Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sabtu, 17 Agustus 2013

“Everything is Freepass”, Prinsip Hidup yang Menginspirasi

Dulu, jalan-jalan ke luar negeri hanyalah mimpi di siang bolong bagi saya. Jangankan ke luar negeri, seumur-umur saya belum pernah naik pesawat! Eh pernah sih sebenernya pas masih bayi ke Palu. Hahaa..

Tapi belakangan segalanya berubah. Dalam waktu berdekatan saya berkesempatan mengunjungi dua negara sekaligus: Inggris dan Singapura. Dan dua-duanya gratis bro. Ya gratis. Tidak bayar. Free. Teu kudu mayar.

Bicara tentang gratis, sebenarnya ada prinsip hidup yang begitu memotivasi saya. Ini terjadi pada masa SMA. Pada suatu hari....

Ada acara Dewan Keluarga Masjid alias DKM ke suatu gunung. Tadabbur alam istilahnya sih. Kita naik gunung, lalu kemping. Pada malam harinya, kakak senior meminta para peserta untuk menjelaskan motivasi hidup masing-masing.

Yah saat itu muncullah motivasi yang keren-keren seperti: Hidup mulia atau mati syahid. Lalu ada “Harus lebih baik, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin” dan lain sebagainya.

Lalu tibalah giliran teman saya. Sebut sajanya namanya Irwan (eh emang bener).  Dia menguraikan prinsip hidupnya “Everything is freepass,” katanya. Wow prinsip hidup yang begitu sederhana, namun memiliki makna yang begitu mendalam.

Sejak saat itulah, saya mengimplementasikan prinsip itu dalam kehidupan sehari-hari. Sebisa mungkin, jika memang bisa gratis kenapa harus bayar. Saya dan Irwan pun menjadi gretongers (pecinta gratisan). Waktu zaman SMA paling rajin ikut kalau ada acara bimbel gratis. Yah seperti ada sinyal seperti itulah kalo ada gratisan.

Pernah suatu hari, ikut bimbel gratis di IZI. Ternyata materinya berbeda dengan yang diajarkan di sekolah. Karena saat itu SMA 5 menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetisi (KBK). Ketika sang guru les meninggalkan ruangan, kami langsung kabur. Jadilah hanya numpang AC gratis. Hahaha..

Prinsip hidup seperti ini sebenarnya mudah diterapkan. Contohnya, saat di mall. Toilet itu biasanya bayar. Nah, kalau ingin gratis bisa numpang di toilet mushola atau di toilet bioskop.
Dekat ke sini, saya juga sempat ikut acara gratis. Acara film pendek di  XXI yang terletak di Epicentrum. Filmnya bagus-bagus dan kebeneran dekat dengan apartemen.

Saat bulan Ramadan, berkah gratis terasa di mana-mana. Di kantor ada tajil gratis, lalu pas itikaf di masjid juga ada makan sahur gratis. Yah pokonya mantap lah. Eh tapi jangan niat itikaf biar dapat gratisan. Salah juga itu.

Cara mencari gratisan yang paling ampuh dengan ikutan kuis atau quiz hunter. Kalau katanya kuis harus beli produk dulu baru bisa ikut, ah siapa bilang. Akhir-akhir ini, saya baru memenangkan 4 kuis tanpa membeli produk apapun.

Yang pertama, perjalanan ke London. Saya dapat kode dari konferensi pers. Lalu tiket Arsenal vs Indonesia hanya ngetweet. Sama halnya dengan kuis berhadiah voucher Rp750 ribu dan kuis berhadiah uang tunai Rp100 ribu. Yang ada sedikit modal, hanya yang ke Singapura. Itu juga tidak terlalu mahal. Hanya segelas Nestea yang kaya vitamin C.

Bagaimana rahasianya agar bisa menang kuis? Ini dia langkahnya:
1. Rajin cari info kuis. Ngarep menang kuis, tapi ga ikut kuis apa-apa yah gimana mau menang juga. Hehe.
2. Jangan terlalu ngarep. Pernah suatu kesempatan saya ngarep banget menang kuis atau doorprize malah ga menang. Begitu biasa saja atau ga terlalu ngarep malah menang.
3. Perbanyak doa dan sedekah. Sedekah itu ampuh banget. Beneran loh. Jadi kalau kita sedekah, harta kita tak akan berkurang justru bertambah dan terus bertambah. Salah satu bukti keajaiban sedekah yah dari kuis itu tadi.

4. Bikin paspor. Ga usah ada rencana ke luar negeri, kalau kita bikin paspor biasanya otomatis bakal ada kejutan mendadak bisa keluar negeri. Sekali dicap maka paspor akan terus dicap. Pengalaman yang bikin paspor sih begitu.
5. Yakinlah rezeki bukan hanya dari kuis. Allah memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Jika bukan dari kuis, niscaya ada rezeki dari arah yang lain.
6. Doa dan rido orang tua. Nah ini yang paling ampuh. Saya bisa ke London juga karena yang fotoinnya Ibu hehe.

13 komentar:

  1. Thank you very much for sharing information that will be much helpful for making coursework my effective.

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)