Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 08 Januari 2014

Mesut Oezil Religius, Iya Gitu??

Jika berbicara mengenai Mesut Oezil, banyak di antara kita berpikir mengenai sosok Muslim yang kalem dan religius. Selalu mengaji sebelum bertanding, berdoa sebelum pertandingan. Wih perfect pokonya mah, jelema sholeh haha.

Seperti juga yang sempat dibahas di blog ini. Tulisan tahun 2011, bahkan masih rame mengenai Mesut Oezil yang digosipkan marah karena Islam dihina David Villa. Oezil dikatakan menulis di akun Twitter mengenai kejadian itu. Padahal faktanya saat itu Oezil belum memiliki Twitter. Tapi sekarang dia sudah punya Twitter yang terverifikasi, @MesutOzil1088.

Faktanya, justru tidak demikian. Oezil bahkan sudah tinggal serumah di London bersama kekasih seksinya, Mandy Capristo. Mereka sering memamerkan fotonya bermesraan di akun Twitter dan Facebook. Hmm.. bukan muhrim jil :D

Fakta lainnya, pacar Oezil ini ternyata berbeda agama.  Dalam suatu kesempatan, Mandy sempat menegaskan agama tak menjadi penghalang cinta mereka.

"Bagi saya, agama tak menjadi masalah. Saya dibesarkan menjadi seorang Kristen. Saya memang bukan seorang yang religius, namun saya memiliki iman. Selain itu, agama bagi pasangan impian itu tak menjadi masalah karena semua orang harus melakukan apa yang diyakini benar," kata penyanyi cantik asal Jerman itu pada RTL.

Oezil juga diketahui gemar pergi ke klub malam dan main cewek. Ini juga menjadi salah satu alas an Madrid melepasnya ke Arsenal.

Oezil terobsesi dengan perempuan. Dia akan pergi keluar di malam hari untuk datang ke klub malam. Ia juga mengorbankan kesehatan dengan tidak tidur selama berjam-jam untuk berpesta semalam penuh,” ujar Presiden Madrid, Florentino Perez kepada dailymail.

Kalo bikin berita tentang Oezil gini suka ada yang ga percaya. Banyak yang sok belain, dia religius dll. Ya udah liat fotonya aja deh hehe.


Selasa, 07 Januari 2014

Harapan Baru Erick Thohir untuk Inter Milan

Presiden Inter Milan, Erick Thohir (kiri) dan Massimo Moratti (REUTERS/Alessandro Garofalo)
VIVAbola – Sejarah tercipta pada tahun 2013. Pengusaha media asal Indonesia, resmi menguasai mayoritas saham klub raksasa Serie A, Inter Milan. Pria 43 tahun ini menguasai 70 persen saham La Beneamata pada 15 Oktober 2013. Kesepakatan ini terjadi setelah melalui proses yang panjang dan alot.

Tak hanya menguasai saham mayoritas, Erick juga akhirnya menggantikan posisi Massimo Moratti sebagai Presiden Nerazzurri. Ini diputuskan lewat rapat dewan direksi Inter, 15 November 2013. Rapat tersebut juga memutuskan Moratti, yang sudah memimpin Inter sejak 1995, menjabat sebagai Presiden Kehormatan.

Anak Massimo Moratti, Angelomario mendapat jabatan sebagai Wakil Presiden. Dewan Direksi diisi oleh 8 orang, yakni Erick Thohir, Roslan Roeslani, Handy Soetedjo, Thomas Shreve, Hioe Isenta, Angelomario Moratti, Rinaldo Ghelfi, dan Alberto Manzonetto.

"Sangat penting bagi kami, manajemen baru untuk memastikan Inter juara, menarik untuk ditonton dan juga sehat secara finansial, untuk bersaing dengan klub-klub lain di dunia saat ini. Ini adalah sesuatu yang Tuan Moratti, manajemen baru, dan saya garis bawahi," kata Erick saat dilantik menjadi Presiden Inter seperti dilansir Football Italia.

Erick memang tak asing dengan dunia olahraga. Sebelum menguasai Inter, Erick sudah memiliki saham di beberapa klub olahraga. Dia juga tercatat sebagai salah satu pemilik klub MLS, DC United dan pemilik klub basket NBA, Philadelphia 76ers.
Erick juga merupakan salah satu pengurus teras di tubuh PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), perusahaan yang selama ini membidani kiprah Persib dalam berbagai aspek.

Terpilihnya Erick sebagai Presiden Inter membuka peluang pemain Indonesia untuk bergabung. Pengusaha muda ini ingin membawa pemain Indonesia ke Giuseppe Meazza. Erick ingin pemain yang dibawanya benar-benar bisa bersaing untuk menembus tim utama Inter, walaupun itu di level junior.

"Tentu saja, saya juga ingin membawa pemain asal Indonesia, pemain muda terutama. Tapi, pemain itu harus yang benar-benar bisa bersaing. Mereka harus bermain pada level yang sama dengan tim muda Inter," kata Erick kepada VIVAbola, Sabtu 23 November 2013.

"Mungkin saya lebih memilih pemain di bawah usia 16 tahun. Karena kalau pemain di bawah usia 19 tahun, mereka sudah harus dimasukkan ke tim Primavera, dan di sana sudah ada kompetisinya," papar pria 43 tahun ini.

Nonton Langsung
Sebagai Presiden baru Inter, Erick menunjukkan komitmennya. Pria 43 tahun ini meluangkan waktunya untuk menyaksikan laga La Beneamata secara langsung di stadion. Jarak jauh Italia dan Indonesia rupanya tak menjadi masalah bagi Erick. Tercatat ada dua laga Il Biscione yang disaksikan langsung Erick di Giuseppe Meazza, yakni melawan Sampdoria (1 Desember) dan AC Milan (22 Desember).

Debut Erick di Giuseppe Meazza tidak berakhir dengan manis. La Beneamata harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Sampdoria. Inter saat itu sebenarnya sempat unggul lewat gol Fredy Guarin menit ke-18. Namun, gol Renan Garcia pada menit 89 membuyarkan kemenangan Inter yang sudah di depan mata.

Erick baru bisa tersenyum pada saat Derby Della Madonnina pada 22 Desember 2013. Inter memetik kemenangan 1-0 berkat gol Rodrigo Palacio menit 86. Ini adalah kemenangan pertama sejak Erick menjabat sebagai Presiden Inter.

Presiden Inter sebelumnya, Massimo Moratti sama sekali tak menyesal memberikan jabatan kepada Erick. Dia yakin Erick akan melanjutkan kesuksesannya bersama La Beneamata.

"Saya sangat percaya telah menyerahkan jabatan pada orang yang tepat setelah menunggu lama. Sekarang, saya bisa pergi ke stadion hanya sebagai seorang fans," kata Moratti padaSky Sport Italia.

Masih banyak tugas yang harus dilakukan Erick. Tim besutan Walter Mazzarri masih menempati peringkat ke-5 dengan 31 poin dengan 17 pertandingan. La Beneamata masih tertinggal 5 poin dari Napoli yang menempati batas akhir zona Liga Champions.

Patut dinanti gebrakan Erick pada bursa transfer Januari nanti. Siapa pemain yang akan didatangkannya ke Giuseppe Meazza untuk membuat Inter lebih mampu bersaing di papan atas. (ren)