Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 21 Desember 2015

Adem Ljajic, Pemain Muslim Inter yang Bikin Adem

 tulisan adrian ratmadi

Lahir di Novi Pazar, Serbia, kemudian SFR Yugoslavia, Adem Ljajic bergabung Partizan pada umur 14 tahun pada tahun 2005, didatangkan  dari klub lapis bawah Serbia FK Jošanica.  Ljajic adalah pemain pertama yang memakai nomor 22 untuk Partizan setelah Saša Ilić ditransfer ke Galatasaray pada tahun 2005.  Dia membuat penampilan untuk Partizan di leg pertama babak kualifikasi kedua 2008-09 Liga Champions pada tanggal 29 Juli 2008, bermain sebagai pemain pengganti di babak kedua.. Dia mencetak gol kompetitif pertamanya untuk Partizan pada 23 November 2008 di pertandingan liga melawan OFK Beograd.

Pada bulan Oktober 2008, Manchester United telah memberikan Ljajic uji coba, meskipun tidak ada informasi yang menjelaskan berapa lama masa uji coba itu. Pada hari berikutnya, Sekjen Partizan Darko Grubor mengatakan, "Ini tidak benar bahwa Ljajic pergi ke Inggris tanpa izin. Kami telah melakukan kontak dengan Manchester United untuk beberapa waktu sekarang dan Ljajic adalah dengan tim internasional di Inggris, berpartisipasi dalam kualifikasi UEFA Eropa U-19 Championship putaran, pada saat ini jadi itu berguna baginya untuk diadili sekarang . "

Pada tanggal 2 Januari 2009, Manchester United mengumumkan penandatanganan kotrak  Ljajic dan rekan setimnya, Zoran Tošić. Tosic akan bergabung dengan klub segera, sementara Ljajic akan tetap di Partizan untuk sisa tahun 2009, bergabung dengan United pada Januari 2010. Meskipun tidak secara resmi bergabung dengan klub sampai Januari 2010, Ljajic bias bergabung  ke Manchester sepanjang tahun 2009 untuk berlatih dengan tim papan atas ligaInggris, dan sehingga pelatih klub bisa memantau kemajuannya.  Namun,  di Inggris kotrak  Ljajic terkendala karena masalah seputar aplikasi klub untuk izin kerja. Setelah batalnya transfer, manajer Partizan Goran Stevanovic mengklaim bahwa situasi telah menempatkan Ljajic menjadi "kejutan psikologis", tetapi bahwa pemain itu "menangani situasi dengan baik". Partizan Direktur Sepakbola Ivan Tomić menyatakan "Saya pikir bahwa mereka akan menyesali keputusan ini di masa depan. "

Pada tanggal 13 Januari 2010, klub Italia Fiorentina mengumumkan penandatanganan Ljajic. Setelah lulus tes medis, Ljajic menandatangani kontrak lima tahun, dengan Partizan menerima biaya transfer sebesar € 8 juta,  Ljajic melakukan debut di Fiorentina 2-2 saat bertandang ke Cagliari pada 31 Januari 2010. , masuk sebagai pengganti menit ke-82 untuk Manuel Pasqual baru
Kedatangan Ljajic rekan senegara Sinisa Mihajlovic sebagai pelatih kepala melihat peningkatan peluang pertama tim untuk Ljajic. Dia mencetak gol pertamanya Viola dari titik penalti melawan Lazio pada 18 September 2010, yang Fiorentina kalah 1-2.

Pada tanggal 2 Mei 2012, Ljajic digantikan dalam pertandingan melawan Novara. Reaksinya terhadap pergantian  ini adalah untuk sinis bertepuk tangan manajer Delio Rossi, yang meraih dan berusaha meninju Ljajic. Fiorentina mengumumkan setelah pertandingan bahwa Rossi telah diberhentikan sebagai manajer, dan mereka akan mengambil langkah-langkah proporsional terhadap Ljajic. Ljajic rekan setimnya Valon Behrami, yang berada di bangku cadangan pada saat kejadian, mengatakan tidak satu, termasuk dirinya, telah mendengar Ljajic penghinaan Rossi, yang dibantah klaim manajer yang Ljajic menghina keluarganya. Behrami menambahkan Rossi harus malu atas perbuatannya, serta berbohong kepada media
Ljajic mencetak gol sebagai La Viola mengalahkan Internazionale 4-1 pada 17 Februari 2013



Pada tanggal 31 Agustus 2015, Ljajic menandatangani kontrak bersama Internazionale dengan status pinjaman musim panjang, dengan opsi untuk melakukan transfer permanen pada akhir musim. Pada tanggal 1 Desember 2015, ia mencetak gol pertamanya untuk antar dalam 2- 1 saat bertandang ke kandang Napoli.

Minggu, 20 Desember 2015

Erick Thohir Main Duel Otak?

Apa game paling populer saat ini? Tentu saja DUEL OTAK. Game ini seru abis soalnya bisa mengetes kemampuanmu dalam berbagai kategori dan bisa berduel dengan temanmu.

Ternyata, Presiden Inter Milan, Erick Thohir bermain duel otak juga loh.
Coba simak screen shoot di bawah ini
Tapi, sepertinya, itu Erick Thohir gadungan. Masa iya Erick Thohir ada waktu main beginian. Terus ava nya masih tuyul lagi. Untungnya, "Erick" ini jagoan juga, saya 2 kali tanding lawan dia kalah mulu hehe..

Selain Erick saya juga pernah duel dengan Roberto Mancini. Saya menang dong lawan pelatih Inter
Oh iya, ngomong-ngomong soal duel otak, lebih seru dong kalo duel otak premium. Di sini kamu bisa ganti ava dan juga liat statistik permainan kamu.
Jadinya kan lebih geer gitu

Duel otak premium ini kalo di playstore harus bayar Rp23ribu. Lumayan juga kan buat beli nasi goreng dua bungkus.

Daripada beli bisa juga loh hanya Rp5000. Mau tau caranya? Boleh invite pin BB saya 58483C95
jangan lupa add juga duel otak saya ya luzmankarami

Selamat menguji kemampuan!



Jumat, 11 Desember 2015

Cerita Soal Kriminalitas di Rawamangun

Sudah sekitar 5 bulan saya ngekos di daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Kebetulan, yang punya kosnya tante saya. Di Jalan Persahabatan Timur III, kalo dari RS Persahabatan masuk di gang seberang Griya Puspa

Enaknya ngekos di sini, ke kantor deket. Bisa naik sepeda cuma setengah jam kurang, naik gojek atau grabbike bisa pas promo. Atau naik angkot dan lanjut naik busway. Kalo lagi irit-irit jalan + naik busway juga ga masalah.

Mau jajan juga gampang. Di luar gang dikit, ada jajanan banyak banget. Belanja ada Tiptop yang murah. Masjid ada banyak pilihan, ada Babussalam, Assudairi Muhammadiyah, yang di gang kosan juga ada. Wifi juga ada di kosan gretongan, jadi ya lumayan.

Tapi, di balik itu semua ternyata ada kriminalitas yang bisa membuat ngeri. Yang pertama dialami istri saya, dan yang kedua saat saya dan istri saya berjalan bersama.

Kejadian pertama sekitar bulan November 2015. Istri saya belanja buah-buahan di pasar rawamangun. Ini siang hari sekitar pukul 11.00

Sepulang belanja, istri saya naik angkot yang kebetulan sedang kosong. Sesudah itu, ada dua orang cowok datang dan langsung meminta uang.

Istri saya meminta angkot berhenti tapi tak kunjung berhenti. Sepertinya sudah kerja sama dengan sang penjahat.

Dua orang itu menodong istri saya dengan pisau di perut dan meminta uang. Akhirnya keluar lah sejumlah uang. dan untungnya hp ga dirampas.

Istri saya diturunkan di tengah jalan. Lalu ada ibu-ibu yang menolong istri saya yang ketakutan dan mengantar hingga kosan.

Kejadian kedua beberapa hari lalu.

Sekitar jam 22.30 saya dan istri pulang jalan kaki dari Arion Mall melewati perumahan Bumiputera. Perumahan elit tapi malam begitu tak ada lampu yang menyala.

Saat saya dan istri saya berjalan ada orang mabuk dan sepertinya membawa senjata. Di depan ada orang yang juga mabuk yang berusaha mengadang.

Untungnya, istri saya sadar dan kami pun langsung berbalik arah. Di depan kami, ada rombongan sekeluarga yang juga akan melewati bumiputera, Kami pun memberitahu agar mereka berbalik arah agar tak jadi korba pnodongan.

Ya begitulah sekelumit kisahnya. Alhamdulillah Allah masih melindungi saya dan istri saya sehingga masih diberikan umur sampai saat ini. Tapi ngeri juga sih