlihat membawa tasbih. Sebelum dan sesudah laga, ia tidak pernah lupa shalat.

Di setiap jumpa pers, ia biasa mengenakan topi dan irit bicara. Penjelasannya singkat, filosofis, dan sering diiringi ucapan ”alhamdulillah”. Ia biasa merayakan kesuksesan timnya dengan umrah ke Mekkah.

Hal tersebut yang terlihat dalam dua kali pertemuan dengan Inter. Berdyev terlihat di pinggir lapangan begitu khusyuk bertasbih. Dan hasilnya dari 2 pertemuan dengan Inter begitu luar biasa.

Di pertemuan pertama, Rubin nyaris saja membuat Inter menanggung malu di hadapan publik Giuseppe Meazza. Beruntung gol Yuto Nagatomo di masa injury time sanggup memaksakan hasil imbang 2-2.

Saat pertemuan kedua di Kazan bahkan lebih luar biasa. Tanpa ampun Rubin menggilas Inter dengan skor 3-0. Memang Inter banyak menurunkan tim Primavera, tapi skor ini rasanya terlalu besar.

Rubin pun berhasil finis sebagai juara grup. Dari 5 pertandingan, mereka mengumpulkan 13 poin, disusul Inter yang menempat peringkat kedua dengan 10 poin.

kekuatan doa dan dzikir Berdyev memang luar biasa!!!


Prestasi Berdyev
Nisa  (1998–1999)
Turkmenistan League (1): 1999
Turkmenistan Cup (1): 1998

Rubin  (2002–sekarang)
Russian First Division (1): 2002
Russian Premier League (2): 2008, 2009
Russian Cup (1): 2012

Senin, 19 November 2012

Mengungkap Sejarah, 1921-22 Seharusnya Inter Degradasi?

Inter Milan tercatat sebagai satu-satunya klub Italia yang tak pernah terdegrasi ke Serie B. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Interisti. Inter selalu bermain di kasta teratas Italia.

Namun ternyata, di zaman nenek moyang kita, Inter pernah mengalami fase yang sangat buruk. Tepatnya pada musim 1921-22. Inter berada di posisi juru kunci klasemen grup B (peringkat 12) dengan 11 poin dari 22 pertandingan. La Beneamata hanya mampu 3 kali menang, 5 imbang, dan 14 kali kalah. Lihat klasemen akhirnya di sini.

Fakta ini tiba-tiba saja menjadi perbincangan bagi Juventini akhir-akhir ini. Mereka menyebut Inter seharusnya terdegradasi, namun tak jadi karena ditolong oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Benarkah demikian?

Mengatakan hal tersebut sepertinya tak mau tahu apa yang sebenarnya terjadi. Di musim 1921-22 terjadi dualisme di Liga Italia. Bisa dikatakan sama dengan kondisi di Indonesia saat ini, di mana terdapat 2 kompetisi, Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL).

Pada tahun 1921, Inter termasuk salah satu tim yang keluar dari FIGC dan mengikuti liga yang dibentuk oleh C.C.I (Confederazione Calcistica Italiana). C.C.I merupakan organisasi tandingan FIGC (Federazione Italiana Giuoco Calcio) yang dibentuk oleh tim-tim yang meminta rencana pengurangan anggota Liga Italia. Sama seperti KPSI di Indonesia sekarang.

Sejak awal, CCI ini tak jelas format degradasi dan promosinya. Sama halnya saat IPL pertama kali dibentuk, tak jelas apakah ada degradasi. Ingat ini liga tandingan. Tak mungkin langsung ada degradasi.

Nah, meskipun Inter berada di peringkat buncit, memang tak ada degradasi saat itu. Liga CCI ini akhirnya bubar dan dibentuk semacam play-off untuk bermain di musim 1922-23 di kompetisi resmi FIGC.

Inter harus mengikuti fase Spareggi (Babak kualifikasi pen-degradasi-an), dan Inter berhasil lolos kembali bermain di kompetisi teratas Italia setelah mengalahkan SC Italia-Milan 2-0 kemudian Libertas Firenze dengan agregat 4-1 (3-0 & 1-1) di kualifikasi Spareggi tersebut. Inter pun berhak bermain di Primera Divisione 1922-23.

Jadi yang patut digarisbawahi di sini Inter tak pernah degradasi. Di musim tersebut ada dualisme, dan memang pada awalnya tak ada format degradasi-promosi.

Sistem yang digunakan saat itu pun bukan Serie A yang kita kenal sekarang. Ada dua wilayah, utara selatan. Lalu tiap wilayah pun ada beberapa grup. Mungkin mirip dengan sistem Perserikatan dan Galatama di Indonesia dulu.

Serie A dengan format degradasi-promosi baru diperkenalkan di musim 1929-30. Ini format profesional dengan sistem satu wilayah. Dan total Inter telah 96 musim bermain di Serie A tanpa pernah merasakan Serie B.

So, berbanggalah menjadi Interisti!

Rabu, 24 Oktober 2012

AC Milan Pernah Dua Kali Terdegradasi

Para pemain AC Milan ( REUTERS/Giampiero Sposito)
Tulisan saya di Vivabola, Selasa, 23 Oktober 2012, 00:07 WIB
Luzman Rifqi Karami
VIVAbola - AC Milan kini tengah terpuruk. Klub yang telah 7 kali menjuarai Liga Champions ini berada di posisi 15 dengan 7 poin dari 8 pertandingan. Rossoneri baru 2 kali menang, 1 kali seri, dan telah 5 kali menelan kekalahan.

Alarm bahaya benar-benar telah berbunyi untuk Milan. Pasalnya poin mereka kini sama dengan Pescara (7 poin) yang menghuni zona degradasi. Posisi Milan bisa semakin buruk jika saja Siena tak mendapat pengurangan poin.

Hengkangnya bek veteran, Alessandro Nesta ke Liga Amerika dan Thiago Silva tampak ke Paris Saint-Germain tampak sangat berpengaruh terhadap lini belakang Setan Merah. Terbukti sejauh ini mereka sudah kebobolan 10 gol dalam delapan laga.

Gelar Scudetto musim ini rasanya hanya tinggal impian. Mereka kini bahkan mulai terbayang-bayang mimpi buruk terdegradasi ke Serie B. Sepanjang sejarah, Milan pernah dua kali terdegradasi, yakni pada musim 1979-80 dan 1981-82.

Musim 1979-80

Di musim ini, Milan sebenarnya tampil tak terlalu buruk. Berstatus sebagai juara bertahan, Rossoneri mengakhiri musim dengan menempati peringkat 3 dengan 36 poin dari 30 pertandingan. Namun skandal pengaturan skor yang dikenal dengan Skandal Totonero memaksa Milan harus turun kasta. Inilah untuk kali pertama Milan bermain di Serie B.

Bermain di Serie B musim 1980-81, Milan sanggup promosi dengan mudah. Rossoneri keluar sebagai pemuncak klasemen Serie B dan kembali ke Serie A 1981-82.

Musim 1981-82

Berstatus sebagai tim promosi rupanya membuat Milan belum siap mengarungi Serie A. Mereka bahkan harus kembali terdegrasi ke Serie B karena menempati peringkat 14 dari 16 tim peserta. Milan hanya mengoleksi 24 poin dari 30 pertandingan, dan menjadi musim terburuk sepanjang sejarah Milan.

Musim selanjutnya, Milan kembali promosi dengan status juara Serie B. Sejak saat itu, Milan selalu bertahan di Serie A hingga saat ini.

Nah apakah Milan akan mengulang sejarah buruk musim dua musim itu? Musim ini masih panjang, apapun masih bisa terjadi

Julio Cesar, Nasibmu Kini... Hiks :((

Dari kiper peraih treble winners menjadi kiper tim juru kunci Premier League, posisi nomor satu timnas Brasil tak lagi dia dapatkan

Kehidupan ibarat putaran roda. Itulah yang dialami oleh Julio Cesar. Sempat mengalami masa keemasan bersama Inter Milan, kini ia justru harus bermain bersama tim papan bawah Premier League, Queens Park Rangers. QPR sekarang terbenam di juru kunci klasemen.
 Kenangan terakhir Julio Cesar, saat derby vs Ibrahimovic
Klub juru kunci, klubnya Cesar sekarang

Julione, begitulah Interisti memanggilnya, datang ke Inter pada tahun 2005. Semula dia hanya diplot sebagai pemain cadangan Francesco Toldo, namun penampilan gemilangnya lambat laun menjadikannya mendapat tempat utama.

Rentang tahun 2009 dan 2010 merupakan puncak karir Cesar sebagai penjaga gawang. Dimulai dengan gelar Piala Konfederasi 2009 bersama timnas Brasil, dia lalu terpilih sebagai kiper terbaik Serie A 2008-09. Pemilik nama lengkap Júlio César Soares de Espíndola ini bahkan dinobatkan kiper ketiga terbaik di dunia versi IFFHS di bawah  Iker Casillas dan Gianluigi Buffon. Tahun 2009 juga dia masuk nominator Ballon d'Or.

Dan Interisti tentunya tak akan melupakan jasa Cesar tahun 2010. Dia menjadi pahlawan yang membawa Inter menjadi satu-satunya tim Italia yang meraih treble winners. Kiper terbaik Serie A dan kiper terbaik UEFA menjadi pembuktian akan kemampuannya.

Awal musim ini menjadi titik balik dalam karir Cesar. Sayangnya dia melewatkan dua kali kesempatan berkunjung ke Indonesia. Pertama di akhir musim 2012 bersama Inter karena cedera, dan juga bersama Queens Park Rangers. QPR belum resmi mendatangkan Cesar saat berkunjung ke Indonesia.

Kedatangan kiper baru Samir Handanovic sudah menjadi pertanda Cesar akan dilepas. Inter bukan tak menghargai jasa mantan pahlawannya ini. Namun musim lalu saja penampilan Cesar memang sudah menurun, di samping itu gajinya pun terlampau tinggi.

Dan meskipun sedikit kejam, ternyata keputusan Inter memang tepat. Handanovic tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Dalam dua pertandingan terakhir, kiper internasional Slovenia ini membawa Inter tetap clean sheets dan melakukan banyak penyelamatan gemilang.

Julio Cesar?? 5 pertandingan terakhir, gawang Cesar selalu kebobolan. Bahkan 4 kali kalah dan hanya sekali imbang. Terakhir, dia malah mencetak gol bunuh diri dan membuat QPR gagal mengalahkan Everton yang hanya bermain dengan 10 orang.

Meskipun demikian, kami Interisti tak akan pernah melupakan jasamu, Julio Cesar!!
Ttep cemungudh eaa!

Rabu, 03 Oktober 2012

7 Kejanggalan di Balik Akun Jajang Nandar

Jajang Nandar, sosok ini benar-benar fenomenal dalam beberapa pekan ini. Kepopulerannya mungkin mengalahkan Lionel Messi ataupun Cristiano Ronaldo (lebay).

Menggunakan foto profil bertelanjang dada dan juga ciri khas bahasa alay, itulah yang menarik dari pemilik akun @jajang_nandar ini. Saya sempat membuat posting blog berjudul "Mengenal Lebih Dekat Jajang Nandar" dan tak disangka ini nomer satu jika search "Jajang Nandar" di goggle. Ayo koprol sambil bilang wow dong!

Follower jajang sampai 24ribu lebih dan sepertinya akan terus bertambah. Di balik kepopulerannya, ternyata banyak yang mengulas tuntas siapa di balik akun fenomenal ini. Tapi yah yang nongol pertama di google tetep blog saya. heeeee.

Salah satu yang paling niat membahas ada di blog ini http://mvmmy.blogspot.com/2012/09/siapa-orang-dibalik-jajangnandar.html

dari situ muncul kesimpulan bahwa akun jajang dikendalikan oleh pemilik akun @toci_ dan akun ini tiba-tiba menghilang dan berganti-ganti user name.

Saya sendiri tidak percaya kalau Jajang Nandar itu benar-benar ada. Ini hanya tokoh fiktif yang sengaja dibuat. Saya cantumkan 7 kejanggalan dari sosok kontroversial ini.

1. Akun ini pertama kali muncul tanggal 21 Februari 2012. Dan saat itu dia tidak sealay sekarang. Dia juga sempat mengaku lulusan SMA, bukan lulusan SD seperti yang dia ungkapkan akhir-akhir ini
Twit jajang 22 Februari:  W sadar kmampuan w biasa ja, maklum lulusan sma, tolong dong cariin w pekerjaan

2. Yang satu ini benar-benar bukti kalau akun jajang dikendalikan. Dalam waktu yang nyaris sama, dia bisa update lewat 3 aplikasi berbeda: Twitter for Android, Ubersocial for Blackberry, dan Twitter for Blackberry. Malah mungkin adminnya lebih dari satu.

3. Dalam satu kesempatan ada follower yang menanyakan pin bb Jajang, dia bilang tak mengerti apa itu pin bb. Belakangan dia justru berbicara mengenai pin bb

4. Dia juga sempat bilang tak tahu apa itu alay. Ada yang bertanya kamu anak alay ya?? Dia jawab "saya anak buncit lima"
Tapi dia malah sempet nulis "w,,, pngn alay,,,, kya @radityadika" ini emang kocak tapi ketahuan jang kamu penipu :p

5. Akun jajang saat ini sepertinya banyak sekali pencitraan. Sebelumnya, dia sempat menulis kata-kata jorok. 'ng**to*. juga sempat menghina agama. tapi belakangan jadi sok alim

w mw sholat mghrib dlu,,,,,,da ynk mw ikt w,,,,heeeeee

mau tobat jang?? heee

6. Ada yang aneh lagi. Dia sempat meretweet beberapa akun yang sebenarnya tidak difollownya. Dari segitu banyak mention, jajang justru memilih membalas yang tidak memention. Ini aneh saudara-saudara

7. Masih ada yang percaya dia lulusan SD. Dia juga sempat nge-tweet pake Echofon loh. gaul abis.

Ya sudah segitu dulu aja saudara-saudara kejanggalannya. Mungkin ada yang mau menambahkan?
Mudah-mudahan kesatu lagi nih di google :)

Kamis, 27 September 2012

Mengenal Lebih Dekat Sosok Jajang Nandar


Dunia Twitter tiba-tiba saja dihebohkan dengan nama Jajang Kusnandar. Entah siapa yang memulai pemilik nama akun @jajang_nandar ini tiba-tiba saja membuat dunia Twitter terguncang mulai kemarin sore, Kamis 27 September 2012.

Jika dilihat dari profil Twitter-nya, dia sudah bergabung dengan Twitter pada 21 Februari 2012. Follower-nya kemarin hanya di angka 30-an. Dan siang hari ini, mendadak sudah sampai 11ribu lebih aje... Ini sih emang harus bilang WOOOWW..

Sebenarnya apa sih yang menarik dari seorang Jajang? Bahasa yang digunakannya di Twitter begitu alay dan sulit dimengerti. Tapi jika melihat Timeline dia bisa membuat kita terpingkal-pingkal. Bio nya saja begitu kocak.

W sering disakiti,w dah g percaya lg ma cinta

Jajang begitu bingung karena dia mendadak begitu terkenal. Pdahal dia tak tahu apa-apa. Kasian

da paan c niy da ynk bsa jalsin g,,,,,!!!!w byak g kanal py byak ynk mantion w padhal w g mean twetr mang'y w slah paan c,,!!!tttaaaeeeeeeee

Nah ini kira-kira artinya: Ada apaan sih ini, ada yang bisa jelasin ga? Gw banyak yang mention padahal gw ga main twitter. Emangnya gw salah apaan sih? Taaeee

Dan lucunya dia tidak sadar kalau tulisannya sulit dimengerti
mang'y da ynk slah ma tulsan w,,,!!!!knpa u smwa'y pda g bsa baca,,,,,mang'y tulsan'y bda dgan ynk d hp w heeeeeeee w g ngetri
(artiin sendiri lah :D)


Nah dilihat dari ceritanya, ternyata Jajang itu pernah menikah dengan seorang yang bernama Yuni. Namun ternyata istrinya matre dan dia pun bercerai hanya dalam waktu 7 bulan. Kasian Jajang.. :(((

Hebatnya Jajang ini bisa masuk Trending Topic dunia dan juga Indonesia. Hesteg #terjajang bertebaran di mana-mana dan masih bertahan di puncak TTI sampai sekarang. Dan tentunya yang paling fenomenal adalah kata-katanya..

Taaaaaaaaeeeeeeeee dan Heeeeeeeeeeeeeeee

Namun kita sendiri tak tahu apakah pemilik akun ini benar-benar alay, dan ada dalam sosok nyata? Atau hanya karakter yang sengaja diciptakan untuk menghibur Twitter-land? Ini yang patut dinanti. Tapi kalo gw kepoin timeline dia ampe page 14 emang dia dari dulu begitu ternyata. Banyak kata2 jorok juga.

Kalau memang sosok Jajang nyata rasanya seru juga kalau dia diundang ke acara televisi. Di balik kepolosan dan keluguannya di memang fenomena..

NB: Jangan ketuker ama Jajang Nurjaman dan Jajang Sukmara yang di Persib yaaa..


Oh iya berhubung gw tau yang baca ini bakal banyak sekalian promo deh
follow twit gw eaaaaaa @luzman_karami

heeeeeeeee

Senin, 10 September 2012

Self Publishing, Jangan Harap Cari Untung

Saya mau sedikit berbagi pengalaman menerbitkan buku secara self publishing. Sekarang ini memang semakin banyak penerbit yang memfasilitasi tipe penerbitan ini.

Untuk penulis pemula yang naskahnya beberapa kali ditolak (termasuk saya), kehadiran self publishing ini ibarat oase di padang pasir (lebay hhee).Bayangkan saja, tinggal mengirimkan naskah, lalu tunggu beberapa hari. Dan eng.. ing,, eng.. Buku pun siap terbit dan dijual!!

Namun kelemahan mendasar dari sistem ini adalah buku tidak dijual di toko buku. Dan hanya dijual secara online. Pengalaman saya dalam menerbitkan buku dengan sistem ini adalah sebagian besar orang atau malah hampir semuanya malas membeli secara online.

Masalah dalam membeli online adalah ongkos kirim yang mahal. Bayangkan saja untuk buku seharga Rp 35000 harus mengeluarkan ongkir Rp16000. Memang bisa diakali dengan membeli banyak buku, tapi toh pembeli Anda hanya ingin membeli buku Anda.

Alhasil saya yang menggunakan self publishing pun harus keluar modal, membeli buku sendiri. Hampir tak ada yang membeli langsung via penerbit.

Saat buku saya pertama kali diterbitkan, antusias begitu tinggi terutama dari keluarga. Apalagi mungkin saya anggota keluarga pertama yang menerbitkan buku. Banyak yang beli, saya ingat waktu itu lebaran tahun 2010.

Tapi itu hanya saat pertama. Sekarang pembeli bisa dikatakan hampir tidak ada. Padahal promosi sudah banyak termasuk via blog dan juga facebook. Mungkin kalau ada keberanian keluar modal dengan membeli sendiri banyak buku masalah ini bisa diatasi.

Masalah lain adalah, semua menginginkan buku saya gratis. "Ah masa ama temen sendiri bayar, gratis dong" Atau "pinjem dong bukunya, liat dong". Hampir semuanya begitu, tak ada yang mau membeli.

Promosi lewat twitter pun pernah saya lakukan. Lewat program yang dikeluarkan sang penerbit dan lewat twitter penerbit buku saya dipromosikan. Bayangan saya, penerbit itu punya sekita 25ribu follower, bakal banyak yang beli. Tapi nyatanya nihil. Ada 2 saja, itu pun akhirnya harus lewat saya belinya.

Jadi kesimpulan saya, jangan harap cari untung dari sistem ini. Kalau untuk menambah cv dan pengalaman mungkin bisa. Atau kebanggan sendiri. Kalau untung, tetap lebih bagus penerbit major.

Jangan lupa beli buku saya yah (klik link)
1. Terjebak di Bawah Sadar
2. Sepak Bola dan Dakwah Islam
3. Terbebas dari Kegelapan

Rabu, 05 September 2012

Persib Sibuk Berbenah Jelang Musim Baru

Persib Bandung (Yadi/ BandungYadi (Bandung))


VIVAbola - Liga Super 2012-2013 baru akan bergulir bulan November mendatang. Namun Persib Bandung sudah sibuk berbenah menyambut musim baru. Sejumlah pemain dilepas dan pemain-pemain baru berlabel bintang sukses digaet.

Terbaru, Maung Bandung sukses menggaet tiga pilar Sriwijaya FC yang menjadi pemain kunci kala menjuarai ISL musim lalu. Firman Utina, Supardi, dan M Ridwan siap memberikan kejayaan untuk Maung Bandung musim depan.

“Firman, Supardi, dan Ridwan sudah sepakat pindah ke Persib. Mereka kami datangkan, karena ketiganya diinginkan pelatih,” papar manajer Persib, Umuh Muchtar kepada VIVAbola.

Pelatih Persib, Djadjang Nurjaman juga memastikan ketiga mantan pemain Sriwijaya itu sudah resmi bergabung dengan Persib.

"Iya, ketiga pemain itu sudah resmi pindah ke Persib. Harapannya, mudah-mudahan mereka segera bisa menyatu dengan tim dan segera memberikan kontribusi nyata untuk tim," kata Djadjang saat dihubungi VIVAbola, Minggu 2 September 2012.

Kepindahan Firman, Ridwan, dan Supardi memang cukup mengejutkan. Sebab, ketiga pemain tersebut sebelumnya masuk daftar pemain yang dipertahankan manajemen Sriwijaya FC.

Pihak Sriwijaya FC sendiri melalui Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin, juga sudah memastikan kepindahan ketiganya. Hendri menuding Firman pindah ke Persib hanya karena mendapatkan tawaran yang lebih tinggi.

Namun Firman sendiri melalui akun Twitter-nya, @FirmanUtina_15 membantah semua rumor yang beredar. Pemain 30 tahun ini merasa sudah bertindak secara profesional dengan klub lamanya.

"Siapa saja pemain profesional berhak bernegosiasi dengan klub lain bila masa kontraknya sudah mau berakhir. Dan itu yang sudah dilakukan SFC kepada pemain yang direkrut. Meskipun sudah memberitahukan akan diperpanjang tapi belum ada negosiasi," tulis Firman.

Firman juga membantah kabar yang mengatakan dirinya mengajak pemain Sriwijaya lain untuk bergabung dengan Persib. Selain Firman pemain Sriwijaya yang juga pindah ke Persib adalah Supardi Nasir, M Ridwan, dan Jamie Coyne.

"Berita tentang saya memprovokasi pemain untuk ikut saya itu berita konyol. Saya bukan Tuhan atau Nabi yang mereka harus ikut. Mereka pemain profesional mereka tahu mana yang baik untuk mereka. Mereka bilang saya pergi begitu saja Dari SFC, itu berita yang tidak baik," ungkapnya.

"Setiap tim ISL yang saya pernah mainkan, saya selalu datang baik-baik dan pergi juga baik-baik. Karena di sepak bola kita selalu bertemu terus, harus tetap bersilaturahmi. Apalagi saya sudah kerja sama baik selama 2 tahun dengan SFC dan sudah memberikan gelar kepada SFC, meskipun SFC masih ada tunggakan terhadap saya."

"Di sepak bola harus selalu ada take and give. Terima kasih, hanya mengklarifikasi saja berita yang agak miring," tutup pemain timnas ini.
Persib Dapatkan 3 Pemain Asing Baru
Dalam perekrutan pemain asing, Persib juga bertindak cepat. Maung Bandung memutuskan untuk melepas empat dari lima pemain asingnya. Mereka adalah Miljan Radovic, Noh Alam Shah, Marcio Souza dan Robbie Gaspar. Sedangkan satu-satunya legiun asing yang dipertahankan hanyalah bek tengah Abanda Herman.

Sebagai gantinya, Persib sudah mendapatkan Kenji Adachihara (Persiba Balikpapan), Jamie Coyne (Sriwijaya FC), dan  Dzumafo Herman Epandi (Arema Indonesia).

"Kami sudah mendapatkan Herman Dzumafo, Kenji, dan Jamie Coyne. Untuk pemain asing kami akan memakai seluruh jatah yani 5 pemain," kata Djadjang.

Dengan demikian, masih ada jatah satu pemain asing lagi yang masih kosong. Persib sempat mengincar Gustavo dan Zah Rahan namun kesepakatan sulit tercapai.

"Untuk pemain asing kami masih mengincar Gustavo Lopez dan Zah Rahan. Namun sepertinya sulit karena banyak peminat. Untuk pemain lokal tak ada lagi pemain yang diincar," lanjutnya.

Namun, Djadjang mengaku telah mengantongi satu nama yang kini menjadi pemain incarannya. "Saya belum bisa sebutkan namanya, yang jelas dia dari Kamerun dan baru bermain di Indonesia. Musim lalu, bermain di Portugal,” kata Djadjang.

Beberapa Pemain Tersingkir
Keputusan Persib yang mendatangkan pemain baru membuat beberapa pemain harus rela dilepas. Selain 4 pemain asing, beberapa pemain lokal pun kontraknya tak diperpanjang. Di antaranya adalah Jendri Pitoy, Zulkifli Syukur, dan M Nasuha. Sementara itu dua pemain muda, Budiawan dan Wildansyah memilih hengkang ke klub lain.

Meski awalnya digadang-gadang bakal tetap menempati posisi bek kanan, Zulkifli harus menerima kenyataan untuk mencari klub baru. Zul mengaku kepastian dirinya terdepak disampaikan langsung manajer Persib, Umuh Muchtar.

“Sebelumnya saya selalu mengharapkan kabar dari Persib. Sabtu siang, Pak Umuh sudah memberitahu kalau nama saya tidak masuk dalam tim Persib Bandung di musim depan,” jelas Zul.

Pemain yang dikenal tempramental ini, menyatakan cukup menerima keputusan pelatih, Djadjang Nurdjaman yang tidak memasukan namanya dalam skema dan kerangka tim di kompetisi Indonesia Super League (ISL).

“Saya tidak meninggalkan Persib. Sebab ini adalah keputusan manajemen dan pelatih. Saya cukup menghormati keputusan tersebut. Walaupun sebenarnya hati kecil saya mengharapkan tetap bertahan di Persib,” terang Zul.

Persib Sering Datangkan Bintang

Keputusan Persib yang merombak pemain dan mendatangkan pemain bintang hampir terjadi setiap musim. Fanatisme bobotoh dan nama besar Persib sepertinya menjadi daya tarik pemain bintang dalam berlabung di Kota Kembang.

Musim lalu saja pemain baru berlabel timnas datang membela Persib. M. Ilham, M Nasuha, Zulkifli Syukur datang. Masih ditambah pemain asing berkualitas seperti Robbie Gaspar, Marcio Souza, Miljan Radovic, dan Noh Alam Shah. Namun bermaterikan pemain seperti itu Maung Bandung harus puas finis di posisi ke-8.

Pemain bintang lain yang sempat membela panji Persib di antaranya adalah Cristian Gonzales, Hilton Moreira, Redouane Barkaoui, Ekene Ikenwa,  Christian Bekamenga, Nyeck Nyobe,  Sinthaweechai Hathairattanakool, Suchao Nutnum, Lorenzo Cabanas, dan Patricio Jimenez Diaz. Masih ditambah pemain berlabel timnas seperti Charis Yulianto,  Alexander Pulalo, Eka Ramdani, Yaris Riyadi, dan Gendut Doni.

Namun apa daya, gelar juara yang diidam-idamkan bobotoh masih tak kunjung tiba. Terakhir kali Persib merasakan manisnya gelar juara adalah di Liga Indonesia 1994-95. Saat itu Maung Bandung yang diperkuat  Robby Darwis, Yadi Mulyadi, dan Kekey Zakaria mengalahkan Petrokimia Putra 1-0 di partai final.

Transfer Persib musim 2012-2013

Pemain masuk: I Made Wirawan (Persiba) Asri Akbar (Persiba),  Kenji Adachihara (Persiba),  Firman Utina (Sriwijaya FC), Supardi Nasir (Sriwijaya FC), Muhammad Ridwan (Sriwijaya), Aang Suparlan (Persibo Bojonegoro),  Dzumafo Herman Epandi (Arema Indonesia), Georges Parfait Mbida Messi (GD Interclube)

Pemain keluar/dilepas: 
 Noh Alam Shah, Jendri Pitoy, Zulkifli Syukur, Robbie Gaspar, Miljan Radovic,  Marcio Souza, M Ilham, M Nasuha, Aliyudin, Budiawan, Wildansyah

Sabtu, 11 Agustus 2012

Kedigdayaan China di Olimpiade

SOROT  BAGIAN 1
SOROT 200

Kedigdayaan China di Olimpiade

Atlit China berlatih super keras. Emas adalah tujuan hidup.
Jum'at, 10 Agustus 2012, 20:51 WIB
Luzman Rifqi Karami
Zou Kai, pesenam belia China yang berhasil menyabet tiga medali. (REUTERS/Mike Blake)

VIVAnews— Bocah itu meringis hingga matanya tampak segaris. Tubuhnya ditekuk ke belakang, lalu bak karet, dia melenting ke depan. Kakinya dibentangkan rata dengan lantai. Di satu tiang, ada rekannya bergelantungan. Tubuh para bocah, usia 4 sampai 7 tahun itu, berayun-ayun. Di bagian lain, ada bocah terlentang di lantai. Kakinya dilipat ke depan, hingga betisnya menyentuh pipi.
Di sebuah gymnastic hall di Zhe Jiang, salah satu provinsi China, para bocah itu dididik keras. Kadang terdengar mereka menangis. Cara mereka berlatih, mengingatkan orang pada kerasnya latihan kungfu di biara Shaolin. Pagi malam hari pun mereka masih bertelanjang dada di sanggar itu. Berdiri dengan dua tangan. Kepala terjungkir, dan kaki menjulang.
Setiap tahun, lebih dari 30 anak berlatih dengan keras di sana.
Seorang pelatih, dia dipanggil “Paman” Xia, mengawasi anak-anak itu. Bak seorang guru kungfu, dia membenarkan semua gerakan. Yang salah dihukum dengan berdiri terbalik tadi. Sanggar senam di Zhe Jiang itu,  barangkali menjadi jendela bagi siapa saja yang hendak melongok cara China menggembleng para atletnya. Disiplinnya keras. Mereka kadang berlatih sampai batas tak tertanggungkan.
Dengan latihan segila itu, China pun memukau dunia. Pada Olimpiade 2012 di London sekarang ini, misalnya, para atlet senam China menyabet 12 medali: 5 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
Zou Kai, pesenam belia China, menyabet tiga medali. Dua emas di nomor lantai dan tim, serta satu perunggu untuk palang tunggal. Di nomor palang tunggal itu, Zou gagal meraih emas. Dia tak semujur di Olimpiade Beijing 2008. Meksi begitu, China tetap bangga. Zou menyumbangkan lima emas bagi negeri itu.
Atlet China tak hanya berjaya di senam. Di cabang renang, mereka sangat handal. Seorang pelatih renang asal Inggris di China menulis di Guardian: “Atlet China berlatih sangat keras. Lebih keras dibandingkan yang bisa saya tulis dengan kata-kata,” ujarnya di harian terbitan Inggris itu. Dia telah membawa  perenang di lima tim Olimpiade berbeda, tapi dia tak pernah melihat atlet berlatih seperti di China di mana pun di dunia.
 “Mereka sangat bernafsu dan bekerja keras. Mereka bisa menahan rasa sakit lebih lama dibandingkan atlet-atlet barat. Mereka dijamin akan datang dalam setiap waktu latihan dan memberikan segalanya. Mereka sangat bangga dengan negaranya. Mereka bangga mewakili China dan memiliki mentalitas untuk fokus sebagai tim,” dia menambahkan.
Di Olimpiade 2012, para atlet renang China tampil gemilang. Mereka menggondol 10 medali: 5 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.
Seorang atlet renang China, Ye Shiwen, punya kisah bagaimana dia ditabalkan menjadi atlet nasional. Suatu kali, guru di sekolah Shiwen melihat dia berbakat menjadi perenang. Telapak tangan dan kakinya lebih lebar dari anak-anak lain. Pihak sekolah lalu memasukkan Shiwen ke sekolah renang.
Sepanjang hari, dia dicekoki iman baru: medali emas sebagai tujuan hidup. Medali emas bagi negeri China itu, adalah semacam nasib bagi hidupnya. Sejak itu, dia hidup dalam pengawasan latihan ketat, bak  robot yang siap diprogram meraih medali untuk negaranya. Gadis 16 tahun itu berlatih 16 jam per hari.
Hasilnya Shiwen menyikat medali emas di nomor gaya ganti perorangan 200 dan 400 meter. Dia juga membuat heboh Aquatics Centre. Medali emas di nomor gaya bebas 400 meter itu sekaligus mencatat rekor dunia baru, dengan waktu 4:28:43 menit. Dia lebih cepat 0,07 detik dari atlet Ryan Lochte di 50 meter terakhir.
Saat berlaga di nomor 200 meter, Shiwen bahkan tetap memukau. Di 50 meter terakhir,  di mengiris rekor baru pula. Dara berpostur 172 sentimeter itu mencatatkan waktu 29,75 detik. Dia mematahkan torehan waktu jawara AS, Michael Phelps, di babak final putra. (Baca juga Perenang Putri ABG Peraih Emas Olimpiade)
Barangkali, karena kedahsyatan Shiwen itu, ada isu tak enak. Dia dikira memakai doping. Direktur Eksekutif Asosiasi Pelatih Renang Dunia, John Leonard, misalnya, mengatakan dalam catatan sejarah olahraga, setiap kali ada perolehan fantastis pasti berujung kasus doping. Shiwen jelas tersinggung dengan dugaan ini.
“Pelatih itu tidak profesional. Jika perenang asing meraih hasil ini, maka mereka mengatakannya keajaiban. Tapi, saya tak terpengaruh tuduhan itu,” ujar Shiwen kepada kantor berita Xinhua.
Mungkin tuduhan Leonard itu agak ngawur. Soalnya, prestasi serupa juga diraih oleh Sun Yang. Atlet renang China ini menggondol dua emas di nomor gaya bebas 400 meter dan 1.500 meter putra. Di nomor gaya bebas 1.500 meter, pemuda Hangzhou berusia 20 tahun itu, mencatatkan rekor baru: 14 menit 31,02 detik.
Lalu, apa rahasia atlet China di cabang olahraga lain? Pelatih kepala tim tenis meja China, Shi Zhihao mengatakan kunci sukses mereka di latihan keras. "Pemain China berlatih 3-4 jam setiap hari, sedangkan pemain Eropa cuma 1-1,5 jam saja,” kata Shi kepada Reuters.
Zhihao tak sekadar sesumbar. Di cabang tenis meja, China menyapu bersih medali emas. Negeri Tirai Bambu menyabet 4 medali emas dari 4 sektor dipertandingkan. Di tunggal putra, dan tunggal putrid, sesama atlet China justru bertemu di final. Zhang Jike merebut emas dari tunggal putra, sedangkan Li Xiaoxia meraih emas untuk tunggal putri. China juga berjaya di beregu putri dan putra.
Di bulutangkis, satu cabang yang memang dikuasi China sejak lama, latihan keras juga menjadi standar. Pemain berbakat direkrut sejak dini, sejak umur 4 tahun, mereka dididik keras. Negara menyokong biaya, dan menyediakan pelatih. Mereka diajar menguasai lapangan, mengatur kekuatan dan serangan. Psikologi permainan dipelajari, juga stamina. Setiap hari, mereka berlari keliling lapangan bulutangkis selama 4 jam.
Buktinya terlihat di London. Saat Indonesia gagal menggaet satu pun medali di bulutangkis, China menyapu bersih emas. Babak pertarungan pamungkas adalah di ganda putra Cai Yun/Fu Haifeng, yang berhasil mengalahkan atlet Denmark, Mathias Boe/Carsten Morgensen dengan 21-16, 21-15.
Sebelumnya, tunggal putra nomor satu dunia Lin Dan juga menyabet emas setelah menundukkan pebulutangkis Malaysia, Lee Chong Wei dengan 15-21, 21-10, 19-21. Sehari sebelumnya, tunggal putri China, Li Xuerui dan pasangan ganda putri China, Tian Qing/Zhao Yunlei sukses merenggut emas. Di ganda campuran, Nan Zhang/Yunlei Zhao melengkapi kedigdayaan China. (Baca juga “China Sapu Bersih Emas Bulutangkis).

Bukan instan
Jalan China berjaya di olahraga tak semudah membalik telapak tangan. Ikut pertama kali di Olimpiade Helsinki 1952, China pulang dengan tangan kosong. China juga sempat dilanda kemelut politik, dan absen lama sampai Olimpiade 1984 di Los Angeles, Amerika Serikat. Baru di Los Angeles, China meraih 15 emas. Tapi itu dicapai saat Uni Soviet dan Jerman Timur memboikot olimpiade.
Di Olimpiade 1988 Seoul, prestasi China anjlok. Mereka hanya sanggup meraih 11 emas, dan bertengger di posisi ke 11. Sejak itu, China melakukan koreksi.  Mereka menargetkan emas di tiap olimpiade. Sejak terpuruk di Seoul itu, Beijing menggelontorkan dana sebesar $260 juta, atau setara Rp2,46 triliun untuk program olahraga, seperti dilansir factsanddetails.com.
Lalu, ratusan juta dolar itu dihabiskan membangun akademi olahraga, mencari pemandu bakat, psikolog, pelatih asing, serta teknologi dan ilmu pengetahuan terbaru. Cabang olah raga andalan China, seperti menembak, senam, renang, dayung, dan atletik mendapat perhatian besar.
Hasilnya tak sia-sia. Pada Olimpiade 1992 Barcelona, China melesat ke posisi 4,  dengan 16 emas, di bawah Uni Soviet (45 emas), AS (37 emas) dan Jerman (33 emas). Sejak itu, China merangkak naik. Di Olimpiade 1996 Atlanta, China bertahan di posisi 4 (16 emas). Di Sydney, naik ke peringkat 3,  dengan 28 emas, 16 perak, dan 14 perunggu.
Taring China mulai terlihat di Olimpiade Athena 2004. Mereka berhasil menggeser Rusia, sebagai runner-up. China mendapat 32 emas, di bawah AS sebagai juara umum dengan 36 emas. Pada 2008, sebagai tuan rumah olimpiade, China melesat menjadi juara umum.
Latihan keras itu pun berbuah manis. Menggabungkan gaya modern dan tradisional, plus pendekatan keras gaya komunisme era Soviet, China berhasil membentuk atlit mereka. Sistem Soviet itu kini pelan-pelan ditinggalkan.
Soalnya,  kebijakan satu anak tiap keluarga membuat orang tua enggan menyerahkan anak mereka ke pemerintah. Apalagi, jika usai berlatih, tak dibekali keterampilan.
Itu sebabnya, China kini mencoba seperti Amerika Serikat, yang mengawinkan olahraga dengan pendidikan di kampus.  Meskipun belum sepenuhnya berhasil, tapi cara ini sedang dikembangkan. Tapi toh, cara tradisional otoriter itu masih tetap dipakai, apalagi jurus itu terbukti sukses hari ini.
Di Gymnasium di Nanning, misalnya, ada tulisan kata “Emas” tercetak di dinding tempat latihan. Setiap hari para atlit senam yang menekuk tubuhnya sampai batas tak tertanggungkan itu, harus mengingatnya: bahwa takdir hidup mereka adalah menjadi terbaik di dunia. (np)