Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jumat, 15 Juni 2012

Pemain Muslim di Piala Eropa 2012

Perhelatan Piala Eropa 2012 telah bergulir. Ada fakta menarik di ajang yang berlangsung di Polandia dan Ukraina ini. Tak lain adalah semakin banyaknya pemain Muslim yang berlaga.

Laga perdana grup D antara Prancis dan Inggris, Senin 11 Juni 2012 berlangsung menarik. Dalam starting line up Prancis terdapat 5 pemain Muslim yang menghuni skuad Les Blues.

Sebut saja Adil Rami, Franck Ribery, Samir Nasri, Alou Diarra, dan Karim Benzema. Masuknya Hatem Ben Arfa menit 84 menggenapi pasukan Muslim Prancis menjadi 6 orang.

Dua pemain Muslim pada akhirnya menyelamatkan Prancis dari kekalahan setelah sempat tertinggal lewat gol Joleon Lescott. Menit 39, Samir Nasri sukses membawa Prancis menyamakan kedudukan. Gelandang Manchester City itu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti setelah menerima umpan matang Franck Ribery. Babak pertama pun berakhir sama kuat 1-1.

Saya bahas dua pemain Muslim yang bermain baik dalam laga ini.
Samir Nasri
Nasri tergolong seorang Muslim yang taat. Dalam sebuah wawancara dalam media Arab sesaat setelah membawa Manchester City juara, Nasri mengucapkan takbir.

“Itu semua berkat Tuhan. Allah Akbar!" kata Nasri
Klik wawancaranya di sini 

Franck Ribery
Ada quote yang sangat bagus dari gelandang Bayern Munich ini.

“Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan, dan saya menemukan Islam,” katanya.

Di Prancis sendiri, jumlah komunitas muslim terus membengkak. Prancis merupakan tempat tinggal 6-7 juta muslim, dan tercatat sebagai pemeluk muslim terbesar di Eropa. Namun, kebanyakan mereka menyembunyikan jati diri kemuslimannya karena kentalnya stereotip yang melekatkan muslim dengan terorisme.

Muslim di laga Belanda vs Jerman
Pertandingan lain di Piala Eropa yang banyak melibatkan pemain Muslim adalah laga Belanda vs Jerman, Kamis 14 Juni 2012.

Di kubu Belanda ada nama Ibrahim Afellay. Sedangkan di Jerman ada Mesut Oezil dan Sami Khedira. Di bangku cadangan Belanda masih ada nama Khalid Boulahrouz.

Dari nama-nama tersebut mungkin Oezil yang paling saleh. Dia terkenal dengan kebiasaannya membaca Al-Quran sebelum bertanding. “Saya selalu melakukan itu (mengaji) sebelum memasuki lapangan. Saya berdoa dan rekan-rekan setim saya tahu mereka tak bisa berbicara pada saya dalam jangka waktu tersebut,” ujar Oezil pada harian Jerman, Der Tagesspiegel.

Ada yang banyak menyebut Robin van Persie adalah Muslim. Namun dalam wawancara dengan Dutch football, penyerang Arsenal ini membantahnya.

"Itu tidak benar. Saya bukan seorang Muslim, bukan pula seorang Kristen, dan bukan juga seorang Yahudi. Saya telah dibesarkan secara bebas. Jika Anda ingin menjadi seorang Muslim, itu harus datang dari hati. Saya tidak akan melakukannya hanya untuk menyenangkan istri saya," kata van Persie.

Ibrahimovic Muslim?
Satu lagi pemain yang 'mungkin' Muslim di Piala Eropa adalah Zlatan Ibrahimovic. Mengapa saya katakan mungkin? Karena agama pemain AC Milan ini masih tanda tanya.

Banyak sumber yang menyebutkan pacar dari Helena Seger ini adalah seorang Muslim. Ayahnya, Sefik, yang berasal dari Bosnia adalah seorang Muslim sedangkan ibunya, Jurka adalah seorang Katholik yang berasal dari Kroasia. Tato kirinya yang berhuruf Arab menunjukkan agama ayahnya yang seorang Muslim.

Namun, dalam website pribadinya ayah dari dua anak ini ia tak memedulikan agamanya atau bersikap “masa bodoh”. Ada yang menyatakan Ibra mengikuti keyakinan ayahnya, ada pula yang menyebutkan Ibra mengikuti jejak ibunya.

Tapi kalau ingat Swedia, saya ingat Maher Zain. Lagu-lagunya Islaminya sangat menyentuh :)

Okey, saya baru tahu segitu pemain Muslim di Piala Eropa kali ini. Seandainya Turki dan Bosnia-Herzegovina lolos mungkin semakin banyak pemain Muslim yang hadir.

Saya list yah, mungkin ada yang bisa menambahkan?
Pemain Muslim di Piala Eropa 2012
1. Adil Rami (Prancis/Valencia)
2. Franck Ribery (Prancis/Bayern Munich)
3. Samir Nasri (Prancis/Manchester City)
4. Alou Diarra (Prancis/Marseille)
5. Karim Benzema (Prancis/Real Madrid)
6. Hatem Ben Arfa (Prancis/Newcastle United)
7. Ibrahim Afellay (Belanda/Barcelona)
8. Khalid Boulahrouz (Belanda/VfB Stuttgart)
8. Mesut Oezil (Jerman/Real Madrid)
9. Sami Khedira (Jerman/Real Madrid)
10.Zlatan Ibrahimovic (Swedia/AC Milan)
11. Marat Izmailov (Rusia/Sporting Lisbon)

Kamis, 14 Juni 2012

Kata "Jegger" di Antara Peserta Euro

Bulan Juni ini ada agenda yang sangat menarik. Yup, Euro 2012. Ajang empat tahunan ini telah menyihir jutaan pasang mata untuk sejenak melupakan kesibukan dan kepenatan. Menikmati drama di rumput hijau yang seringkali tidak dapat diduga.

Nah sekarang mah heurey-heureuyan we lah..

Kalo di ajang Indonesia Super League (ISL) kita senantiasa mendengar kata Jegggggeeerrr!!
Kata ini senantiasi diucapkan sang komentator Antv setiap kali ada pemain yang mencetak gol. Kata ini jadi sungguh fenomenal di belantika sepakbola tanah air.

Nah ternyata di Euro 2012 pun setiap negara memiliki kata ini. Cekidot friend...

Polandia
Simak nama-nama pemain negara ini, semuanya pada susah entah bagaimana cara bacanya
Marcin Kamiński, Marcin Kamiński, Adrian Mierzejewski, Robert Lewandowski, Jakub Błaszczykowski
yang kurang cuma tamara bleszynski

nah dari sini ada rumus: tinggal nambah ski kalo mau jadi polandia

berarti Jeggggeeerr =  Jeggggggeeerrski

Yunani
Nah kalo di Yunani ada lagi yang unik. Entah mau jadi tukang s atau gmana, semua nama pemain Yunani belakangnya s. Mungkin ada semacam undang-undang di negaranya kalo punya anak harus belakangnya s
Kostas Chalkias, Avraam Papadopoulos, Giorgos Samaras, Giorgos Fotakis

berarti tinggal nambah is, as, atau os di belakang, maka jeggggeer bisa menjadi berbagai variasi
Jeggggeeriss
Jegggeerroos
Jegeerrraaass

Tinggal anda pilih mana?

Rusia
Giliran Rusia beda lagi. Meski ga seekstrim Yunani, banyak pemain yang nama belakangnya ov atau ev. Mungkin di sana hukumna sunnah muakad.

Vyacheslav Malafeev, Yuri Zhirkov, Roman Shirokov, Alan Dzagoev

Berarti di Rusia Jegeeeerr bisa jadi 2 makna
Jeggggeeereev
Jeggggeeerrroov

Kroasia
Satu lagi negara yang cukup unik, Kroasia. Di sini banyak pemain yang nama belakangnya ic.

Luka Modrić, Josip Šimunić, Ivan Rakitić, Danijel Pranjić, Mario Mandžukić
Berarti Jegggerr menjadi Jeggggeeerric

Denmark
Di Denmark, banyak yang nama belakangnya sen.
Lasse Nielsen, Leon Jessen, Thomas Enevoldsen, Martin Jørgensen

Berarti Jeggggeeer menjadi Jegggggeeersenn...

Ada yang bisa menambahkan?
Salam Jeggger, Jegggeroov, Jeggeeric, Jegggersen..

Senin, 04 Juni 2012

Bermula dari Sebuah Tas

Sekarang, saya sangat menyukai Inter Milan. Yup, Inter adalah klub idola saya. Sepak terjang klub dari kota mode ini selalu menarik perhatian saya. Berita-beritanya selalu saya ikuti. Suka duka klub ini adalah suka duka saya. Bagaimana saya menjadikan Inter sebagai tambatan hati? Ternyata itu bermula dari sebuah tas. Sedikit bernostalgia saya ingin bercerita awal mula kecintaan saya terhadap sepak bola dan Inter Milan.

Senegal vs Perancis

Bocah berusia 14 tahun menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola. Pertandingan Senegal vs Perancis lebih tepatnya, pertandingan pembuka Piala Dunia 2002. Biasanya dia tak mengerti saat teman-teman sekolahnya berbicara mengenai sepakbola. Apalagi kebanyakan pertandingan dini hari. “Ah lebih baik tidur,” begitu mungkin menurutnya.

Namun kali ini berbeda. Piala Dunia 2002 berlangsung di Korea Selatan-Jepang saat itu bertepatan waktu maghrib di sini. Jadi tak perlu begadang. Sang bocah 14 tahun itu pun penasaran. Apa gerangan yang menarik dari si kulit bundar ini. Ditemani oleh kakeknya, dia pun menyaksikan pertandingan tersebut.
Saat itu, Perancis berstatus sebagai juara bertahan. Bertanding melawan Senegal yang merupakan tim debutan. Namun ternyata Senegal bisa mengalahkan sang juara bertahan dengan skor 1-0 lewat gol Papa Bouba Diop.

Wow, ternyata sepakbola sungguh menarik. Perancis yang begitu diunggulkan bisa kalah oleh Senegal yang berstatus anak bawang. Sang anak itu pun mulai tertarik dengan olahraga ini. Biasanya dia tak pernah membaca berita sepakbola sekarang semua berita bola dibaca terutama yang berhubungan dengan Piala Dunia. Rasa ingin tahunya benar-benar menggebu-gebu.

Menulis tentang Piala Dunia
Anak itu sangat senang menulis. Maka dia pun menulis mengenai sepakbola, hobi barunya itu. Semua pertandingan di Piala Dunia 2002 dia tulis dalam sebuah buku. Bagaimana proses gol yang terjadi, klasemen dan hal-hal menarik seputar pertandingan. Begitu cepatnya dia memahami mengenai sepakbola, padahal sebelumnya dia tak mengerti sama sekali.

Piala Dunia 2002 hanya berlangsung sebulan. Berita tentang negara pun berganti mengenai klub. Sebagai pendatang baru tentunya masih bingung dengan istilah-istilah sepakbola. Tapi rupanya dia orang yang mau belajar. Semua tabloid mengenai sepakbola dia lahap, dan akhirnya dia benar-benar menjadikan sepakbola sebagai tambatan hati. Dia juga tahu semua orang punya klub favorit.

Nah, tentunya sang anak berpikir “Apa klub favoritku ya?”

Bermula dari tas yang rusak, sang ayah mencarikan tas cadangan untuk sang anak. Tapi yang ada hanyalah tas yang ada gambar power ranger, seperti tas anak SD. Tentunya malu dong pake tas gambar-gambar unyu seperti itu padahal sudah SMP. Sang ayah pun tak kehilangan akal, gambar di tas ditutup dengan spidol dan ditempel logo sebuah klub. Klub itu adalah INTER MILAN.

Karena memang belum terlalu mengerti bola, sang anak pakai saja tas itu. Tapi di sekolah jadi banyak yang bertanya: “Wow ternyata kamu tifosi ya. Penggemar Inter ya”

Ya sudah karena kepalang basah, yah bilang iya aja deh. Hehe.. jadi deh sejak saat itu sang anak menjadi INTERISTI alias penggemar Inter Milan. Hanya dari sebuah tas, yah sederhana saja.
Ternyata menjadi fans Inter seru juga, apalagi sejak SMP ada juga ternyata yang fans Milan alias Milanisti. Dulu musim 2002-03 prestasi Inter di Serie A bisa dikatakan terpuruk. Tapi akhirnya bisa menembus semifinal dan bertemu AC Milan.

Wah sang anak seru deh debat ama Milanisti, baik di sekolah maupun di tempat les, GO. Dulu ada sosok yang luar biasa di Inter, Christian Vieri. Sayangnya Inter harus tersingkir di semifinal, agregat 1-1 hanya kalah agresivitas gol tandang.

Akhirnya sejak saat itu sang anak benar-benas menyukai sepakbola dan jatuh cinta pada Inter Milan.

27 Mei 2012
Tak terasa ternyata dia sudah berusia 24 tahun. Yup sejak mengenal dunia kulit bundar saat SMP dan sekarang sudah 24 tahun.
Ternyata banyak sekali manfaat dari hobi sepakbola ini. Yang pertama bakat menulis terasah. Dari mulai menulis di blog ini, menulis di majalah Inter Milan, yakni Interina, dan juga sekarang menjadi wartawan sepakbola di vivanews.com.
Kecintaan pada Inter juga memiliki banyak manfaat. Berkat inter jadi aktif berorganisasi di Inter Club Indonesia (ICI) dan memiliki banyak teman dari seluruh penjuru nusantara. Dan saat 24-26 Mei lalu berkesempatan meliput langsung saat Inter ke Indonesia
Saya share foto-fotonya ya:

Siapa sangka dari sebuah, bisa menjadi kecintaan seperti ini. Sayang tasnya sudah entah di mana hehe.