Selamat Jalan Emah! Semoga Khusnul Khatimah!

Kabar duka datang pada 8 Mei 2018. Nenek saya dari Ibu, yang biasa saya dan keluarga panggil Emah, meninggal dunia.

Emah memang sudah lama sakit stroke dan tak bisa berbicara. Hanya bisa terbaring lemas di kasur. Dan akhirnya, ajal menjemputnya pada 8 Mei lalu.

Sejumlah kenangan mengenai Emah pun jadi teringat lagi di benakku. Seperti waktu SD, rumah Emah di Viaduct tepat di tengah kota. Kebetulan, SD saya SDN Merdeka 5 dekat dengan rumah Emah. Saya pun beberapa kali menginap dan pernah tinggal di sana.

Yang lucu, waktu zaman SD pernah disuruh bawa tanaman pacar China. Nah, di Emah itu ada tanaman tersebut. Tapi beliau bilang, "ini mah pacar Arab bukan pacar china,"

Namanya anak SD masih polos ya percaya aja. Di sekolah juga bilang ke temen dan guru, ini tanaman pacar arab kata nenek saya. Pas cerita ke Emah, Emah pun tertawa.

Terus waktu mengenalkan Dea, yang kini menjadi istri saya juga ada pengalaman lucu. Kata emah ke istri saya, "Ini keturunan India ya? Oh pasti Arab ya?" sambil tertawa.

Ini ada cerita sebelum Emah meninggal, Langsung embed dari Instagram saya/


Komentar

Posting Komentar

ada komentar? silakan tuliskan.. hatur nuhun
(kalo yg nggak punya blog pilih yang name/URL, URL-nya dikosongin aja, okay?)

Postingan populer dari blog ini

Serunya Bisnis Online Jersey Bola

Lagu-lagu Bobotoh Persib di Stadion

Pre-Season