Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 24 November 2015

5 Alasan Inter Milan Layak Scudetto Musim Ini

Serie A sudah memasuki pekan ke-13. Inter Milan masih kokoh di capolista alias puncak klasemen dengan raihan 30 poin.

Jika bisa meraih Scudetto tentu saja kebanggan tersendiri. Karena seorang pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir bisa memimpin klub besar Eropa meraih Scudetto yang sudah lama diidam-idamkan.


Menurut saya ini saat yang tepat bagi Inter untuk bisa meraih Scudetto, Ini dia 5 alasannya;

1. Tidak main di Eropa
Kegagalan tampil di Liga Champions ataupun Liga Europa menjadi berkah tersendiri bagi Inter. La Beneamata bisa fokus tampil di liga domestik tanpa harus membagi konsentrasi di saat midweek.

Ini berbeda dengan para pesaing Inter, dari mulai Napoli, Fiorentina, AS Roma, dan Juventus yang harus tampil di Eropa. Mereka harus bisa membagi fokus Serie A dengan penampilan di Eropa yang pastinya menguras tenaga.

2. Tim-tim besar sudah dihadapi
Hampir semua tim besar yang diprediksi menjadi pesaing berat sudah dihadapi Inter. Tim besutan Roberto Mancini sudah melawan Fiorentina, AS Roma, AC Milan, dan juga Juventus. Di atas kertas tinggal Napoli yang bisa jadi pengganjal. Jika Napoli bisa ditakkukkan, bisa dibilang Scudetto sudah di tangan

3. Pertahanan Kokoh
Inter beberapa kali hanya meraih kemenangan tipis 1-0, Tak masalah, karena itu tetap berarti 3 poin. Itu juga berarti pertahanan Inter sangat kokoh dengan terus meraih clean sheet.

4. Faktor Roberto Mancini
Boleh saja Interisti begitu memuja Jose Mourinho. Tapi jangan lupa, Mancini punya kenangan manis di Inter. Dia juga bisa dibilang sebagai spesialis peraih gelar domestik. 4 scudetto di Inter, 1 gelar Premier League di Manchester City, dan gelar Turkish Cup saat membesut Galatasaray sudah cukup menjadi bukti.

5. Penampilan inkosisten Juventus
Sebelum musim ini dimulai, banyak yang memprediksi Inter akan sulit menghadang laju Juventus. Maklum, Bianconeri sukses menyabet 4 Scudetto secara beruntun plus sukses menembus final Liga Champions musim lalu. Tapi, ternyata penampilan Juve musim ini jauh dari kata konsisten. Bahkan tim sekelas Frosinone yang dibantai Inter 4-0 mampu menahan imbang Juventus.

Senin, 16 November 2015

Emah, Bangun Mah!

Kamar Flamboyan, RSUD Kota Bandung, Ujung Berung, Minggu 15 November 2015

Saya datang dari Jakarta setelah mengetahui nenek saya dari Ibu yang biasa dipanggil Emah, berada di rumah sakit. Ternyata emah sudah terbaring lemas di rumah sakit tanpa satu kata pun bisa terucap.

"Mah, ini Luzman Mah. Datang dari Jakarta, buat nengokin Emah. Cepat sembuh ya Mah," kata saya sambil memegang tangan Emah.

Seketika itu Emah menitikkan air matanya, menangis. Mungkin, beliau terharu melihat cucu pertamanya datang dari Jakarta.

Emah sekarang didiagonis mengalami stroke. Setelah CT Scan diketahui beliau kekurangan cairan dan di otaknya pun terlihat demikian.

Makan sudah tidak bisa, jadi harus diinfus. Minum bisa beberapa pakai sendok.

Sekarang Emah sudah tak bisa lagi berbicara, hanya terbaring lemas. Tapi, beliau masih bisa mendengar dan melihat apa yang kita ucapkan.

Teringat sosok Emah adalah sosok yang sangat tegar dan tak pernah mengeluh. Betapa berat ujian yang dilalui tak pernah satu pun keluhan keluar dari mulutnya. 

Walaupun beberapa kali sakit tapi pasti jawaban beliau "Ga sakit, ga apa apa."

Dulu saat masih sehat Emah aktif berdakwah di berbagai tempat. Sekarang, mudah-mudahan yang terbaik aja buat Emah. 

Waktu SD pernah beberapa kali tinggal di Emah. Kebetulan saat itu SD saya di SDN Merdeka 5 dan berdekatan dengan rumah Emah di Viaduct. Banyak pelajaran hidup yang bisa saya ambil dari beliau

Ya Allah ringankan penyakit Emah, berikan yang terbaik untuknya. Aamiin...