Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jumat, 02 Agustus 2013

Arsenal Menggiringku pada Nestea

Ini tulisan pemenang Grandprize jalan-jalan ke Singapura, Ceritamu dengan Nestea



Hari Minggu, 14 Juli 2013, aku bersama adikku dan seorang teman menyaksikan pertandingan antara Arsenal melawan Indonesia Dream Team. Jelang maghrib, aku mendatangi kantin Gelora Bung Karno untuk berbuka puasa. Apalagi saat itu aku tidak sahur karena kesiangan, jadinya memang sudah ingin cepat buka. Hehe.

Di kantin tanpa sengaja aku bertemu dengan kawan lama, yang datang bersama istrinya. Di situ aku mengobrol dengan dia. Di sela-sela obrolan aku bertanya menurutnya minuman apa yang enak untuk berbuka atau sahur.

 “Eh bro, menurut lo minuman yang enak dan seger-seger gitu apa ya?” kataku.
 “Oh cobain Nestea deh. Rasanya seger kaya dengan vitamin C,” kata dia.
 “Wah di kantin ini ada nggak ya?” tanyaku penasaran.
“Di sini sih ga ada. Ada di outlet-outlet tertentu kayak Solaria gitu. Ntar deh coba searching,” katanya.

Adzan maghrib pun berkumandang. Saya makan siomay dan sebotol air mineral. Rasa penasaran mengenai Nestea juga masih ada dalam pikiran saya. Usai makan, saya menyaksikan pertandingan bersama temanku Kebetulan kami sama-sama mengoleksi tiket VVIP, sementara adik saya duduk di kategori saya.

Pertandingannya tahu sendiri kan, Arsenal menang telak 7-0. Kasian sekali timnasku. Suasana pertandingan begitu meriah. Para Gooners – pendukung Arsenal – terus bernyanyi sepanjang pertandingan. Aku sendiri sebenarnya pendukung Inter Milan, bukan Arsenal. Tapi tetap larut dalam keramaian. Pertandingan pun selesai.

Aku berpisah dengan temanku, dan pulang bersama adikku. Tentu saja aku berterima kasih pada teman karena sudah memberi tahu mengenai Nestea. Jadi makin penasaran. Malam sudah larut. Tentu saja tak ada restoran yang buka malam itu. Lagipula aku belum tahu di mana bisa membeli Nestea.

 Aku pulang bersama adikku di kosan yang berada di daerah Rasuna Said Kuningan, Jaksel. Esok harinya setelah sahur, aku dan adikku pulang ke Bandung. Sebagai jurnalis, liburku memang berbeda dengan yang lain. Saat hari Senin orang lain masuk, aku justru libur. Hanya satu hari aku di Bandung. Lumayan bisa merasakan tarawih dan sahur di kota kelahiran.

Di Bandung, aku searching di mana outlet yang menjual Nestea yang dekat tempatku di Jakarta. Wah ternyata ada di Wendy’s. Wendy’s ini restoran yang dekat dengan Plaza Festival, daerah dekat tempatku di Jakarta. Setelah sahur, aku berangkat ke Jakarta menggunakan Primajasa.

Sekitar pukul 10.00 pagi aku sampai di Plaza Festival. Aku pun langsung ke Wendy’s dan berniat membeli Nestea. Dibungkus tentu saja, aku kan anak alim masa batalin hehe. Aku pun sampai di lantai dua Plaza Festival, ada restoran Wendy’s. Dan benar saja, di sana menjual Nestea. Alhamdulillah, impianku tercapai. Aku membeli paket yang berisikan dua ayam dan satu Nestea medium.

Nestea dan ayam aku simpan dulu di kosan. Saat itu aku dapat kerja pukul 13.00. Jadi kemungkinan baru bisa minum Nestea saat pulang kerja sekitar pukul 22.00. Kalau dibawa ke kantor, kayaknya ribet deh, takutnya tumpah.

Di kantor, aku mendapat tugas dari bosku membuat fokus. Fokusnya mengenai kedatangan Liverpool. Wah Arsenal sudah menggiringku pada Nestea, kalau Liverpool bisa ga ya? Singkat kata, aku pun tiba di kosan.

Dipikir-pikir Nestea ini lebih enak diminum saat sahur, sekalian dengan makan ayam dari Wendy’s. Aku pun tidur sambil memimpikan Nestea. Waktu sahur pun tiba. Aku pun meminum Nestea yang sudah kubeli kemarin. Dan rasanya, wow memang segar. Rasa Lemon Tea yang begitu terasa. Ini memang kaya dengan vitamin C. Dipadu dengan ayam dari Wendy’s santap sahurku begitu nikmat. Terima kasih untuk Arsenal yang telah menggiringku pada Nestea. Tapi tetap Forza Inter. Hehe.

8 komentar:

  1. Thank you very much for sharing information that will be much helpful for making coursework my effective.

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)