Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 03 Juni 2014

Kutukan 100 Tahun dan Doa Orang yang Teraniaya

Tiga do’a yang dikabulkan, yaitu do’a orang yang berpuasa, do’a orang yang bepergian, dan do’a orang yang teraniaya.” (HR. Uqaili, dari Abu Hurairah) 
Dari Mu’adz bin Jabal Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan)”.(Shahih Muslim, kitab Iman 1/37-38)

Kejadian ini berlangsung 52 tahun yang lalu, tepatnya setelah Benfica menjuarai European Cup 1962. Pelatih Benfica, Bela Guttman meminta kenaikan gaji kepada manajemen Benfica.

Sebenarnya permintaan Guttman tergolong wajar. Sebab, pria berdarah Yahudi itu dua kali beruntun membawa Benfica menjuarai European Cup? Namun, manajemen Benfica menolaknya mentah-mentah.

Merasa teraniaya, Guttman pun mundur dan melontarkan sebuah pernyataan yang mengguncang dunia.

"Not in a hundred years from now will Benfica ever be European champion" (Dalam 100 ke depan, mulai saat ini, Benfica tak akan menjadi juara di Eropa)

Ucapan ini sepertinya tak akan pernah terbukti. Sebab setahun kemudian, Benfica kembali menembus partai final European Cup. Naas, mereka takluk 1-2 dari AC Milan.

Mungkin saat itu belum ada yang percaya dengan ucapan Guttman. Terbukti, dua tahun berselang Benfica kembali menembus final. Lagi-lagi mereka kalah, 0-1 dari Inter Milan.

Sekali, dua kali kalah mungkin belum bisa dibilang aneh. Nyatanya European Cup 1968, mereka kembali kalah di partai puncak, 1-4 dari Manchester United.

Guttmann akhirnya meninggal dunia pada 28 Agustus 1981. Namun, ucapan Guttman tetap terbukti meskipun dia telah tiada. Total, Benfica sudah menembus 8 partai final sejak ucapan kontroversial Guttman, dan dalam 8 kesempatan itu mereka selalu kalah!!!!

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari kisah ini? Hati-hatilah dalam berhubungan dengan sesama manusia, jangan sampai menyakiti hati orang lain. Apa jadinya jika orang yang sakit hati dengan kita lalu mendoakan yang buruk tentang kita dan doa itu terkabul?

Jika manajemen Benfica saat itu sadar, mungkin saja mereka akan menaikkan gaji Guttman. Apa artinya menaikkan gaji dibandingkan 100 tahun tanpa gelar Eropa?

Senin, 02 Juni 2014

Dua Puluh Enam

27 Mei 2014 lalu usiaku bertambah satu. Tak terasa kini aku sudah berusia26 tahun. 26 tahun sejak kali pertama aku dilahirkan di dunia.

Terbersit dalam pikiran, apa sih yang sudah aku lakukan dalam 26 tahun belakangan ini? Apa justru lebih banyak kesia-siaan yang sudah aku lakukan?


Sedikit evaluasi saja, mungkin dalam 26 tahun ini banyak hal yang sudah kulalui. Senang maupun duka. Suka maupun sedih. Masalah pekerjaan, aku pernah tak digaji. Masalah percintaan, aku pernah beberapa kali gagal meskupun sudah kunjungan  antar orangtua. Masalah bisnis, aku pernah dikhianati.

Hal senang juga banyak. Pernah tinggal di apartemen. Orang tua yang selalu mendukung. Hidup senantiasa berkecukupan, teman-teman yang baik yang selalu membuat bahagia, sekarang ada calon istri yang selalu membuat tersenyum.

Saat ini, aku hanya berharap semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi di usia yang baru ini. Semoga aku senantiasa menjadi pribadi yang selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan ALLAH SWT. Aku juga ingin membuat orang tuaku dan orang-orang terdekatku bahagia. Dan semoga cintaku pada dia berlanjut di pelaminan :)