Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sabtu, 14 Januari 2017

Kabar Duka di Akhir Tahun: Selamat Jalan Yangti!

Pergantian tahun identik dengan pesta dan kembang api. Namun, suasana berbeda terjadi di malam Tahun Baru 2017 ini di keluarga saya.

Nenek saya yang biasa dipanggil Yangti meninggal dunia di hari terakhir di tahun 2016, 31 Desember 2016. Beliau menghembuskan nafas terakhir di RSUD Ujung Berung pukul 17.15.

Tak ada kembang api di malam pergantian tahun tersebut. Lebih banyak untuk merenung, mengenang Yangti semasa hidup. Dan juga menyadari, bahwa kita semua juga akan kembali kepada Allah SWT.
Kematian tak bisa dihindari …

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’: 78).

Sebelum meninggal, yangti sempat dilarikan ke rumah sakit. namun, ketika itu hanya beberapa hari saja Yangti sudah bisa keluar lagi. Dan tiba-tiba kondisi Yangti drop, kembali ke RS, dan nyawanya tak tertolong lagi.

1 Januari 2017, setelah masuk kerja malam, saya dan keluarga tante saya ke Bandung, untuk ikut dalam prosesi pemakaman Yangti. Kami semua berdoa semoga Yangti khusunul Khotimah dan diterima di sisi Allah SWT.

Sebagai cucu. saya cukup dekat dengan Yangti. Yangti yang pertama kali mengajarkan saya makan pakai garpu, jadi sampai sekarang kalo makan tanpa garpu rasanya kurang. Dulu pas TK juga sempat tinggal di rumah Yangti dan sekolah di TK Yaqin, dekat rumah Yangti.

Waktu saya pernah kena musibah kemasukan jin, Yangti ikut menjenguk. Waktu itu, kalo ga salah saya cerita banyak hal, dan minta agar Yangti terus mendoakan saya. Dan Yangti pun menangis terharu saat itu.

Dan yang paling diingat adalah saat Yangti pergi haji. Saat itu saya menitip doa agar Persib bisa juara. dan akhirnya terkabul, bisa juara di ISL 2014 lalu, hehe.

Teringat juga dalam ingatan saya, waktu Yangkung meninggal. Saya langsung memberikan pelukan pada Yangti dan meminta beliau bersabar. yangti beberapa kali ingin menziarahi kuburan yangkung, tapi sudah tak kuat karena jauh. Insya Allah,  nanti bisa bertemu Yangkung di surga ya, yangti.

Selamat jalan Yangti. Innalillahi wa inna ilaihi rajiuunn.. Semoga amal ibadah Yangti diterima di sisi Allah dan diampuni segala dosanya. Aamiin.


2 komentar:

  1. artikel sangat bagus,, trimakasih sudah berbagi infonya

    BalasHapus

  2. The luxury Rolex Watches is an investment in the future;?A legacy that can be passed down from generation to generation.Perhaps the owner received their Luxury Breitling Watches?
    through the passage of a family member.?In this case, the Rolex Submariner Watches is valued for sentimental - as well as monetary value.While a Original Omega Watches can be expensive, it is wise to remember that you buy more than just a 1:1 IWC.The unfortunate truth is that whilst it is possible to get discounts on Hermes handbags.

    BalasHapus

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)