Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jumat, 27 Desember 2013

Inter Best Moment 2013

Tahun 2013 mungkin bukan tahun yang istimewa untuk Inter. Di tahun ini, Inter harus finis di urutan ke-9 Serie A dan gagal bermain di kompetisi Eropa. Namun, bukan berarti tak ada momen yang tak bisa dilupakan. Banyak sekali momen yang bisa diingat Interisti. Salah satunya tentu saja harapan baru dari Erick Thohir, pengusaha muda Indonesia yang menggantikan posisi Massimo Moratti sebagai Presiden Inter.

Apa saja sih momen-momen menari Inter sepanjang tahun 2013 ini? Berikut di antaranya.

4 Januari 2013. Krisis striker, Inter mendatangkan pemain gaek, Tommaso Rocchi dari Lazio. Secara umum, penampilan Mbah Rocchi kurang memuaskan. Yang menarik, dia mencetak gol ke-100 di Serie A saat berkostum Inter, saat La Beneamata dikalahkan Atalanta 3-4, 7 April 2013.

3 Maret 2013. Comeback luar biasa dari Inter. Babak pertama tertinggal 0-2, babak kedua sanggup menang atas Catania 3-2.

14 Maret 2013. Kemenangan telak yang menyesakkan. Mungkin itulah yang terjadi di Giuseppe Meazza saat itu. Betapa tidak, kemenangan 4-1 atas Tottenham Hotspur masih belum bisa meloloskan Inter ke perempat final Liga Europa. Agregat 4-4, Spurs unggul agresivitas gol tandang.

19 Mei 2013. Laga terakhir Inter di Serie A, kalah 2-5 dari Udinese. Inter finis di urutan ke-9 klasemen akhir dengan 54 poin dari 38 laga. Untuk kali pertama sejak musim 1999-00, Inter gagal berpartisipasi di kancah Eropa.

24 Mei 2013. Andrea Stramaccioni dipecat. Mantan pelatih Napoli, Walter Mazzarri langsung ditunjuk menjadi pelatih baru Il Biscione.

12 Juni 2013. Javier Zanetti memperpanjang kontraknya setahun, hingga akhir musim 2014.

6 Agustus 2013. Inter membuat Juventus menempati juru kunci turnamen International Champions Cup di Amerika Serikat. Inter menang adu penalti 9-8, setelah imbang 1-1 selama 120 menit.

15 Oktober 2013. Pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir resmi menguasai 70 persen saham Inter setelah melalui negosiasi yang panjang dan alot. Tepat di saat Idul Adha.

22 September 2013. Inter menghajar Sassuolo 7-0. Comeback Diego Milito langsung berbuah 2 gol.

15 November 2013. Erick resmi menggantikan posisi Massimo Moratti sebagai Presiden Inter. Moratti, yang sebelumnya menjabat sejak 1995, kini menjadi Presiden Kehormatan. Selain Erick, dua orang Indonesia lainnya, , Roslan Roeslani, Handy Soetedjo masuk dalam jajaran Dewan Direksi.

1 Desember 2013. Untuk kali pertama sejak menjabat sebagai Presiden Inter, Erick menyaksikan pertandingan langsung di Giuseppe Meazza. Sayang, laga melawan Sampdoria itu berkesudahan 1-1.

4 Desember 2013. Gol pertama Ishak Belfodil di ajang resmi sejak bergabung dengan Inter. Inter menang 3-2 atas Trapani di babak keempat Coppa Italia. Setelah mencetak gol, dia langsung sujud syukur.


22 Desember 2013. Gol tunggal Rodrigo Palacio sudah cukup bagi Inter untuk menumbangkan AC Milan di Derby Della Madonnina. Kemenangan pertama yang diraih Erick Thohir sejak menjabat Presiden Inter di ajang Serie A. Inter tak terkalahkan di laga derby sejak 6 Agustus 2011. Inter mengakhiri tahun 2013 dengan menempati urutan kelima Serie A, 31 poin dari 17 pertandingan. Tertinggal 5 poin dari Napoli yang menempati zona Liga Champions.

Senin, 23 Desember 2013

Antara Aku, Bambang Pamungkas, dan Inter Milan

            Siapa yang tak kenal Bambang Pamungkas. Dialah kapten timnas Indonesia saat ini (s.d tahun 2012 - ed). Pria kelahiran Getas ini juga memegang jumlah gol dan penampilan terbanyak untuk Timnas. Dedikasinya untuk Tim Garuda sudah tak terhitung banyaknya.

            Demi Tim Nasional, Bepe – sapaan akrab Bambang – sampai mengabaikan konflik yang terjadi di pesepakbolaan nasional, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Baginya, timnas hanya satu, Indonesia, bukan PSSI atau KPSI. Padahal KPSI dan klubnya Persija, melarang dia untuk membela Timnas versi PSSI. Namun bagi Bepe, kepentingan nasional di atas segalanya.

            Namun tentu saja tak semua orang mengidolakan Bepe. Ada juga yang tidak menyukainya. Salah satunya mungkin fans Persib Bandung, Bobotoh. Yah, bukan rahasia lagi kalau hubungan antara pendukung Persib dan Persija ini tak terlalu harmonis. Maka bisa jadi sebagai bobotoh banyak yang kurang menyukai Bepe.

“Bepe lagi, Bepe lagi. Apa tidak ada pemain lain apa yang lebih bagus?” Yah mungkin itu salah satu nada sumbang mengenai Bepe.

            Semula aku juga sempat berpikir begitu. Namun begitu aku berselancar ke blognya, www.bambangpamungkas20.com semua pikiran jelek tentangnya berubah. Ya, ternyata selain piawai di lapangan hijau, Bepe pun pandai menulis. Aku merasa jarang-jarang ada yang bisa seperti ini.

            Dan kekagumanku pada Bepe bertambah ketika aku tahu dia adalah seorang Interisti, atau fans Inter Milan, sama sepertiku. Wow, ikon tim nasional adalah seorang Interisti. Luar biasa sekali. Bahkan Bepe juga terlihat sangat senang mendukung Nerazzurri lewat kicauannya di Twitter, @bepe20.

            Suatu waktu, aku diajak oleh rekan Interisti, Krome untuk membuat Majalah Inter. Majalah Interina namanya. Jadi majalah ini membahas mengenai Inter dan diterbitkan via online. Krome yang mengenalku via blog pun mengajakku berpartisipasi. Tentu saja aku tertarik. Apalagi ini ada hubungannya dengan keahlianku menulis. Apalagi menulis tentang klub idolaku, Inter Milan.

            Entah ide darimana, aku pun mengajak Bepe untuk menulis di majalah Interina. Aku mengajak dia lewat Twitter. Saat itu, tahun 2010, follower Bepe baru sekitar 80ribu. Belum 3 juta follower seperti sekarang. Aku pun saat itu sedang magang di Tabloid Soccer. Namun Bepe tentunya tak tahu aku sebagai wartawan atau apa. Yah baru kali itu mention.

18 Februari 2010 di Twitter
@luzman_karami: mas @bepe20 kalo mau nyumbang tulisan ttg inter bwt majalah interina tinggal hubungi aja @kromesikram
Ternyata Bepe membalas mention-ku. Wow mantap sekali:
@bepe20: Link nya dong mas.. RT @luzman_karami: mas @bepe20 kalo mau nyumbang tulisan ttg inter bwt majalah interina tinggal hubungi aja @kromesikram
Biasanya nulis apaan mas.. RT @kromesikram: @bepe20 sy dpt kbr mas bepe mau ikutan nulis di interina dari @luzman_karami.. Wow Awesome!

Yah seperti itulah kira-kira awal perkenalanku dengan seorang Bambang Pamungkas. Bukan karena Persib, Timnas Indonesia, atau Persija. Tapi karena Internazionale FC. Inter telah menyatukan kita. Bukan klub dalam negeri, tapi klub ini begitu spesial bagi sosok yang bisa dikatakan sebagai legenda Indonesia. Aku dan dia seorang Interisti.

            Bepe pun menepati janjinya. Dia ikut menulis di majalah Interina. Memang tidak dikirimkan langsung, namun di menulis di blognya. Namun karena memang setelah aku dan dia ngobrol di Twitter, aku rasa itulah tulisan dia yang akan dia kirimkan untuk majalah Interina. Tulisan Bepe pun nongol di Interina edisi 5, judulnya: Interista Sejati Sejak 1990.

            Dari tulisan itu, aku menarik kesimpulan awal mula Bepe menyukai Inter karena warna seragam ini yakni biru hitam. Pada akhirnya dia pun memutuskan untuk menjadi suporter sejati klub ini.
“Ketika Inter terseok-seok dan hanya menjadi klub medioker yang susah menjadi juara, saya sama sekali tidak khawatir. Ketika bintang-bintang top silih berganti pergi meninggalkan Inter, saya juga kurang begitu menghiraukannya ....” 
“Saya akan selalu mendukung Inter Milan, dengan siapapun pemainnya dan siapapun pelatihnya, serta apapun prestasinya.” 
“Saya memang Interista sejati, dan saya akan sedih jika Inter Milan kalah dalam suatu pertandingan. Akan tetapi jauh di dalam lubuk hati saya, saya akan merasa lebih sedih jika Persija Jakarta yang kalah tanding, dan akan jauh lebih sedih lagi jika Tim Nasional Indonesia yang kalah dalam pertempuran.”

            Untaian kata yang sungguh bijak dari seorang Bambang Pamungkas. Walau bagaimanapun Inter adalah tim luar. Kita tinggal di Indonesia, tetap harus mencintai sepakbola nasional dan tetap mendukung negara kita sendiri.

            Sama halnya dengan Bepe, aku akan terus mendukung Inter , apa pun yang terjadi pada klub ini. Sebab lewat Inter, aku mendapat banyak teman-teman luar biasa, baik dari fans klub Inter Club Indonesia (ICI), maupun Bandung Nerazzurra (BN). Menang atau kalah Inter tentunya tak akan mempengaruhi kehidupan kita. Yang pastinya, aku mendapat banyak teman dan juga saudara baru.

            Dan satu hal yang pasti, berkat sebuah tim yang bernama Inter, aku bisa begitu dekat dengan sosok legenda yang bernama Bambang Pamungkas.

            Saat sering mention seperti itu, aku mengecek follower-ku. Wow Bepe memfollow balik aku. Wah betapa senangnya, difollow seorang Bepe. Dia bahkan sering membalas mention-ku yang masuk. Saat dia ultah, aku memberi ucapan selamat padanya. Dan dia membalas dengan mengirimkan gambar kue ulang tahun Inter. Mantap.

            Bahkan aku ingat, sempat menulis di Twitter. “Sekarang tidur dulu ah, siap-siap nanti malam nonton Inter.” Dan Bepe membalas, “Main jam berapa mas?” Terang saja setiap dibalas seperti itu, mention di Twitter ku langsung banjir. Karena Bepe memang memiliki jutaan follower.

Pertemuan Pertama
Ibarat cinta yang dipertemukan lewat dunia maya, tentunya ada yang namanya pertemuan pertama begitu halnya dengan aku dan Bambang Pamungkas. Tapi jangan sangka kita homo ya. Bepe sudah punya istri dan anak kok, jadinya tidak mungkin aku homo dengan dia. Hehe

            Sebagai suporter, tentunya tak asing menyaksikan Bepe di layar kaca maupun di lapangan hijau. Tapi mungkin untuk bertemu langsung atau bertatap muka tak semua orang bisa merasakannya. Dan aku adalah salah satu yang beruntung itu. Apalagi kalau bukan dengan mengandalkan profesiku sebagai seorang wartawan.

            Bepe sendiri dikenal sebagai sosok yang jarang berbicara kepada media. Entah mengapa setiap ada wartawan yang hendak bertanya kepadanya, dia lebih sering menghindar. Bepe lebih sering update melalui Twitter ataupun blog pribadinya.

            Kesempatan pertama bertemu dengan Bepe terjadi saat tahun 2011, saat aku meliput Timnas menjelang persiapan melawan Turkmenistan. Saat itu, Timnas secara mengejutkan menunjuk pelatih baru, Wim Rijsbergen. Padahal, Alfred Riedl tergolong berhasil mengangkat performa Timnas.

            Konpers di hotel saat itu dibuka oleh Rijsbergen dan juga Rahmad Darmawan sebagai asisten. Juga ada Irfan Bachdim yang ikut berbicara. Setelah konpers itu aku melihat sosok Bepe sedang makan di hotel tempat konpers itu.
            Bepe makan bersama Firman Utina dan rekan-rekan Timnas. Aku hendak menyapanya, tapi entah mengapa timbul rasa segan. Apalagi ada wartawan salah satu televisi swasta justru mendekati mereka. Aku takut mengganggu makan siang mereka. Ya sudah, alhasil saat itu aku hanya foto bersama Rijsbergen dan Rahmad Darmawan.

            Kesempatan bertemu Bepe akhirnya terjadi tahun 2012. Aku masih menjadi wartawan di VIVAnews. Ada konferensi pers yang dihadiri Bepe dan Ponaryo Astaman di sebuah cafe di Jakarta. Di sini kapasitas Bepe adalah sebagai Wakil Presiden Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Sedangkan Ponaryo menjabat sebagai Presiden.

            Dalam konpers tersebut, Bepe dan Ponaryo berbicara mengenai pemain ISL dan juga IPL yang tak kunjung menerima gaji. Dalam kapasitasnya sebagai Presiden dan Wakil Presiden APPI, mereka juga mengumumkan siapa saja klub yang sudah melunasi pembayaran gaji klub dan juga yang masih menunggak. Mungkin hanya dalam konpers seperti ini Bepe mau berbicara.

            Akhirnya konpers selesai dan seperti biasa wartawan melakukan doorstop atau tanya jawab langsung kepada yang bersangkutan. Beberapa menghampiri Bepe yang mengenakan jas saat itu. Aku coba menghampiri.

            Dalam pikiranku, tak mungkin yah seorang Bepe mengenalku. Apalagi pembicaraan kita hanya melalui jejaring sosial. Tapi nyatanya justru dia duluan yang menyapaku. Ini ciyus loh.

“Hei, sampeyan Bobotoh, pendukung Persib ya?” kata Bepe.
“Hehe.. iya, sering ngobrol kan yah kita di Twitter,” kataku tersipu malu.
“Iya nih, gimana apa kabar?”
“Baik baik mas,” kataku.

            Wow, it’s amazing. Ternyata Bepe mengenalku. Mungkin di Twitter dia agak kepo – kelakuan polisi – juga. Melihat-lihat Timeline ku dan juga melihat fotoku. Bisa tahu juga wajahku kan.
            Aku juga bertanya padanya, “Mas, di Euro nanti dukung mana?”
            Ini pertanyaan titipan dari Bos. Waktu itu memang menjelang Euro. Jadi Bos menitip aku untuk bertanya pada pemain yang hadir mendukung tim mana di ajang paling bergengsi antar negara Eropa itu.
            “Wah Euro? Dukung mana ya? Aku sih ga dukung siapa-siapa. Aku dukungnya Argentina gimana dong,”
“Loh Argentina kan ga ikut Euro,” kataku.

            Hahaaa.. Bepe memang kocak. Sejago apa pun Argentina memang tak mungkin berpartisipasi di Euro atau Piala Eropa sebab ini hanya untuk negara-negara di Benua Eropa. Jelas omongan ngawur Bepe ini tidak bisa dibuat berita. Tapi Alhamdulillah aku dapat jawaban dari pemain lain yakni Ponaryo Astaman, Robbie Gaspar,dan Bima Sakti.
            Akhirnya setelah konpers selesai aku pun meminta untuk berfoto dengan Bepe.
            “Mas, sesama Interisti foto dulu dong,” kataku.
            Bepe pun melayani permintaanku. Dan jepret. Ini dia fotonya.

Gantengan mana nih? Hhe. Walaupun Persija dan Persib bermusuhan. Namun Inter telah menyatukan kami.
            Yup, begitulah sepakbola. Semua bisa menjadi positif ataupun negatif tergantung dari diri kita masing-masing. Terlalu fanatik terhadap klub kesayangan bisa menimbulkan sikap anarkis. Namun jika sebaliknya, bisa menambah saudara. Bahkan seperti aku berkat sepakbola aku bisa menjadi wartawan sepakbola dan bertemu pemain idola. Bukan hanya bertemu, tapi sudah sering ngobrol.

Sekarang Bepe jarang membalas mention-ku. Mungkin karena mention sekarang sudah semakin banyak jadi tidak terbaca. Mungkin karena sibuk. Ya aku sih husnudzon saja. Semoga dia bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia, dan jadi kebanggaan Indonesia dan Interisti tentunya.

Bepe memang belum memberikan gelar untuk Indonesia. Namun pengorbanannya untuk negeri ini patut diacungi jempol.

            Sebagai penutup ini kata-kata mujarab dari Bambang Pamungkas:
“Jangan pernah berhenti bermimpi karena mungkin suatu saat nanti mimpi kalian akan menjadi kenyataan.”
Forza Inter! Forza Indonesia! Forza @bepe20!
Jakarta 28, November 2012
Jelang Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2012

Sabtu, 21 Desember 2013

Tahun 2013, Penuh Suka dan Duka

Seperti biasa akhir tahun biasanya ada refleksi akhir tahun. Apa sih yang sudah dilakukan sepanjang tahun ini, dan mudah-mudahan tahun depan bisa menjadi lebih baik. Dari kegagalan kita belajar banyak hal, dari keberhasilan kita harus banyak-banyak bersyukur.

Ternyata banyak sekali momen-momen menarik yang saya alami sepanjang tahun 2013 ini. Yang paling penting selama tahun ini saya masih jomblo hehe.  Saya bikin daftar kegagalan dan keberhasilan saya sepanjang tahun 2013.

Daftar kegagalan:
Bulan Februari, saya mengikuti kursus intensif bahasa Jerman di Lernhaus. Saya sampai izin kerja satu bulan dari kantor. Targetnya adalah mengikuti homestay di Jerman. Setelah kursus, saya dibantu Lernhaus mencari keluarga angkat di Jerman. Namun, ternyata tak ada yang tertarik. Batas usia program ini 25 tahun, saya pun batal berangkat meskipun sudah lulus tes Goethe.

Kalo harus pindah dari Apartemen Taman Rasuna menuju kosan masuk kegagalan ga ya? Ya tahun ini saya harus meninggalkan kemewahan apartemen dan kembali menjadi rakyat jelata di kosan. Tercatat saya sudah dua kali pindah, yang pertama pindah dari apartemen ke kosan, lalu dari kosan di gang ke kosan di depan jalan. Uniknya, setiap pindah selalu dapat hadiah ke luar negeri. Berarti kayaknya harus pindah lagi ni :D

Kegagalan dan kepahitan mungkin banyak dialami di bulan Desember ini hehe. Saya ikut tes CPNS di Mahkamah Konstitusi. Namun, akhirnya gagal padahal sudah sampai  tahap akhir yakni tes kesehatan dan wawancara. Jadi di bagian formasi saya, Pengelola Bahan Informasi dan Media Massa, tersisa 2 orang. Ternyata justru saingan saya yang dapat.

Padahal kalo bicara pengorbanan sudah cukup banyak sih. Pada saat tes, laptop saya mendadak rusak padahal saya piket malam. Saya pun harus kerja dari warnet dua malam. Terus saya juga harus kehilangan android karena kecopetan saat hendak tes kesehatan.

Tapi dipikir-pikir hapenya juga sudah rusak. Layarnya pecah, suka tiba-tiba ngecas sendiri pula. Yang saya pikirkan sebenarnya grup Whatsapp @LoGueInteristi yang sekarang tanpa admin. Copetnya juga kasian dapat hape rusak wkwkwkwkw.

Daftar keberhasilan
Keberhasilan terpenting saya tahun ini adalah sanggup dua kali menang kuis ke luar negeri. Ke Inggris dan Singapura. Ini kali pertama saya naik pesawat dan langsung ke luar negeri pula. Saya jalan-jalan ke London, Manchester dan Liverpool. Ini sama sekali tak terduga, sebab ikutannya juga ga niat heehe.

Kalo yang ke Singapura ini beneran niat. Saya ikut kontes menulis Nestea dan mendapat grandprize ke Singapura. Yang menang ke Singapura hanya seorang dari sekitar 100 peserta.



Beberapa kuis juga berhasil saya menangkan di tahun 2013 ini. Empat terjadi di bulan Ramadan, memang penuh berkah yah. Di bulan Ramadan selain menang hadiah ke Singapura, saya juga menang kuis tabloid Otomotif (uang 100ribu plus langganan tabloid sebulan), tiket VVIP Arsenal vs Indonesia Dream Team, dan voucher Rp750ribu dari blibli.com hadiah dari hikmah puasa.

Satu lagi yang membuat tahun ini terasa istimewa adalah munculnya akun @LGI_Store. Allah membuat saya mengenal seseorang yang bernama Iqbal dekat kosan saya, dan tak disangka itu menjadi pintu rezeki. Awalnya saya menawarkan jersey bola via @LoGueInteristi dan BBM, ternyata banyak yang memesan.

Setelah itu, admin G (Gilrandy) membuat twitter baru @LGI_Store. Ini tepat saat saya mulai berbisnis, padahal sebenarnya saya belum berbicara dengan dia. Dan ternyata dari akun ini pintu rejeki memang terbuka lebar. Alhamdulillah, meskpun gagal di jadi CPNS sekarang saya sudah bisa berwirausaha. Saya juga punya pengalaman jalan-jalan ke luar negeri gratis.

Yah, tahun 2013 ini memang penuh warna hehe.

Dan tidak ada satu binatang melatapun di bumi ini melainkan Allah lah yg memberi rezeki (Qs. 11 : 16)
Maka nikmat Tuhan kamu yang mana lagi yang kamu dustakan?
(QS.Ar-Rahman)

"Barang siapa bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan bukakan jalan keluar baginya dan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka…"
(QS. Ath-Thalaq 2-3)

Jumat, 13 Desember 2013

Kota Milan, Inter, dan Giuseppe Meazza

Ini tulisan buat #NesteaBHP. Mudah-mudahan menang dan berangkat ke Tokyo :D

Sebagai Interisti atau fans Inter Milan, jika ditanya mengenai rencana liburan favorit tentu saja saya akan langsung menyebut kota Milan. Bagi fans Inter, apalagi sebagai admin fanpage @LoGueInteristi, bisa hadir di Milano tentunya kebanggaan tersendiri. 

Tempat yang wajib dikunjungi tentu saja Stadion Giuseppe Meazza, stadion kebanggaan Inter dan juga AC Milan. Sebelumnya saya sudah pernah ke berbagai stadion di Inggris dari mulai Old Trafford, Wembley, Emirates, Anfield, dan Stamford Bridge. Namun belum afdol rasanya jika belum mengunjungi Giuseppe Meazza yang memiliki kapasitas 85 ribu penonton.

 Stadion tersebut adalah saksi sejarah saat pengusaha Indonesia, Erick Thohir menguasai saham Nerazzurri. Di sini juga Inter mengalami masa-masa paceklik gelar, masa-masa indah, masa treble dan lain sebagainya. Berbagai trofi yang pernah diraih Inter juga ada di San Siro Museum & Tour

. Tak lengkap jika belum belanja pernak-pernik klub di Solo Inter. Selain Giuseppe Meazza yang menjadi tempat tujuan utama ada tempat lain juga yang akan saya kunjungi. Piazza del Duomo, ini merupakan alun-alun kota dan juga pusat bersejarah di Kota Milan. Di sini ada Katedral Milan yang merupakan Katedral terbesar di dunia. Milan juga terkenal sebagai kota mode. Di sini butik-butik papan atas bertebaran. Kalau tidak punya cukup uang mungkin hanya melihat-lihat. Siapa tahu ada yang tertarik bisa dibeli. 

Lalu sebagai Muslim, tentu saja saya ingin mengunjungi masjid terpenting di kota Milan, Mosque of Segrate. Masjid yang juga dikenal dengan nama Masjid Al-Rahman ini resmi berdiri pada 28 Mei 1988, hanya sehari setelah saya dilahirkan. Ini masjid pertama yang memiliki kubah sejak pembongkaran masjid di Lucera pada tahun 1300.

Senin, 25 November 2013

Erick Thohir, Inter Milan, dan Pemain Indonesia

Presiden Inter Milan, Erick Thohir (kiri) dan Massimo Moratti (REUTERS/Alessandro Garofalo)
VIVAbola - Impian berlaga di klub papan atas Eropa tentunya ada di benak para pemain Indonesia. Kini, harapan itu bisa saja terwujud. Terpilihnya Erick Thohir sebagai Presiden Inter Milan membuat hal tersebut bisa menjadi kenyataan.

Erick bersama kolega-koleganya kini merupakan pemilik saham mayoritas di Inter Milan. Penunjukan Erick sebagai presiden baru Nerazzurri dilakukan melalui rapat dewan direksi yang digelar di Hotel Melia, Milan, Jumat 15 November 2013 waktu setempat. Erick menggantikan posisi Massimo Moratti yang telah menjabat selama 18 tahun.

Erick tentu saja tak akan melupakan negara asalnya, Indonesia. Pengusaha muda ini ingin membawa pemain Indonesia ke Giuseppe Meazza. Erick ingin pemain yang dibawanya benar-benar bisa bersaing untuk menembus tim utama Inter, walaupun itu di level junior.

"Tentu saja, saya juga ingin membawa pemain asal Indonesia, pemain muda terutama. Tapi, pemain itu harus yang benar-benar bisa bersaing. Mereka harus bermain pada level yang sama dengan tim muda Inter," kata Erick kepada VIVAbola, Sabtu 23 November 2013.

Erick ingin pemain itu berusia sangat muda, sehingga kemampuan berkembangnya bisa lebih jauh. Menurut Erick, ada syarat tertentu juga agar pemain dari Primavera bisa menembus tim inti Inter. Setidaknya mereka harus telah berlatih 1.000 jam di level junior.

"Mungkin saya lebih memilih pemain di bawah usia 16 tahun. Karena kalau pemain di bawah usia 19 tahun, mereka sudah harus dimasukkan ke tim Primavera, dan di sana sudah ada kompetisinya," papar pria 43 tahun ini.

Pengembangan pemain muda memang salah satu program yang dicanangkan Erick di Inter. Pada musim 2011-12, skuad akademi Inter berhasil menjadi juara NextGen Series (satu tingkat dengan Liga Champions). Namun, hanya sedikit pemain jebolan turnamen tersebut yang mampu menembus tim inti Walter Mazzarri. Inilah yang akan coba dibenahi Erick.

"Inter memiliki salah satu akademi terbaik di Italia, bahkan Eropa. Saya ingin ini menjadi salah satu yang terbaik di dunia," ujar Erick pada Sky Italia.

"Saya tidak setuju kalau Anda tidak bisa menang apapun dengan pemain muda. Kami boleh punya pemain bintang, tapi tak bisa semua bintang kita dapatkan. Dengan kombinasi pemain bintang dan pemain muda, saya pikir kita punya tim bagus," lanjut taipan media itu.

Andik Sambut Baik
Sebelumnya, pemain Timnas Indonesia U-23, Andik Vermansyah, menyambut baik terpilihnya Erick Thohir sebagai Presiden Inter. Menurut Andik, langkah Erick telah membuka jalan bagi pesepakbola Indonesia untuk mewujudkan mimpi bermain di pentas Eropa.
"Ini bagus untuk perkembangan sepakbola Indonesia," kata Andik beberapa waktu lalu.

Andik merupakan pemain yang pernah menjalani trial di DC United. Klub MLS tersebut juga milik Erick. Namun, mengenai peluangnya bermain untuk Inter Milan, Andik belum berani berkomentar banyak.

"Mengenai kemungkinan untuk bermain di Inter saya belum tahu. Tapi, saya rasa, ini bukan impian saya saja, semua pemain Indonesia pasti berharap bisa dapat kesempatan bermain di Inter," katanya.

Meskipun Timnas senior masih belum memberikan prestasi maksimal, bakat-bakat muda Indonesia memang terus bermunculan. Sebut saja Timnas U-19 yang berhasil merebut juara Piala AFF 2013.
Tim besutan Indra Sjafri ini juga berhasil lolos ke Piala Asia U-19 2014. Garuda Jaya tampil memukau dengan menekuk juara bertahan, Korea Selatan di babak kualifikasi dengan skor 3-2.

Timnas U-16 juga sempat menorehkan prestasi apik di Piala AFF. Indonesia menaklukkan Australia di babak semifinal lewat adu penalti dengan skor 5-4. Dalam waktu normal dan perpanjangan waktu kedudukan imbang 2-2. Sayangnya, di final, Timnas U-16 kalah dari Malaysia lewat adu penalti 3-2 (1-1).

Sementara itu, Tim Indonesia U-12 yang diwakili SSB Putra Tugu Muda asal Semarang menduduki peringkat 8 dunia di ajang Danone Nations Cup (DNC) 2013. Pencapaian ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya di mana Indonesia menempati posisi ke-23.

Indonesia juga punya bocah ajaib dalam diri Tristan Alif Naufal. Bocah 8 tahun ini sempat menjalani latihan bersama tim Ajax Amsterdam U-12 selama satu pekan pada 1 hingga 8 November 2013. (one)


Lihat berita menarik lainnya dengan mengklik tautan ini.

Rabu, 13 November 2013

Adakah Sesuatu di Dunia Ini yang Kebetulan?

Hari Selasa kemaren, ada kejadian langka yang mungkin peluangnya begitu kecil. Bayangkan, dalam hari yang sama ada dua orang yang memesan jersey dari Makassar. Namanya juga sama, Muhammad Haris. Dan yang lebih aneh lagi, keduanya sama-sama pesen jersey Inter home M.



Dan di hari itu juga, saya bertemu dengan dua orang Makassar chating BBM dengan orang Makassar dan terakhir mendengarkan ceramah Ustad Maulana, ustad yang juga dari Makassar.

Kalo bicara peluang, mungkin itu amat sangat kecil banget sekali pisan hehe (bahasa dosen saya dulu, pak Sahala :D). Mungkin hanya sekali dalam seribu tahun cahayaa (apa sih). Jika dipersenkan 0.000000001 persen saja lah bisa kejadian seperti itu.

Pertanyaannya adalah, apakah itu semua terjadi secara kebetulan??? Hmmm...

Tak ada satu pun di dunia ini yang terjadi secara kebetulan. Semuanya terjadi atas izin Allah dan tertera dalam Lauh Mahfuzh. Dia yang Maha Mengatur segalanya.
"Tiada sesuatu pun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (An Naml, 27:75)

Manusia hanya bisa berusaha dan juga berdoa. Hasilnya kita serahkan pada Allah SWT. Apa yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Allah. Bisa jadi menurut kita baik, justru menurut Allah buruk. Begitu pun sebaliknya.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.(QS. Al Baqarah : 216)

Jadi, tak ada gunanya kita mengeluh. Allah tak pernah memberikan yang buruk untuk kita. Semuanya untuk kebaikan kita. Kita saja yang tidak tahu itu yang terbaik untuk kita.

Ambil contoh, tahun lalu saya nyaris saja menikah. Cincin nikah sudah disiapkan, bahkan sudah izin RT dan RW. Tapi akhirnya batal. Setelah dipikir-pikir memang ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari kejadian ini.

Yang pertama adalah munculnya akun @LoGueInteristi. Akun ini muncul hanya beberapa hari setelah kejadian mengenaskan itu, mungkin bisa dibilan pelarian. Sekarang sudah mencapai 8300 follower, dan bahkan saya bisa berjualan di akun @LGI_Store.

Lalu saya sempat berencana homestay dan kuliah di Jerman. Usaha sudah maksimal, sudah ikut kursus intensif. Tapi ternyata saya tak dapat homestay. Yah mungkin ini yang terbaik menurut Allah. Dan selang beberapa hari setelah kejadian itu saya mendapat kesempatan ke London. Mengunjungi Stamford Bridge, Emirates, Old, Trafford, Anfield, dan Wembley.

Percayalah. Allah selalu memberikan yang terbaik untukmu.

Senin, 04 November 2013

Trik dan Tips Agar Banyak Follower

Saat ini Twitter menjadi media sosial yang sangat digandrungi. Tentunya kebanggan tersendiri jika kita memiliki banyak follower. Contohnya akun pribadi saya (@luzman_karami) yang kini memiliki 2020 follower.

Ada berbagai keuntungan dengan follower banyak. Yang pertama bisa berjualan. Lalu tweet kita akan ada banyak yang memperhatikan. Follower banyak juga bisa mempengaruhi peluang menang kuis. Contohnya saya ikut kontes foto mendapat hadiah ke London. Padahal foto saya biasa saja. Panitia mungkin melihat follower saya yang banyak.

Sebenarnya ada banyak aplikasi untuk menambah follower. Saya sempat menggunakannya. Namun, ternyata followernya orang asing, lalu kita juga akan otomatis mem-follow mereka. Menurut saya ini percuma, karena buat apa follower banyak tapi tidak bisa berinteraksi. Following juga jadi banyak dan memenuhi timeline saja. Akhirnya saya meng-unfollow orang-orang asing itu dan aplikasi ini berhenti secara otomatis.

Jadi sekarang 2020 follower saya asli tanpa aplikasi. Oke, mau tahu bagaimana trik dan tipsnya? Ini dia?

1. Akun jangan digembok. Mustahil mau banyak follower tapi akun digembok. Orang memfollow kita rata-rata ingin me-retweet twit kita. Dengan digembok, hal itu tak bisa terjadi.

2. Punya blog dan akun Twitter dimasukkan di blog. Ini juga rupanya begitu terasa buat saya. Apalagi blog yang banyak pembaca. Orang akan mem-follow sang penulis blog jika Twitter dicantumkan.

3. Sering update yang bermanfaat. Kalau tiap hari kerjaan hanya nyampah kayak nulis "aduh cape uy, duh belum mandi" lama-lama yah banyak yang unfollow juga bro hehee. Sekali-kali jadi alim dikit RT atau nulis tausiah. Jaamaaaah oooo jamaaaahhhh...

4. Mention kita di RT artis atau fanpage terkenal. Saya pernah di RT @bepe20, @mysupersoccer, @muslimplayers, @juliaperrez. Yah lumayan, selain mention bejibun follower juga meningkat.

5. Punya secondary atau third account. Nah ini juga membantu banget. Seperti saya yang juga admin di @LoGueInteristi dan @LGI_Store. Di dua akun itu saya juga suka mempromosikan akun pribadi sendiri. Kebetulan dua fanbase itu juga followernya banyak. @LoGueInteristi sudah nembus 8200 follower lebih.

6. Adain kuis di fanbase. Nah ini juga signifikan dalam penambahan follower. Modal dikit lah hadiah pulsa, kaos, atau jersey. Syarat kuis biasanya harus follow akun kita.

Nah formatnya juga harus seperti ini ada tulisan di depannya: Follow @LoGueInteristi dan @luzman_karami (jawaban kuis) #kuisnebakisihatiku

Kenapa? karena kalau langsung mention di depan, orang lain tak akan membaca. Itu dianggap reply oleh Twitter. Kalau ada tulisan di depannya, semua yang tidak memfollow sang peserta pun bisa membawa twit tersebut.

7. Sering update tentang isu menarik/hobi. Seperti saya yang suka update bola (sebelum punya akun @LoGueInteristi), alhasil banyak yang memfollow saya karena ingin dapat informasi terbaru. 

8. Jangan pelit follback. Yah kalo ada yang minta follback kasih lah, tapi yah ga usah difollback semua juga. Biar keliatan keren kan follower lebih banyak dari following, berasa artis hehe. Kayak saya following ama followernya beda 4 kali lipat. :D

Okey begitu trik dan tips dari saya. Selamat mencoba!

Jumat, 18 Oktober 2013

Banner Ini Nyaris Terpajang di Wembley

25 Mei 2013, sebenarnya saya berkesempatan mengunjungi Stadion Wembley menyaksikan final Liga Champions antara Bayern Munich melawan Borussia Dortmund. Saya pun menyiapkan berbagai hal termasuk banner yang disiapkan Gilrandy, teman saya dari Lampung. Temanya tentang Inter dan bawa akun @LoGueInteristi.

Ada 2 banner yang disiapkan saat itu. Yang pertama banner mengenai 3 legenda Jerman: Lothar Mattaeus, Andreas Brehme, dan Juergen Klinsmann. Trio Jerman ini sempat memperkuat Inter dan meraih gelar Piala UEFA 1990-91. Momennya memang pas banget karena final saat itu mempertemukan 2 tim Jerman. Dan tentu saja pakai bahasa Jerman. Kebetulan saya sempat kursus bahasa Jerman di Lernhaus. Ini bahasa Jermannya juga tidak begitu rumit.

"Dua tim fantastis ini mengingatkan pada tiga pemain hebat Jerman bernama Klinsmann, Brehme, dan Matthaeus. Terima kasih Heineken! @LoGueInteristi Indonesia"

Satu banner lagim agak nyindir Juventus yang kalah dari Munich 0-4 secara agregat di perempatfinal. Yah namanya Inter rival Juve wajar sindir-sindiran hehe. Nah kalo yang ini karena bahasa Jermannya rada ribet, saya minta bantuan temen saya yang lagi kuliah di Jerman. Dulu sempet sekelas pas kursus.


"FT: Muenchen vs Juventus 0-4. Terima kasih Muenchen atas skor itu. Kalian pantas treble musim ini, setelah pada 2010 tertahan oleh Ular Besar dari Italia. Namun, apakah Dortmund rela? Wembley, 25 Mei 2013. Kita semua akan menjadi saksinya. @LoGueInteristi. Indonesia"

Kenapa saya tiba-tiba bikin post ini? Iya, soalnya Gilrandy tiba-tiba pasang DP ini di BB-nya. Jadinya kan keinget lagi. Jadi galau deh hahahahahahahaahah...
Akhirnya batal lihat final karena visa ga keluar. Tapi tetep ke Wembley kok. Ahay., Banner InterClub yang terbentang hehe




Rabu, 16 Oktober 2013

Antara Inter dan Timnas Argentina

Inter adalah klub yang berasal dari Italia. Idealnya, tim ini diperkuat oleh pemain asal Italia. Namun, faktanya tidak demikian. Justru pemain Inter lebih banyak yang berasal dari luar Italia, terutama Argentina.

Bicara mengenai sejarah, hal tersebut sebenarnya tidak aneh. Internazionale Milan didirikan pada 9 Maret 1908. Sesuai namanya "Internazionale" klub ini memang didirikan untuk memberikan kesempatan para pemain asing untuk bergabung.

Dalam skuad Inter musim ini, hanya ada 3 pemain Italia: Luca Castellazzi, Marco Andreolli, dan Andrea Ranocchia. Dari ketiganya, hanya Ranocchia yang beberapa kali membela Gli Azzurri, itu pun beberapa kali hanya menjadi cadangan.

Argentina justru begitu kental dalam skuad La Beneamata musim ini. Saat ini ada 9 pemain asal Argentina yang membela tim Biru Hitam: Javier Zanetti, Rodrigo Palacio, Ricardo Alvarez, Mauro Icardi, Hugo Campagnaro, Esteban Cambiasso, Diego Milito, Walter Samuel, dan Juan Pablo Carrizo.

Apakah mereka membela timnas Argentina?
Menengok 2 laga Pra Piala Dunia terakhir melawan Peru dan Uruguay, ada 3 pemain Inter yang dipanggil Albiceleste. Hugo Campagnaro dan Rodrigo Palacio tampil penuh 90 menit saat melawan Uruguay. Palacio bahkan kini selalu menjadi langganan di lini depan Argentina. Satu gol dia cetak saat melawan Peru? Carlos Tevez? Tidak dipanggil tuh.


Sementara itu Mauro Icardi melakoni debutnya bersama Timnas Argentina saat menghadapi Uruguay pada 15 Oktober 2013. Dia masuk menggantikan Augusto Fernandez menit ke-82.




Sejarah Argentina di Inter
Mungkin Interisti tak asing dengan nama Helenio Herrera. Ya, pria kelahiran Buenos Aires, Argentina ini adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah dimiliki Inter. Membesut Nerazzurri pada 1960-1968 dia membentuk La Grande Inter, tim yang disegani di Italia, Eropa, dan dunia internasional.


Torehan gelar Herrera di Inter: 3 Scudetti Serie A 1962-63, 1964-65, 1965-66, 2 European Cup (Liga Champions) 1963-64, 1964-65, 2 Piala Intercontinental 1964-65.

Masih belum puas?
Coba lihat siapa pemain yang paling banyak memperkuat timnas Argentina. Tak lain dan tak bukan adalah Javier Zanetti. Zanetti telah 145 kali membela Albiceleste dengan torehan 5 gol. Di bawahnya ada Roberto Ayala yang 115 kali membela Argentina. Tepat di bawah Ayala ada eks pemain Inter lain, Diego Simeone. Pelatih Atletico Madrid ini tampil 106 kali bersama Argentina.

Pemain aktif saat ini dengan caps terbanyak adalah Javier Mascherano: 93 penampilan masih jauh di bawah Zanetti. Lionel Messi? Baru 83 penampilan.

Pencetak gol terbanyak Argentina saat ini juga pernah membela Inter. Gabriel Batistuta dengan torehan 56 gol dari 78 penampilan bersama Argentina. Batistuta sempat membela Inter pada 2003 sebagai pemain pinjaman dari AS Roma. Dia menyumbangkan 2 gol dari 12 penampilan untuk Inter.

Di bawah Batistuta ada Lionel Messi. Namun striker Barcelona ini baru mencetak 37 gol dari 83 penampilan. Masih perlu kerja keras untuk menyamai rekor gol Batistuta.

Tepat di bawah Messi ada Hernan Crespo. Memang gol Crespo untuk Argentina hanya 35, di bawah Messi. Namun, Crespo hanya butuh 64 laga untuk mencetak 35 gol sedangkan Messi perlu 83 pertandingan untuk 37 gol. Siapa yang lebih hebat?

Crespo membela Inter pada 2002-03, lalu kembali memperkuat Inter pada 2006 hingga 2009.



Repost Soal Derby d'Italia

Karena banyak yang nanya soal duel Derby d'Italia, saya repost dua tulisan saya di VIVAbola tentang duel terkenal ini ya.

Asal Mula dan Kontroversi Istilah Derby d'Italia




VIVAbola - Duel Juventus melawan Inter Milan bukanlah duel derby atau pertandingan dua tim sekota. Namun duel ini mendapat sebutan Derby d'Italia atau Derby Italia. Persaingan panas antara kedua tim menyebabkan laga ini sampai disebut "derby".
Istilah Derby d'Italia pertama kali diperkenalkan oleh jurnalis Italia terkenal, Gianni Brera pada 1967. Istilah ini didasarkan pada persaingan sengit antara kedua tim bahkan atmosfirnya mirip dengan derby.

Kontroversi sempat muncul pada sebutan hal ini. Sebelumnya kedua klub ini adalah pengoleksi gelar Serie A terbanyak. Namun pada rentang 1994 hingga 2009 Scudetto AC Milan justru lebih banyak dari Inter.

Kontroversi lainnya adalah terkait duel antara dua tim yang belum pernah terdegradasi. Ini hanya berlaku sampai tahun 2005. Sebab kini Inter menjadi satu-satunya tim Italia yang belum pernah terdegradasi sejak Juventus turun kasta ke Serie B setelah Calciopoli pada 2006.

Namun ternyata duel antara dua tim yang belum pernah terdegradasi bukanlah penyebab sebutan Derby d'Italia. Saat pertama kali istilah ini diperkenalkan pada 1967 ada 4 tim yang belum degradasi yakni Bologna, Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Bologna akhirnya terdegradasi pada 1982, Juventus pada 2006, dan Milan pada 1980.

Jadi, istilah Derby d'Italia bukanlah mengenai dua tim tersukses atau tim yang belum pernah terdegradasi. Persaingan dan juga atmosfir yang mirip dengan derby adalah hal yang menyebabkan muncul istilah ini.

Satu hal yang pasti duel Derby d'Italia yang akan berlangsung Sabtu, 30 Maret 2013 nanti akan berjalan dengan seru. Kedua tim akan beradu gengsi untuk merebut 3 poin dalam duel di Giuseppe Meazza. 


Kontroversi dan Bumbu Penyedap Duel Derby d'Italia

Skandal Calciopoli, keputusan kontroversial wasit memanaskan duel ini.

VIVAbola - Dendam, kontroversi, dan juga gengsi adalah kata-kata yang bisa menggambarkan betapa panasnya duel Derby d'Italia. Duel Juventus kontra Inter Milan memang bukan duel biasa. Kedua tim ini terus membuktikan diri untuk menjadi yang terbaik.

Tensi pertandingan semakin memanas setelah skandal Calciopoli terkuak pada 2006. Juventus terdegradasi ke Serie B, dua gelar Scudetto Juventus dibatalkan. Scudetto musim 2004-05 dibiarkan kosong sedangkan musim 2005-06 "diberikan" pada Inter Milan, Bianconeri merasa Inter telah merampas gelar Scudetto yang direbut di lapangan. 

Bahkan ketika sanggup merebut Scudetto musim lalu, Bianconeri tetap mengklaim telah merebut 30 Scudetto. Padahal dua Scudetto mereka dibatalkan karena kasus Calciopoli. Hal ini secara tidak langsung menambah bumbu persaingan kedua tim.

Kontroversi memang seringkali menyertai pertemuan kedua tim ini. Salah satu yang paling terkenal adalah di musim 1960-61. Inter yang hanya berjarak 4 poin dengan Juve bertandang ke Turin.

Namun ternyata pertandingan tidak berjalan lancar. Sekitar 5000 fans Juventus keluar dari tribun dan menyaksikan pertandingan di pinggir lapangan. Wasit akhirnya memutuskan laga dihentikan.

Berdasarkan peraturan, Inter dianugerahi kemenangan 2-0. Namun Juventus mengajukan banding ke FIGC dan meminta pertandingan diulang. FIGC pun menerima banding La Vecchia Signora.

Presiden Inter, Angelo Moratti kecewa dengan keputusan ini. Sebagai bentuk protes, Inter akhirnya menurunkan pemain Primavera. Hasilnya Juve berhasil menang dengan skor telak 9-1. Striker Bianconeri, Omar Sivori mencetak 6 gol dalam laga ini.

Musim 1997-98 kontroversi kembali terjadi. Saat itu, kedua tim bersaing memperebutkan scudetto. Hingga pekan ke-30, Inter menempel ketat Juventus dengan selisih satu angka. Partai Juventus kontra Inter di pekan ke-31, diprediksi jadi penentuan juara.

Malang bagi Inter. Mereka kalah 0-1 karena keputusan wasit yang kontroversial. Saat itu, striker Inter, Ronaldo, dijatuhkan oleh Mark luliano. Kubu Inter meminta penalti. Wasit Piero Ceccarini menolaknya. Nerazzurri akhirnya kebobolan oleh gol Alessandro Del Piero. Scudetto pun melayang ke Turin.

Kejadian-kejadian tersebut selalu menjadi bumbu penyedap duel Derby d'Italia. Laga di Giuseppe Meazza, Sabtu 30 April 2013 juga dipastikan akan berlangsung sengit. 

Juventus menyimpan dendam karena kalah 1-3 di pertemuan pertama. Sementara itu, Inter ingin membuktikan diri kepada sang rival meski kini sudah tertinggal 18 poin. 

Kamis, 03 Oktober 2013

Internazionale, Inter, atau Inter Milan?

Penyebutan nama Inter ternyata bisa menimbulkan beragam versi. Ada yang senang menyebutnya Internazionale, Inter Milan, atau Inter saja. Interisti sendiri sekarang lebih senang menyebut Inter atau Internazionale. Ini karena tak ingin ada kata "Milan" di belakang yang merupakan nama klub tetangga. Karena bagi fans Inter, Milan adalah Merda hehe.

Sebenarnya penyebutan Inter Milan tak salah karena Milan di sini nama kota bukan nama klub. Okey agar tidak bingung, coba kita lihat halaman Wikipedia berbahasa Inggris:

 F.C. Internazionale Milano,[1] commonly referred to as Internazionale (pronounced [internatt͡sjo'naːle]) or simply Inter, and colloquially known as Inter Milan outside of Italy. 

Jika kita lihat asal mulanya, nama klub adalah Internazionale Milano. Masyarakat Italia sendiri selalu menyebut Inter. Tak ada yang menyebut Inter Milan. Silakan cek sendiri situs resminya www.inter.it bukan www.intermilan.it. Ada InterClub bukan InterMilanClub. Bahkan twitter resminya pun @inter bukan @intermilan. 

Di wikipedia Italia disebut Inter bukan Inter Milan. Silakan buka google translate kalau ga ngerti

Il Football Club Internazionale Milano S.p.A., meglio conosciuto come Internazionale o, più semplicemente, come Inter,[3] è una società calcistica per azioni italiana con sede a Milano.

UEFA pun dalam pengundian Liga Champions menyebut FC Internazionale bukan Inter Milan. Bisa dilihat dalam gambar ini.



 Kembali ke Wikipedia bahasa Inggris tadi. "colloquially known as Inter Milan outside of Italy." Di luar Italia, Inter ternyata lebih populer dengan nama Inter Milan. Itu bukan hanya di Indonesia. Di Jerman, mereka menyebut "Inter Mailand", dalam bahasa Jerman kota Milan ditulis "Mailand". Sama halnya di Polandia ada "Inter Mediolan", di Spanyol "Inter de Milán", Portugal, "Inter de Milão", dan lain sebagainya.

Nama blog saya Kumaha Anjeun singkatan dari "Kumpulan Artikel dan Catatan Harian antara Inter Milan jeung Persib Bandung". Saya menggunakan kata Inter Milan dan saya rasa bukan masalah. Dan saya tak akan mengubah nama blog ini karena sudah pakem awal :D

Mungkin sama halnya dengan Copenhagen. Masyarakat asli menyebutnya Kobenhavn. Lalu ada Bayern Muenchen atau Bayern Munich, Koeln atau Cologne, Steaua Bucharest atau Steaua Bucuresti, dan lain sebagainya. Nama negara saja di tiap tempat bisa jadi beda. Versi Indonesia dan internasional berbeda. Ada Germany atau Jerman, Egypt atau Mesir, Singapore atau Singapura, Greece atau Yunani, France atau Prancis, Cote d'Ivore atau Pantai Gading.

 Sekali lagi itu hanya masalah penyebutan dan kembali pada kita lebih enak menggunakan yang mana.

 Mungkin kali ini Shakespeare benar "Apalah arti sebuah nama"
Tapi tetap Forza Inter! bukan  Forza Inter Milan. kepanjangan hehe

Senin, 23 September 2013

Serunya Bisnis Online Jersey Bola

Sekitar satu bulan belakangan ini, saya punya kegiatan yang menyenangkan. Bisnis online jualan jersey bola. Kebetulan di dekat kosan saya ada yang jualan jersey. Saya pun berinisiatif menjualnya kembali secara online.

Twitter adalah andalan saya dalam berjualan. Saya memiliki akun @LuznQ_Jersey. Itu sudah lebih dari cukup untuk membantu. Kalau pake facebook udah ga jaman ya hehe. Orang yang ga mau beli biasanya ikut ditag, dan rasanya tidak nyaman. Kalau lewat twitter, tanpa ditag, bahkan yang belum kenal sekalipun bisa membeli barang dari kita.

Buktinya memang pembeli saya sudah ada dari seluruh penjuru Indonesia. Dari Bandarlampung ada, Atambua, Manado, Pekanbaru, dan juga Bali.
Konsekuensinya, ya jadi sering olahraga jempol melayani pembeli. Banyak yang nanya ini itu. Terkadang permintaannya juga aneh-aneh, hehe. Tapi selaku penjual akan berupaya sebaik mungkin dalam melayani konsumen.

Hampir semua pembeli jersey saya adalah Interisti. Wajar saja, karena memang follower saya hampir semua Interisti. Tapi prinsip saya sih sebenarnya mau jual jersey rival kayak Juventus dan AC Milan juga tidak masalah. Temen saya juga ada yang beli jersey Milan.

Seperti inilah barang-barang yang saya jual





\Semua klub, home away Insya Allah ada. Beberapa yang retro juga ada kayak Centenary tahun 2008. Kalo minat atau mau tanya tanya bisa invite 31639E30 atau Sms/WA 085721334585

Oh iya jangan lupa follow @LuznQ_Jersey
Barang dagangan saya di-post di situ. Semua klub ada ya bukan Inter doang hehe

Jumat, 20 September 2013

Modus Minta-minta Zaman Sekarang

Jam menunjukkan pukul 18.05 WIB. Jamaah shalat maghrib sudah menyelesaikan shalatnya. Tiba-tiba dari barisan akhwat (wanita) terdengar suara tangisan. Awalnya, saya berpikir dia sedang khusyuk berdoa, sampai menangis seperti itu. Namun, lama kelamaan tangisannya seperti mencurigakan.

Wanita itu terus menangis dan meraung. Tangisannya mengundang perhatian seantero masjid. Ada seorang bapak yang mendekati dia. Ternyata dia tak mempunyai uang. Begitu pengakuannya. Bapak yang mendekatinya bilang , "Yah mudah-mudahan aja di sini ada yang bisa bantu. Sekarang tenang aja ya,"

Adzan isya pun berkumandang. Wanita itu ternyata belum meninggalkan shaf-nya. Seorang bapak kembali menghampiri. Jika tadi menangis kali ini dia mengamuk dan berteriak. Seisi masjid tertegun.
"Bapak ini gimana? Mau ngusir saya. Saya sakit hati pak. Bapak tega ya!" kira-kira begitulah teriakannya.

Beruntung saat iqamah dan shalat berlangsung, wanita itu tidak berteriak lagi. Namun, selepas shalat wanita itu kembali beraksi.

Di bawah dia kembali berteriak-teriak. "Ini orang masjid mau ngusir saya. Tega banget. Saya bukan minta-minta. Saya memang tidak ada uang."

Mungkin jengah karena mengganggu kenyamanan seisi masjid, pengurus masjid mendekati wanita itu. Dan memberikan sedekah sekadarnya. Wanita itu pun pulang. Dapat duit, pulang. Mission completed.

Ternyata zaman sekarang banyak sekali modus untuk meminta uang. Saya pun beberapa kali mengalaminya. Berikut contohnya;

1. Ngajak ngobrol
Masih kejadian di masjid Bakrie. Seorang bapak-bapak mendekati saya. Nanya-nanya kerja di mana, kosan di mana, basa-basi seperti itulah. Ujung-ujungnya "Mas, bapak mah jujur aja. Ini ga punya uang, daritadi ga bisa pulang, bingung. Mau minta berapa aja deh sekadarnya,"

NAH INI MODUS
Ternyata bukan sekali aja dia seperti itu.
Kalo kayak gitu udah tinggalin aja, kecuali kalo cewek cakep ajak nonton. Eh.

Waktu SMA juga sempat kejadian gini. Lagi di ITB, tiba-tiba ada yang minta uang. Pernah juga ada ibu-ibu di angkot, ngaku ga punya ongkos. Ternyata dia sengaja muter-muter angkot buat minta uang. Ngakunya ga punya ongkos. Deuh.

2. Nawarin kaos
Saat saya sedang berjalan menuju kantor, tiba-tiba ada orang naik motor berhenti. Saya kira dia mau nanya jalan. Ternyata bilang "Ini ada kaos saya, mau beli ga? Tolong dong." Ini memang bukan minta-minta, tapi yah sedikit modus juga. Kalo beli kaos mending ke saya aja, jualan online. Eh malah promosi.

Kejadian mirip juga sempat saya alami di Rasuna Office Park. Ibu-ibu tiba-tiba menawarkan kaos dengan sedikit memelas. Kalo gitu bilang aja "Saya juga jualan nih bu, sama belum laku" :d

3. Ngaku abis bensin
Nah yang ini juga lumayan banyak. Kejadian juga saya alami di dekat taman Rasuna. Ada yang berhenti lagi ngoprek motor. Dia bilang "mas tolong bensin motor saya abis. Lihat aja ini kosong," sambil nunjukkin speedometer.

Ya iyalah motor lagi ga jalan pasti kosong speedometernya. Emangnya saya bego. LOL.

Ada lagi yang lebih absurd. Ada bapak-bapak ngakunya bensin mobil habis. Tiba-tiba dia nawarin jam, katanya buat beli bensin "Ini tolong beli jam saya. Saya ga bisa beli bensin"
Saya bilang ga ada dan sejurus kemudian mobil itu ternyata jalan. Yah katanya abis bensin

Ya udah posting kali ini. Iseng aja sih, daripada kosong bulan ini. Tradisi saya sejak bikin blog tahun 2008 minimal satu posting tiap bulan hehe

Kamis, 29 Agustus 2013

Menyusuri Singapura, dari MRT Hingga Marine Life Park

Saya berkesempatan 3 hari mengunjungi Singapura, dari tanggal 23 hingga 26 Agustus 2013. Saya pergi dengan Ibu saya, dengan grandprize dari Nestea Lemon Tea. Buat saya, ini kali kedua mengunjungi Singapura. Tapi sebelumnya hanya transit di Bandara Changi sebelum ke London. Sedangkan bagi Ibu saya, ini pengalaman pertama beliau ke luar negeri.

 Jadilah kami berdua benar-benar buta mengenai Singapura. Pengetahuan tentang Singapura kami dapatkan dadakan dari saudara dan juga teman yang sudah mengunjungi negara tersebut. Yah meskipun demikian, tetap saja ada sedikit kebingungan karena ini benar-benar pertama kalinya.

 1. MRT 
Mass Rapid Transit alias MRT adalah kereta bawah tanah yang menjadi transportasi andalan di Singapura. Pertama kali saya menggunakan ini di Changi menuju hotel Ibis Bencoleen yang dekat dengan halte Bugis. Untuk menggunakan MRT ternyata menggunakan mesin. Ada loket, namun ternyata itu hanya untuk bagian informasi dan penukaran uang.


Awalnya saya bingung. Saya kira dari satu railway itu ada yang ke arah Bugis dan halte lainnya. Ternyata semuanya sama. Namun untuk ke Bugis memang harus transit dulu. Di MRT, jangan coba-coba merokok atau makan dan minum. Minum didenda 100 dollar Singapura, sedangkan merokok 500 dollar. Lumayan kan?

2. Stadion Jalan Besar

Ini tempat yang saya kunjungi di hari kedua berkunjung ke Singapura. Jangan harap ini sebesar Stadion Gelora Bung Karno. Mengalahkan kemegahan Siliwangi saja tak bisa. Tapi timnas Singapura bisa juara 4 kali Piala AFF dengan stadion seminim ini.
 Selengkapnya tentang stadion klik di sini.

3. Dua kuil dekat hotel

 Di dekat hotel Ibis Bencoleen ada dua kuil. Pagi hari sebelum berjalan-jalan ke Jurong Bird Park, saya sempat mengunjungi dua kuil. Sri Krishnan Temple dan Kwan Im Thong Hood Temple. Saat orang lain beribadah, saya dan Ibu saya asik popotoan, hehe..

 4. Bugis street dan Chinatown 
Di tempat ini asik untuk berbelanja. Bugis street mungkin mirip dengan PVJ atau jalan Braga di Bandung. Di sini ada gantungan kunci, kaos, dan oleh-oleh lain yang harganya murah. Gantungan kunci ada yang 18 dollar dapat 24, kaos dan tas ada yang 10 dollar dapat 3.

Di Chinatown juga mirip-mirip seperti itu, namun lebih terlihat nuansa China nya.

 5. Jurong Bird Park 

Ini merupakan taman burung yang di dalamnya luas sekali. Ada berbagai macam burung di sini. Ada juga burung yang dibiarkan bebas dan bisa dilihat dari dekat. Saya ke sini dari hotel menggunakan MRT dari Bugis dan turun di Halte Boon Lay. Dari Halte Boon Lay sempat naik SBS Transit. Nah saat naik bus sempat bingung. Orang lain semua menggunakan kartu, sedangkan saya tak punya. Supir bus kakek-kakek yang bahasa Inggrisnya juga kurang bagus. Akhirnya saya dan Ibu saya turun lagi dan bertanya ke bagian informasi. Ternyata, kartu untuk yang berlangganan. Untuk yang sekali jalan seharga 1,3 dollar singapura.

 6. The Merlion

Inilah patung singa yang menjadi ciri khas Singapura. Katanya belum mengunjungi Singapura jika belum ke sini. Saya ke sini bersama teman SMP saya yang saat ini bekerja di Singapura. Senangnya, sekitar 6 tahun tak bertemu ternyata pas ketemu di luar negeri. Di Merlion ada tempat khusus yang memang untuk berfoto.



 Dari sini juga bisa terlihat jelas Marina Bay. Bentuk gedung didesain menyerupai kapal nabi Nuh. Namun, ini justru dipakai untuk Casino.

 Di dekat sini ada The Fullerton Hotel. Konon, ini adalah hotel tertua di Singapura.

 7. Marine Life Park


Ini terdapat di Sentosa. Lokasi yang juga terdapat Singapore Studio. Namun, saya tak masuk ke Singapore Studio. Saya memilih ke Marine Life Park. Tarif untuk masuk wahana ini adalah 32 dollar Singapura. Tempat ini lumayan luas. Ada museum kebudayaan Asia. Lalu ada aquarium raksasa yang mirip dengan Sea World. Namun, ini jauh lebih besar. Ikannya juga bervariasi. Ada ubur-ubur spongebob juga.

 8. Nestea Lemon Tea 

Nah, ini yang ga boleh lupa. Pesan sponsor, hehe. Di Singapura saya menemukan dua outlet Nestea. Yang pertama saat sarapan pagi di hotel Ibis. Lalu di KFC, setiap paketnya ternyata termasuk Nestea Lemon Tea. Yang jelas, perjalanan ke Singapura ini begitu berkesan. Terima kasih Nestea, sukses selalu ya.

Senin, 26 Agustus 2013

Stadion Jalan Besar, Stadion Kecil dengan Prestasi Besar

Singapura. Apa yang pertama kali terlintas setelah mendengar negara ini? Bagi saya pecinta sepakbola, Singapura merupakan negara dengan juara terbanyak di Piala AFF, kompetisi dua tahunan negara-negara ASEAN.

Singapura tercatat sebagai negara yang paling banyak menjuarai Piala AFF. Dari 4 kali ke final, Singapura keluar sebagai juara 4 kali pada 1998, 2004, 2007, dan 2012. Indonesia juga sebenarnya empat kali melaju ke partai final. Sayang, dari empat kesempatan itu selalu menjadi runner-up. Hiufft..

Yang terbersit dalam pikiran saya, seperti apa sih stadion negara tersukses di Asia Tenggara ini? Makanya saat mendapat kesempatan dari NESTEA untuk mengunjungi Singapura bersama ibu saya, saya sangat berniat ingin mengunjungi stadion. Stadion Jalan Besar merupakan stadion yang menjadi markas tim nasional Singapura. Stadion ini juga menjadi markas klub Young Lions dan Singapore LIONSXII.

 Kebetulan saya menginap di Ibis Hotel Bencoleen. Saat malam hari, 23 Agustus 2013, saya mengunjungi Bugis Street bersama ibu saya. Dan di sana sempat melihat ada plang Jalan Besar. Maka esok harinya saya langsung berniat mengunjungi stadion tersebut. Malam harinya belanja di Bugis. Lumayan juga di sini murah-murah, cocok buat yang mau beli oleh-oleh.

 Esok harinya saya mengunjungi dua kuil yang ada di dekat hotel. Sri Krishnan Temple dan Kwan Im Thong Hood Cho Temple. Saat orang lain beribadah, saya dan ibu asik popotoan hehe.

 Setelah itu saya dan ibu langsung menuju Jalan Besar. Namanya aja sih jalan besar tapi ternyata jalannya kecil. Saya kira stadionnya benar-benar dekat situ, ternyata masih harus jalan lumayan jauh. Dari situ, menyusuri jalan terus lurus ke kiri. Ada komplek, ada jalan lagi. Nah, di jalan sempit itu ada stadion. Paling ujung jalan.

 Saat mencari stadion saya sempat bertanya pada seorang wanita. Dia baik juga sampai mengantarkan ke lokasi. Sebelumnya malah orang India sampai nelpon ke hotel pas saya tanya alamat hotel. Beda sama orang kita, kalo ditanya pasti jawab sih. Tapi biasanya menyesatkan heehe.






 Okey, balik ke stadion. Stadionnya ternyata kecil banget. Ini mah jangankan oleh Stadion Gelora Bung Karno, sama Siliwangi juga kalah jauh. Haha. Kecil, mungil, sederhana. Kalo menurut wikipedia sih hanya berkapasitas 8000 penonton. Dengan kapasitas semungil itu mereka bisa juara. Salut.

 Berbeda dengan Indonesia yang akhir-akhir ini kedatangan tim besar Eropa dari mulai Internazionale, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea, Singapura justru tak pernah kedatangan tim besar. Hitungan klub-klub itu pasti bisnis. Karena di Singapura penduduknya sedikit, yah memang untung juga tidak akan terlalu besar.

 Di pintu masuk stadion Jalan Besar, ada foto singa begitu besar. Ibu saya sempat foto di sini loh.